Dokter Kirana

Dokter Kirana
Penjelasan


__ADS_3

Kia memandangi foto yang di berikan kenzo dari ponselnya.


"Jelaskan!" Kenzo membentak Kirana.


"Saat itu kia mampir ke supermarket buat membeli eskrim buat anak-anak sama keperluan dapur hiiikkss, gak sengaja ketemu kak Albert dan mamanya hiikkkssss. Kirana gak banyak bicara mas, dan kirana sudah mengatakan kalau kirana sudah berkeluarga hiikksss. Awalnya mama dan dia mengajak kia makan bersama tapi kia menolak hiiikksss" kirana berusaha menjelaskan kepada kenzo sampai menangis. Ia begitu takut saat suaminya marah.


"Kenapa dia harus menyentuhmu?"


"Maaf mas, kia juga gak tau hiikss tiba-tiba dia memegang bahu kia hikkss. Tapi kia menepis nya mass hiikksss".


Amarah kenzo berangsur mereda, ia mengangkat dagu kirana


"Kenapa kamu gak cerita dari kemarin?"


"Mas hanya nanya saat kia di kampus hikss. Kia gak pernah membohongi mas ken sama sekali hiiksss".


Kenzo memeluk kirana dengan begitu erat.


"Maaf kan mass yang begitu marah kepadamu. Mas kira kamu membohongi mas saat mas gak ada. Dari kemarin pikiran mas begitu kacau saat tak bisa menghubungimu".


"Mmmaafkan kia mas".


"Maafkan mas juga yaa, langsung marah-'marah sama kamu. Mas begitu takut kehilangan kamu sayang. Mas gak akan biarkan lelaki manapun merebut cinta mu dari mas".


Kia terus menangis dalam pelukan suaminya.


"Aku mencintaimu mas bukan yang lain".


Kenzo melepas pelukannya, ia menghapus air mata istrinya yang masih mengalir.


"ILOVE YOU KIRANA" Kenzo mengecup bibir ranum istrinya dengan lembut, Kirana pun membalasnya.


Setelah melepas rindu keduanya menyudahi kegiatannya itu.


"Jangan marah lagi yahhh, Kia takut kalau mas marah".

__ADS_1


"Iyaa mas janji".


"Oh iyaa, mas dapet foto itu dari mana?"


"Vanya yang mengirim foto itu kepada mas".


"Vanya lagi?"


"Iya"


"Gak bisa di biarkan ini. Besok kia mau nemuin Vanya dan buat perhitungan".


"Jangan sayang, mas punya ide yang lebih bagus dari pada harus menguras emosi kita"


"Apa Idenya?"


"Sini mas bisikin".


Kirana mendekatkan telinganya dan kenzo berbisik-bisik dengan suara pelan, kirana pun mengangguk-angguk memahami rencana dari suaminya itu. Setelah selesai berbisik kenzo menjahili istrinya dengan meniup telengkuk kirana yang membuat kirana bergidik seperti kena setrum listrik.


"Ahhhhh mas apaa an sihh?"


Kenzo menyibak rambut kirana kesamping dan mencium lehernya yang jenjang. Kirana pun merasakan sentuhan demi sentuhan dari suaminya dan memejamkan matanya.


"Bukalah matamu sayang". Kenzo berbisik lembut di telinga kirana. kemudian kirana membuka matanya dan dilihatnya kenzo sudah memasang kalung cantik di lehernya.


"Maasyaa Allah... cantik banget mas kalungnyaa".


"Kalung itu begitu cocok untuk mu".


Kirana memeluk Kenzo dengan gembira, dihadiahkan sebuah kecupan di pipi suaminya.


"Makasihhhhh mas ken"


"Cuma makasih ajaa?"

__ADS_1


"Terus mau apaa?"


"Ehemmmm,,, itu lohhh". kenzo memberi kode


" Mas kan baru dateng, jadi istirahat dulu yahh".


Kirana mengajak kenzo untuk tiduran di kasurnya, melepas penatnya.


.


Setelah malam Kenzo menemui anak-anaknya dan memberikan oleh-oleh untuk keduanya serta untuk kedua orang tuanya.


.


Matahari mulai naik,,,,


Kirana akan berangkat ke kampus dan kenzo akan mengantarnya. Sesampai di kampus, kenzo ikut turun dari mobilnya.


"Mas kok ikut turun?, gak kekantor langsung ya"


"Nanti mas ke kantor. Sekarang mas mau nganter kamu kekelas"


"Yaa Allah.... gak percayaan banget yahh sama istri"


"Mas cuma mau nganter bumil yang cantik ini ke kelas. Ayoo jalan" .


Kenzo merangkul pundak istrinya dan berjalan menuju kelas kirana.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2