Dokter Kirana

Dokter Kirana
Babak Belur


__ADS_3

Ditengah gelapnya gedung tua itu......


Vannya mendengar langkah kaki seseorang.


"Kamu siapa??"


"Apa kamu takut??"


"Aku gak pernah takut sama Manusia seperti kalian!!"


Splassssssssshhh


"Aaaakkkkkkk" Pria itu mencambuk Vannya.


"Apa sebenarnya mau kalian??"


"Menyiksamu!!"


Splaaaaassssssshhhhhhh


"Aakkkkkkkk" Pria itu mencambuk Vannya lagi.


"Siapa yang menyuruh kalian??"


"Kamu gak perlu tau. Yang pastinya tugas kami hanya menyiksamu!!!"


Spaaaaassshhhhhhhh


"Aakkkkkkk"


Vannya merasakan pedihnya di cambuk hingga berdarah.


Setelah beberapa kali cambukan akhirnya Vannya pingsan dan pria itu pergi meninggalkan Vannya.


.


.


Dilain tempat.....


Rendra datang ke kantor Roy membawa anak buahnya dan membuat kegaduhan di kantor Roy.


Dengan kasar Rendra membuka pintu ruangan Roy.


"Roy!!!!! dimana kau sembunyikan Vannya??"


"Aku tidak pernah menyembunyikan Vannya!"


"Jangan berbohong kamu!!. Kamu itu orang yang gak bisa melepaskan Vannya menikah denganku. Makanya kamu culik Vannya!!!"


" Jangan Asal bicara kamu!!" Saat Roy akan menghajar Rendra, anak buahnya memegangi Roy dengan begitu kuat.


"Lepaskan!!"


"Bawa dia!!!"


"Baik Boss"


Anak buah Rendra membawa Roy ikut bersama Rendra ke mobilnya. Saat akan pergi, Shila yang hendak menemui roy di kantornya pun melihat kejadian itu. Dia langsung putar balik dan mengejar mobil Rendra.


.


.


Setelah sampai di Markas rendra dan anak buahnya...


Anak buah Rendra mengikat Roy di kursi.


"Cepat katakan dimana kau sembunyikan Vannya??"


"Aku tidak tahu!"


Duuukkkkkkkkkkk


Roy di tinju oleh anak buah rendra.


"Cepat katakan!!!"


"Aku tidak tahu!!!"


Duuukkkkkkkkkkkk Roy di hajar lagi oleh anak buah rendra.


"Kau mau ma*i ya?!"

__ADS_1


"Meskipun aku tau, aku gak akan pernah memberitahu kepada pria brengsek kayak kamu!! Cihh".


"Kurang Ajar!!! Habisi dia!!!"


"Tunggu!!!!" Shila datang menghentikan siksakan anak buah rendra.


"Shila???" Roy


"Shila?? kenapa kau ikut campur??!"


"Jangan kau siksa orang yang tidak bersalah"


"Ohh.... bagus bagus bagus. Kau mau membela pria yang tidak kau kenal ini???!"


"Roy adalah temanku. Dia tidak mungkin berbuat kejam seeprti itu!"


"Teman???? aku gak percaya dia itu temanmu! pasti kau ada main sama dia kan???!"


"Tutup Mulutmu!"


"Beraninya kau membentakku!!"


"Lepaskan dia, atau aku akan melaporkan perbuatanmu ke kantor polisi??"


"Hahaahhaha jangan bercanda sayang. Harusnya kau menurut sama aku!"


"Aku menyesal pernah kenal sama orang yang culas seperti mu rendra. Dan aku begitu menyesal telah memberikan semuanya sama kamu!!"


"Dasar wanita bodoh! kau saja yang terlalu gampangan. Sekarang cepat pergi dari sini!!!!!"


Shila pergi dari tempat itu dan memanggil anak buahnya untuk membantu melepaskan roy dari rendra.


Tak membutuhkan waktu lama anak buah Shila pun sudah sampai di lokasi. Mereka langsung menyerang markas Rendra dan menyelamatkan Roy. Sementara shila pergi kegudang tua untuk melepaskan Vannya.


.


.


Situasi di gedung tua....


Vannya mendengar suara sepatu wanita berjalan mendekatinya.


"Kamu siapa??"


"Jangan takut, aku akan melepaskanmu"


"Terima kasih, Tapi bagaimana kau bisa lolos dari para penculik itu??"


"Kamu tak perlu tau. yang terpenting sekarang kamu sudah bebas".


"Iya"


"Kita kerumah sakit untuk mengobati lukamu".


Shila membawa vannya kerumah sakit untuk mendapat pengobatan. Sementara Roy juga di bawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.


Shila mengurus semua biaya administrasi rumah sakit untuk Vannya dan Roy. Mereka berada di rumah sakit yang sama dan diruangan yang sama, Namun mereka tertutup oleh horden pembatas.


Shila menjenguk Vannya dan roy.


"Bagaimana keadaanmu vannya??"


"Aku sudah membaik. Terima kasih kamu sudah membawaku kemari".


"Kau tak perlu berterima kasih. Yang terpenting kamu sudah pulih".


"Iya Shila".


"Aku lihat temenku dulu yaa"


"Dimana??"


"Disebelah "


"Ohh baiklah".


Shila berpindah ranjang sebelah Vannya sementara Vannya memejamkan kembali matanya.


"Roy, kamu gimana keadaannya??"


"Aku udah gak papa. Tinggal luka ringan aja"


"Bagus deh kalau gitu".

__ADS_1


"Terima kasih kamu udah bantuin aku".


"Hehe iya "


"Rendra gimana??"


"Dia kabur, tapi udah aku laporkan ke polisi dan saat ini dia udah masuk DPO".


"Bagus deh kalau gitu. Harusnya dia gak sama kamu".


"Mungkin benar kata dia. aku ini terlalu bodoh mudah ditipu".


"Kamu yang sabar ya"


"Iya. ya udah aku pulang dulu ya"


"Hati-hati"


"Iya".


Shila pamit pulang kepada roy dan Vannya.


.


.


Dilain ranjang pasien Vanya dan roy sama-sama memikirkan kondisi mereka sekarang. Rasa ingin tidur tapi hati tak ingin tidur. Vannya ingin ke WC, ia pun turun dari ranjang perlahan. Saat melewati ranjang disebelahnya ternyata roy tengah duduk dan melihay Vannya.


"Vannya???"


"Kak roy???"


"Kamu" Roy langsung berdiri dan akan menghampiri Vannya dia lupa kalau saat ini dia sedang diinfus.


"Awwwww"


"Kak roy gak papa??" Vannya menghampiri Roy


"Aku gak papa" roy langsung memeluk Vannya dengan erat.


"Kamu kemana aja sihhhhhh???"


"Vannya di culik kak"


Vannya dan Roy menangis barengan, Roy menatap vannya dan melihat di wajahnya sedikit lebam. Vannya pun melihat kondisi Roy yang juga babak belur akibat dipukuli.


"Kamu diapain sama penculiknya sampai lebam begini??"


"Vannya di cambuk kak, Ditampar. Kak roy kenapa babak belur gini??"


"Ini semua ulah rendra "


"Apa??"


Roy memeluk Vannya lagi.


"Kak roy jangan peluk vannya terus".


"Eh iya lupa. Maaf yaah, soalnya kak roy begitu khawatir sama kamu. Jadinya khilaf".


"Khilaf itu sekali, kalau diulang bukan khilaf namanya". Vannya menghapus air matanya sambil menahan tawa melihat roy yang jadi kikuk.


"Iya iya maaf".


Keduanya melanjutkan untuk bercerita soal kasus penculikam Vannya yang belum di ketahui oleh Vannua dan Roy. Mereka pun akan mencari tahu kebenarannya.


.


.


Jangan lupa like, coment dan vote nya yahhh....


Biar uni makin semangat nulisnya🤗


Tengcuuu semua😍


Baca juga


*Dokter kirana


*Menikah Muda


*Mengejar Istri yang kabur

__ADS_1


*Bodyguard Cantik


❤❤❤❤❤


__ADS_2