Dokter Kirana

Dokter Kirana
Engagement tak terduga


__ADS_3

Hari berikutnyaaaaaaaaa........


Roy dan keluarga sudah bersiap untuk datang kerumah Vannya.


"Pi,, mami udah cantik kan??"


"Iya mii mami itu selalu cantik bagi papi".


"Ahh papi. Cintaa deh".


Mami dan papi roy yang mengumbar kemesraan dihadapan anaknya.


"Huh, Alwayyyyyssssss deh gini"


"Hahaha ada yang ngiri mi. Untung ada gadis yang mau sama anak kita yaa. kalau enggak bakal jadi bujang tua dia"


"Papi nih ada-ada aja. Anak kita nih bukan tua pi tapi dewasaaa. Iya kan sayang??"


"Mami is the best lah pokoknya. Ayo kita berangkat".


"Ayoo"


Rombongan Keluarga roy mulai berangkat ke rumah Vannya. Ditengah jalan mobil Shila bergabung.


.


.


Dirumah Vannya.......


Nampak semua keluarga sudah berkumpul menunggu kedatangan keluarga Roy. Sementara Vannya masih dikurung di kamarnya. Mama dan papanya tidak memberitahu jika dia akan bertunangan dengan Roy. Yang Vannya tau dia akan dijodohkan kembali dengan seorang pria yang belum jelas orangnya. Vannya bersiap dikamarnya di temani oleh sang mama, karena takut Vannya akan kabur lagi. Tak lama Keluarga Kenzo baru sampai di kediaman Ayah kirana, nampak 3 mobil beriringan memasuki parkiran.


"Ayah"


"Ken, kia, pak, ibu" Keluarga kenzo bersalaman dengan keluarga ayah kirana.


"yah, mana Vannya??"


"Ada di kamar. Dia belum tau soal ini".


"Apa?? Kia kesana dulu yaa". Kirana berjalan menuju kamar Vannya. Sementara yang lainnya menunggu di halaman belakang tempat acara diselenggarakan.


Tok


Tok


Kirana membuka pintu kamar Vannya.


"Kak Kia".


"Kak kia masuk yaa".


"Iya kak"


"Karena sudah ada kia, mama mau kedepan dulu nyambut tamu".


"Iya ma".


Tinggal vannya, dan kirana yang ada di kamar.

__ADS_1


"Maasyaa Allah Kamu cantik banget"


"Terima kasih kak. Emmm kak kia tau siapa lelaki yang akan bertunangan denganku??"


"Memangnya papa gak kasih tau ya??"


"Enggak kak".


"Emm nanti kamu juga tau siapa orangnya".


"Huh kak kia gitu".


"Kemarin kamu kabur kemana??"


"Vannya diculik pacarnya rendra kak. Dia gak terima rendra tunangan sama Vannya. Tapi semua udah clear kok masalahnya. Dan ternyata Pacar nya rendra itu temen sekolahnya kak Roy. Parah banget kan"


"Yang penting kamu udah kembali dalam keadaan sehat itu udah lebih dari cukup.


"Iya kak".


Saat Vannya dan Kirana tengag mengobrol...


"Permisiiiiii,,,, Mbak Vannya disuruh keluar kamar mbak. Keluarga calon mbak Vannya udah dateng".


"Ayo kita keluar".


"Aduhh kak, Vannya takut"


"Jangan takut. Yakinlah pada hatimu".


"Tapi kalau Vannya gak suka sama dia gimana??"


"Aduhhh tapi kak vanyaaa takuttttt beneran deh".


"Udahhhh lihat dulu aja. Kalau gak suka tinggal kabur lagi hahahah".


"Huh dasar kak kia".


Kirana bersama Vannya berjalan perlahan menuju Halaman belakang. Nampak berkerumunan keluarga menunggu kehadiran Vannya.


.


Vannya dengan rasa takut-takut tetap melangkahkan kakinya, ia pun harus senyum terpaksa menghadapi situasi saat ini.


Dari kejauhan terlihat samar samar seorang pria gagah memakai Jas silver dipadu dengan celana silvernya, seperti familiar tapi belum jelas siapa pria itu, Pria itu tengah mengobrol bersama Kenzo dan Edward. Vannya melihat di sekelilingnya ada keluarganya dan keluarga sang pria. Pria itu membalikkan badannya dan........ Vannya begitu kaget saat melihat pria gagah itu adalah Roy.


Rasa hati tak percaya,"Kak kia coba cubit vannya??"


"Apa??"


"Iya cubit vannya kak".


Kirana mencubit pinggang Vannya


"Awwww" vannya merasakan sakit.


"Aku gak lagi mimpi kan Ma ??? Pria itu kak roy??" Vannya bertanya dengan mamanya.


"Iyaa sayang, pria yang bertunangan dengan mu itu anak mami Roy" Mama roy menjawab pertanyaan Vannya.

__ADS_1


Vannya menoleh kesumber suara ternyata dia salah mengira, mami roy dikiranya mamanya. Padahal mama Vannya berada belakangnya.


"Jadi tante mamanya kak roy??"


"Jangan panggil tante, tapi Mami"


"Hehe Mami".


"Yupss benar sekali, mami adalah maminya roy. Mami seneng roy dapet gadis cantik kayak kamu".


"Terima kasih mi". Ntah bagaimana lagi Vannya merasakan bahagianya hari ini. Pertunangan yang tak terduga baginya. Vannya sulit mengexpressikan kebahagiaannya.


.


.


Acara pertunangan pun di mulai, tanpa banyak penyampaian yang bertele-tele dari kedua keluarga. Akhirnya mereka merestui hubungan Roy dan Vanny.


Saat Roy akan menyematkan cicin pertunangan Vannya tidak mau.


"Vannya gak mau kak roy"


Semua orang bingung dengan sikap Vannya.


"Maksud kamu apa??"


"Vannya maunya mami yang pakein cincinnya. Kita kan belum halal".


"Hahahahahaha" Semua orang tertawa bahagia, ternyata bukan vannya menolak pertunangan ini melainkan hanya meminta mami Roy yang memasangkan cincinnya. Dengan senang hati mami roy memasangkan cincin di jari manis calon mantunya itu. Setelah itu para keluarga menikmati hidangan yang sudah di siapkan.


.


.


.


Dari kejauhan 2 pasang mata tengah beradu tatapan, ntah apa yang tengah di bicarakan melalui hati, semua sulit untuk diterjemahkan. (Uni juga gak tau apa yang di bicarain ๐Ÿคญ) Yang pasti kedua hati yang tengah berbahagia itu kini saling bicara. Sesekali terlihat senyum menawan diantara keduanya. Eeaaaaaaaaaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜…


.


.


.


Udahh jangan lupa like, comen dan Voteeeeeeee yah


.


Biar uni makin semangat nulisnya๐Ÿค—


Tengcuuu semua๐Ÿ˜


Baca juga yukkkkkk


*Bodyguard Cantik


*Mengejar istri yang kabur


*Menikah Muda

__ADS_1


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2