
Ke esok paginya.....
Kia memakai gamis pengantin berwarna putih dipadu jilbab putih, dan dengan make up tipis. Tetep terlihat natural dan tidak menor, membuat kia terlihat manis dan cantik
.
Tiiiinnnnnn (Klakson mobil ayah kia)
.
Kia keluar dari kosan nya.
.
"Maa syaa Allah kia, kamu cantik banget nak, miirip sekali dengan ibumu".
Kia tersenyum mendengar pujian dari ayahnya.
Mobil Ayah kia melaju kerumah kenzo.
.
Dirumah kenzo sudah berkumpul keluarga dan juga sahabat Kenzk tinggal menunggu kedatangan keluarga kirana
Tak lama kemudian.....
Mobil kia memasuki halaman rumah kenzo, dan Ayah memarkirkan mobilnya. Kemudian Kia keluar dari mobil beserta ayahnya. Rena bersigat menyambut calon menantunya dengan penuh antusias.
.
"Maa syaa Allah cantik sekaliiiii mantu mommy". Mommy Rena memeluk kia.
Kia terseyum manis membalas pelukan mommy kenzo.
.
Terlihat dari dalam ruangan kenzo nampak memperhatikan kia. "Maa syaa Allah begittu cantik calon bidadari surgaku" gumam kenzo dalam hati. Seolah tau apa yang di rasakan kenzo, dr Edward menyenggol kenzo dengan sikutnya, mereka pun tersenyum.
.
Kirana dan Ayahnya memasuki ruangan, lalu kirana di bawa masuk ke dalam kamar oleh Mama rena . Sementara di ruang keluarga yang lain mereka menunggu ijab qobul yang akan berlangsung sebentar lagi.
.
" Sudah siap nak?".
" Siap yah". Jawab Kenzo Mantap
Akad nikah pun berlangsung khitmad...
Bagaimana saksi? Sah? SAAAAHHHHHHHH
Alhamdulillah........
__ADS_1
Semua orang tersenyum bahagia,
Dan kemudian Mommy rena membawa kirana keluar dari ruangan menuju ruang keluarga. Kenzo memasangkan cincin di jari manis kia. Kia pun mencium tangan kenzo dan kenzo mencium kening kia. Mereka berdua terlihat malu-malu. Lalu Kenzo dan kia memohon doa restu kepada keluarga mereka.
.
Setelah acara akad nikah selesai, para keluarga bersantap siang bersama. Lain halnya dengan pengantin baru.
.
Kirana di bawa Mama Rena untuk berganti pakaian ke kamar kenzo. Semua bararang-barang kia sudah di masukkan kedalam kamar kenzo. Lalu Kirana masuk kedalam kamar , dan dilihat kamarnya dihiasi bunga-bunga mawar merah nan cantik. Kia pun begitu tersanjung melihat keindahan kamar kenzo yang disulap menjadi ruangan yang romantis.
.
Kemudian Kirana segera mengganti pakaian nya dengan gamis biasa, dan melepas semua pernak pernik yang menempel di jilbabnya.
Tok.tok.tok
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumsalam" jawab kia sambil membuka pintu. Dilihatnya kenzo yang datang.
Deg
Deg
Jantung kia seakan ingin lompat, melihat siapa yang datang.
"Masuk kak, ini kan kamarmu juga". Kata kirana
.
Kia dan kenzo duduk di sofa dekat jendela. Dari kamar kenzo, mereka bisa melihat orang-orang yang ada di halaman belakang sedang menikmati hidangan. Sedangkan mereka yang di bawah tidak dapat melihat, karena kacanya tak tembus pandang. Mereka duduk berhadapan.
" Kia udah ganti baju yah?"
" Udah kak"
Kenzo memegang kepala kia dan berdoa,
“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu kebaikan istriku dan kebaikan apa yang ia munculkan pada pernikahan. Dan aku berlindung padamu dari keburukan istriku dan keburukan apa yang ia munculkan pada pernikahan.” . Aamiin.
Kenzo duduk mendekat lebih rapat ke samping kia. Kia begitu gugup dan malu saat kenzo memeluknya.
" Sayang,,,, kok masih malu-malu? Kita kan sudah halal". ucap Kenzo saat merasakan getaran halus pada kirana
"Engg gak papa kok kak".(Tubuh Kia gemeteran seperti terkena sengatan listrik, karena baru pertama kali ia merasakan kehangatan pelukan seorang pria ).
Kenzo hanya terkekeh kecil, merasakan tubuh kia yang gemetar.
" Mulai sekarang panggil aku mas yahh,,tenang aja sayang, mas akan memperlakukanmu dengan lembut". Kini kenzo melepaskan pelukannya.
Terlihat jelas kia merasa malu, dengan semburat merah di pipinya dan Kirana kemudian menundukkan pandangannya saat kenzo menatap wajahnya, perlahan Kenzo mengangkat dagunya hingga mereka saling memandang kembali
__ADS_1
" Kia belum siap mas".
" Mas gak akan memaksamu untuk melayani mas sekarang, mas akan menunggumu sampai kau menyerahkan segalanya buat mas".
" Terima kasih".
"May I ,,,,,?" ucap Kenzo dengan semakin mengikis jarak diantara mereka
Kia tersipu malu saat mendengar perkataan kenzo, tidak bisa menjawab dengan wajah yang sudah sangat memerah, tak menunggu waktu lama kenzo mengangkat dagu kirana dan menyatukan dirinya pada kirana dengan lembut. Rasanya sangat lembut, hangat, dan manis menjalar ke seluruh jiwa dan raga. Dentuman keras pada jantung keduanya begitu terasa bahkan mungkin terdengar begitu jelas karena keduanya sudah saling merapat. Sekali merasakan manisnya madu cinta, rasanya tidak cukup hanya sekali, bahkan Kenzo ingin segera menghabiskan nya detik itu juga.
Begitu terasa keduanya sama-sama kaku karena tidak dipungkiri, ini adalah kali pertama bagi keduanya, namun Kenzo benar-benar memperlakukan Kirana dengan sangat lembut. Hingga mereka berdua akhirnya terhanyut dalam suasana romantis yang mereka ciptakan sendiri. Begitu kuat Kirana mencengkram kaos Kenzo dengan desakan nafas yang sudah semakin menipis.
Sesaat Kenzo memberi ruang untuk dirinya dan Kirana, namun hanya beberapa detik Kenzo kembali meraup dan merasakan manisnya hingga tidak ingin menyisakan sedikitpun.
Tanpa sadar kenzo mendorong pelan sangat pelan kirana di sofa dengan terus membuat Kirana terbuai. Kia hanya bisa menahan segala rasa, gelayeran aneh seperti memenuhi dirinya dan kini, Kirana begitu menikmati setiap sentuhan yang kenzo berikan padanya.
Tok.
Tok.
Tok
"Kiaaaaa" terdengar suara mommy Rena dari luar.
.
Kenzo dan kia terjekut dan segera menghentikan kegiatan mereka. Kia merapikan kembali jilbabnya dan kenzo membuka pintu kamarnya.
" Apa mommy mengganggu kalian?". Seolah rena tau apa yang sedang dilakukan anak dan mantunya.
" Iya nih mommy ganggu aja", kenzo terkekeh kecil.
" Enggak ganggu kok mi, kita gak lagi ngapa-ngapain". Jawab kia gugup.
" Ntar dilanjutin lagi deh, sekarang turun dulu. Ayah kia mau pamit pulang".
Kenzo,kia dan rena turun ke bawah dan menemui ayah kirana
.
Ayah kirana pamit pulang kepada keluarga kenzo lalu Kenzo dan kia mengantar ayahnya sampai pintu keluar.
" Jaga dirimu baik-baik ya nak. Semoga kalian bahagia". Ucap haru ayah kirana.
" Baik ayah, terimakasih".
Ayah kia pulang bersama ajudan nya, Sementara Kenzo mengajak Kirana untuk kembali masuk kedalam rumah setelah kepergian Ayahnya
.
.
.
__ADS_1
Bersambung