
Kenzo sudah sampai di hotel, rasanya hidupnya begitu kacau dan hatinya hancur. Ia segera berkemas dan menyiapkan untuk pulang ke Jerman besok.
.
Dilain tempat, nampak sejoli yang sedang dimabuk cinta merayakan pernikahannya. Sofie yang begitu gugup saat Zidan mulai mendekatinya untuk yang pertama kali begitu dekat.
"Honey, kamu begitu cantik hingga membuatku tak mampu berpaling sedikitpun". Zidan menggenggam erat tangan Sofie.
"Benarkah'?"
"Iyaaaa. Taukah kamu, sudah lama aku menunggu saat-saat seperti ini. Berdua bersama wanita yang aku cintai". Zidan mengecup kening Sofie.
"Tapi kak, aku ingin cerita satu hal di masa lalu kelamku, Jika setelah mendengar ceritaku, dan kau tak ingin bersamaku, aku akan terima".
"Ceritalah"
'"Maaf, mungkin kak Zidan bukan orang pertama yang mencintaiku. Maaf mungkin kak zidan juga bukan orang pertama yang menciumku. Aku yang dulu beberapa kali pacaran dan mencoba melupakan seseorang yang pernah aku sukai diwaktu SMA. Namun aku masih tak bisa melupakannya saat itu. Hingga aku bertemu kak Zidan dan memutuskan untuk berkomitmen dengan Kak Zidan". Sofie menahan airmatanya.
Zidan kaget di buatnya, dan melepaskan genggaman tangannya.
"Sudah berapa kali kamu pacaran?"
" 4 kali kak" Sofi tertunduk lesu
"Dimana mereka menyentuhmu?"
__ADS_1
Dengan takut-takut Sofi menjawab "Di tangan, di rambut, di kening, dipipi, dibibir, dan di Leher. Aku tak pernah melakukan hal lain yang lebih dari itu "
Zidan memegang tangan Sofie dan menciumnya, memegang kepala Sofie dan mencium keningnya, turun kemata turun ke hidungnya, kepipinya dan kemudian di bibirnya. Awalnya Sofie tak merespon Zidan, Air matanya jatuh di pelupuk matanya. Zidan menghentikan ciumannya.
"Aku tak peduli bagaimana masa lalumu, yang terpenting saat ini kamu adalah istriku dan aku akan menghapus setiap jejak lelaki itu yang sudah menyentuhmu".
Sofie begitu terharu dan memeluk erat Zidan "Maafkan aku kak".
Zidan memeluk erat rubuh sofie. Setelah itu Zidan dan Sofie sama-sama terbuay dalam aktivitas asmara yang membara. Zidan benar-benar dibuatnya gila, pasalnya Sofie begitu tidak sabar dan lebih mendominasi saat malam itu, hingga akhirnya mereka terlelap dalam tidurnya.
****
Dipagi hari,,,,
Kenzo sudah siap untuk check out dari hotel, karena tak ingin mengganggu pengantin baru, ia bersngkat ke bandara sendirian.
.
.
Dilain tempat, Zidan membuka ponselnya dan melihat pesan WA dari kenzo yang mengatakan ia akan pulang ke Jerman lebih dulu, untuk penerusan proyek di Jepang sementara dinserahkan kepada Zidan dan Sofie.
.
Setibanya Kenzo dirumah, Ia bertemu mommy dan daddynya, sedang kirana sedang memandikan anak-anaknya. Setelah selesai kirana dan anaknya keluar dari kamar. Begitu terkejutnya kirana melihat kenzo sudah pulang. Karena Kenzo tidak memberi kabar jika sudah sampai. Tampak wajah kenzo yang menyimpan amaarah. Kirana merasa ada yang beda dari suaminya, ia begitu dingin saat berbicara kepadanya. Kenzo berjalan ke kamarnya dan segera mandi, kirana menunggu suaminya di sofa kamar.
__ADS_1
Kenzo keluar dari kamar mandi dan melihat ada baju yang sudah disiapkan kirana, namun Kenzo malah memilih mengambil sendiri yang baru dari lemari pakaiannya.
"Mas ada apa sih sebenarnya? kok mas bersikap seperti itu sama kia?"
"Gak papa"
"Gak mungkin mas. Kalau gak ada apa-apa mas kenapa diemin aku?
" 2 hari yang lalu kau kemana?"
"Kuliah mas. kan kia udah cerita"
"Kau bertemu lelaki lain kan?".
"Dikampus enggak mas".
"Dilain tempat?"
"Maksudnya mas?"
"Kamu bohong sama mas, kamu bilang gak ketemu sama lelaki lain" Kenzo meraih ponselnya dan membuka galeri. Ia menunjukkan foto Kirana bersama Albert.
"Terus ini apaaaa??!"
.
__ADS_1
.
.