Dokter Kirana

Dokter Kirana
Pura-pura marah


__ADS_3

Sesampainya Kirana di rumah, ia segera menaruh belanjaannya di dapur dan mencari anak-anaknya.


Kevin dan katte tengah tidur siang di kamarnya dan Kirana kembali kekamarnya


.


Tak lama kemudian Kenzo sampai dirumahnya, ia segera mencari kirana di kamar anak-anak namun tak ada. Kenzo kembali mencari kirana di kamar mereka. Dan dilihat, kirana sedang mandi. Kenzo menunggu kirana di sofa kamar.


Kirana membuka pintu kamar mandi dan dilihat sudah ada kenzo yang tengah duduk menunggunya.


Kirana mencoba untuk diam dan tak ingin bicara dengan suaminya. Kirana mengambil baju ganti di lemarinya, Kenzo yang melihat istrinya yang sedang marah segera mendekatinya.


"Sayang,,,, Maafin mas yah".


"Maaf untuk apa?"


"Soal tadi, kamu jangan salah paham dong sayang".


"Ohh yang tadi, enggak kok".


"Tapi sikapmu menunjukkan lain, kau marah pada mas".


"Istri mana mas yang gak marah kalau lihat suaminya makan siang sama mantannya?"


"Tuuu kan marah"


"Ayo coba jelaskan...!"


"Tadi setelah pertemuan mas sama ayah, Vanya datang dan memaksa mas buat nemenin makan siang. Dan mereka belum tau soal ingatan mas sudah kembali. Lebih parahnya, ayah menyuruh mas buat nikahin Vanya. Mas terpaksa sandiwara sayang, beneran deh" kenzo memohon kepada istrinya.


"Terus kenapa mas gak nolak aja?"


"Mas harus bersandiwara sayang, karena mas curiga selama 3 tahun kemarin mas gak pernah sembuh saat berobat ke dokter dan yang ada kepala mas terus terasa sakit. Vanya yang selalu mengantar mas ke dokter. Mas takut ada hal lain yang di lakukan Vanya terhadap mas".


"Mas gak boleh suuzon gitu"

__ADS_1


"Bukan Suuzon sayang, mas mau menyelidiki dulu soal ini. Makanya mas bersandiwara di hadapan mereka".


" Tapi kelihatannya mas begitu menikmati?"


"Enggak dong sayang, mas tuh cuma cinta sama kamu, jangan ragu gitu dong sama mas".


Kirana melihat kesungguhan suaminya, ia melihat sebuah kejujuran yang tulus dari mata kenzo.


"Baiklah, jika memang itu yang sesungguhnya . Tapi jika mas berbohong, akan aku khitan 2x nanti. hahaha". Kia tertawa lepas


Kenzo pun menggendong Kirana ke ranjang.


"Kamu berani yaaa mau khitan mas 2x. Nanti mas gak bisa puasin kamu gimana???"


"Yahh tinggal cari yang lain dong. hahaha"


"Dasar kamu yahhh kiranaaaa!!!!!", kenzo begitu gemas kepada kirana, di gelitik seluruh badan kirana hingga ia tertawa kegelian.


"Ampun masss ampunnnnn.... pleaseee ampun. Janji deh gak ngomong gitu lagi. Ampunnnnnn".


"Mas marah sama kamu!".


Kenzo pun pura-pura ngambek dan pergi meninggalkan Kirana. Kirana tak tahan melihat suaminya marah, segera ia memeluknya dari belakang.


"Kia sayanggggg sama mas. Gak mungkinlah kia tega melakukan hal kayak gitu sama mas ken".


"Auk ahhhh".


"Jangan marah gitu dong mas, ntar cepet tua loh".


"Biarin".


Kirana membalikkan badan kenzo dan mereka pun berhadapan.


"Jelek tau kalau marah gitu".

__ADS_1


"Biariinnn toh kia juga gak sayang lagi sama mas kan?".


"iiidihhh kata siapa?? sayang beneraaannn taukkk".


Kia memegang pipi kenzo dan menekannya bersamaan hingga terlihat wajah kenzo yang lucu.


"Mas tuh lucu banget sihhhhh, gemesssss"


CUP


Kia mengecup bibir suaminya.


Kenzo tak membalas


CUP


Kenzo masih tak membalas Kia pun geregetan dan menyeret kenzo keranjangnya, Kia kini berada di atas suaminya, Namun kenzo masih tidak merespon apa-apa.


Kirana melancarkan aksi menggoda suaminya, sedangkan kenzo berusaha mati-matian menahan hasratnya. "Gak boleh sampe tergoda ini. Ya allah kuatkan hatiku, ini istriku jadi ganas gini"


gumam kenzo dalam hati.


Celetakkkk....


Pintu kamar terbuka


"Mama ngapain ma???" Kevin dan katte sudah berdiri di depan pintu


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2