
Setelah mengantar suaminya berangkat ke kantor, kirana menemui Mommy Rena di halaman belakang yang sedang menemani cucu-cucunya bermain.
"Hai mom,"
"Hai sayang, sini duduk"
Kia dan Rena duduk bersama sambil memandangi kevin dan katte yang asyik bermain.
"Lihat kia, mereka lucu sekali"
"Iya mom, menggemaskan"
"Kia, kau kan pernah membuka klinik saat di perkampungan itu, kenapa kia gak melanjutkan kuliah untuk mengambil spesialis?"
"Kepengennya gitu sih mom, Kia pengen ambil spesialis anak, tapi kia belum bicara soal ini sama mas ken".
"Mom yakin kenzo pasti akan setuju. Dan mommy kepingin nanti kita buka Rumah sakit peduli untuk membantu orang-orang yang tidak mampu. Hanya saja ini masih wacana, mom belum bicarakan pada daddymu".
"Kalau kirana setuju aja sama ide mom, dan akan mendukung sepeenuhnya".
"Nanti bicaralah kepada suamimu".
"Baik mom".
"Mamaaaa ayo ma kita main".
"Iyaa sayang ayooo".
Kirana pun ikut menemai anak-anaknya bermain di halaman belakang
ππ
Dikantor....
"Untuk ruangan pertemuan sudah siap pak, tinggal menunggu klien dari jepang sampai" kata sekertaris Kenzo.
"Oke, siapkan sebaik mungkin, saya tidak mau ada kekurangan sekecil apaapun. Apa Pak Zidan juga akan ikut".
"Baik pak. Sepertinya begitu pak".
"Oh oke".
Waktu yang di tunggu pun tiba,,,,
__ADS_1
Kenzo dan sekertarisnya masuk ke ruangan rapat, begitu terkejutnya ia melihat Sofie dan Zidan ada disana.
"Sofie?"
"Hay ken, apa kabar?"
"Baik"
Sofie mengajak salaman Kenzo namun ia melipat tangannya. "Sorry"
"Baiklah mari kita mulai "
Setelah selesai pertemuan bisnis mereka , rapat pun di bubarkan. Kenzo mengajak Sofie ke ruangannya.
" Kenzo, kau begitu tega padaku. sudah menikah tapi tak memberi kabar".
"Sorry, aku menikah diam-diam. Acara resepsi kami pun masih tertunda dengan banyaknya drama kehidupan kami, Terima kasih karena kamu sudah menolongku saat itu. Apa kau sudah menikah?".
"Iya Ken,,,, Haha soal menikah belum ada yang bisa menggantikan nya".
"Siapa yang kau maksud?"
"Ada deh seseorang yang pernah ada dalam hidupku".
" Saat ini aku mengurus usaha papaku, dan proyek baru ini bagaimana kalau kita kerja sama?"
"Boleh saja, asal bisa sama-sama menguntungkan".
"Meskipun kita lama tak bertemu, kau masih setampan dulu. Tak berubah" gumam Sofie.
Sofie melihat ad tanda hitam kemerahan di balik kerah kemeja kenzo, "Wahh sepertinya, istrimu begitu sayang ya padamu, sampai bekasnya pun ad dimana-mana".
"Haha tentu, Aku begitu mencintainya, hingga tak bisa hidup tanpa dia". jawab kenzo.
"Apa aku boleh bertemu tante Rena? kangen sekali aku".
"Tentu boleh, ayo kalau mau kerumah".
Kenzo keluar mengambil mobilnya di parkiran, sedang Sofie menunggunya di lobby, Zidan melihat kedekatan Kenzo dan sofie merasa ada yang aneh.
"Hay Mr. Zidan, sedang apa disana?" tegur sofie
"Oh tidak nona, hanya melihat anda, ternyata belum pulang" terlihat wajah sofie merona seketika.
__ADS_1
"Ya, ini aku baru mau pergi bersama Mr. kenzo. Apa kau mau ikut?"
"Tidak terima kasih. Asal anda tau, Kenzo sudah beristri".
"Ohh begitu kah?"
"Iyah, berhati-hatilah nona ".
Sofie yang melihat raut wajah Zidan yang berubah kesal serasa ingin tertawa.
"Terimakasi Informasinya, permisi".
Tak lama mobil Kenzo muncul, Sofie masuk kedalam mobil kenzo.
"Sialan, sofie pun tergila-gila pada kenzo". Gumam Zidan dalam hati.
Kenzo, Assistennya dan sofie menuju rumah Mommy nya.
****
Sampainya di rumah.....
Tok
Tok
Tok
Kirana membuka pintu....
"Assalamualaikum" ucap kenzo
"Wa'alaikumsalam mas". jawab kia.
"Mas kok udah pulang?...."
Belum sempat kenzo menjawab pertanyaan kirana, sofie turun dari mobilnya kenzo dan Kirana melihat ada sofie bersama Kenzo
.
.
.
__ADS_1
.