
Kirana masuk kedalam kamarnya...
"Mas ken kemana yahh?" kirana mencari-cari kenzo
, kirana di kejutkan kenzo dari belakang.
"Astagfirullah. Masss ken bikin kaget deh"
Kenzo tertawa kecil.
"Anak -anak udah tidur ya?"
"Udah"
"Ayooo ganti baju dulu".
"Hah? mas masih ingat yahh?"
"Yaaa masih dong, kamu kira mas udah pikun apa???"
"Kirain udah lupaaaa, hehe" Kirana membuka lemarinya dan mengambil baju yang sudah disiapkan.
"Udah ganti baju disini ajaaa".
"Enggak ah malu" kirana beranjak ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya. Setelah selesai ganti baju, kirana membuka pintu kamar mandi dan ternyata kenzo sudah menunggunya di depan pintu kamar mandi.
"Sayanggg kamu masih cantik seperti dulu" Kenzo menggendong Kirana dan meletakkan di ranjangnya.
"Meskipun kini kamu sedang berbadan 2, tapi gak mengurangi kecantikanmu"
"GomballlllllL" Kirana mencubit hidung suaminya
"Beneran dehhh"
"Mas, nanti main aman aja yahh. Kia ngeri krn ini kan masih hamil muda dan sangat rentan. Kia takut ajaaa".
"Iyahh mas janji".
"Mas tuh bahagia banget rasanya punya kamu, anak-anak dan orang tua yang baik seperti mommy dan daddy".
__ADS_1
"Kia juga seneng punya kalian semua".
"Bismillah"
Kenzo mengecup kening kia, turun ke kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya dan di bibir ranumnya.
Kia memejamkan matanya merasakan setiap sentuhan lembut yang di layangkan suaminya, Kenzo terus membuat jejak-jejak kepemilikannya. Tak ada satupun yang dibiarkannya lewat begitu saja. Mereka pun mencari posisi ternyaman, pasalnya sangat sensitif berhubungan dalam keadaan hamil muda. Pergulatan panas terus bergulir, mereka berdua menghabiskan waktu malam itu bersama sebelum menjelang pagi.
*****
Kia merasa badannya begitu lelah dan lemas,
"Sayang kamu gak papa?"
"Gak papa mas, cuma pegel-pegel aja badan ini rasanya"
"Ayo mandi dulu biar seger".
Kirana beranjak dari tempat tidurnya dan ke kamar mandi. Sesudah mandi ia menuju dapur untuk menyiapkan sarapan. Setelah selesai sarapan mereka berkemas dan pulang kerumah.
.
"Iya jadi, besok mas ikut penerbangan pagi".
"Malam ini biar kia siapkan pakaian mas buat besok".
"Gak usah sayang, kamu kelihatan capek. Bumil gak boleh capek".
"Kia kuat kok mas, tenang aja".
"Pa besok papa mau pelgi ya?" tanya katte.
"Iya sayang, besok papa mau ke Jepang. Ada pekerjaan yang harus papa selesaikan. Kalian gak boleh nakal yaa, kasihan mama sama calon dedek bayi yang di perut mama".
"Baik pa".
Sampainya mereka di rumah........
Kirana mengajak anak-anaknya ber istirahat di kamarnya, setelah itu ia kembali ke kamarnya.
__ADS_1
Kirana mengambil beberapa lembar baju dan perlengkapan lainnya untuk di bawa besok.
"Dimana yaa kotak obat?" kirana mencari-cari kotak P3k, ia menemukan kotak kecil dan membukanya. Kirana melihat isi kotak itu ada beberapa butir obat dan tersimpan selembar kertas didalamnya.
Kirana membuka kertas itu dan membacanya secara teliti.
"Loh ini kan obat yang berbahaya, kok bisa ada diisini?".
Kenzo keluar dari kamar mandi, "Lagi apa sayang?"
"Nyiapin baju mas buat besok".
"Kamu ini, disuruh istirahat aja susah banget sih".
Kenzo mengacak-acak jilbab kirana.
"Mas tau ini apa?" kirana menunjukkan kotak obat kepada kenzo.
"Iya tau, itu obat yang dulu di berikan oleh dokternya Vanya, sampai mas susah mengingat kamu sayang".
"Ohh jadi mas udah tau soal obat ini?"
"Iya, kemaren mas nanya sama Edward, makanya mas tahu".
"Kia bakal kasih pelajaran sama Vanya".
"Jangan gegabah sayang, kamu juga harus memikirkan ayah".
"Hmmm,,, tapi Vanya keterlaluan mas, kia gak bisa tinggal diam".
"Kita cari cara yang terbaik untuk membongkar kejahatannya".
"Baiklah".
Kenzo memeluk kirana dengan erat.
.
.
__ADS_1
.