Dokter Kirana

Dokter Kirana
Kawin Lari yuk?


__ADS_3

Dirumah Vannya kini begitu ramai orang-orang tengah sibuk mempersiapkan acara pertunangan Vannya dan rendra Besok. Vannya yang dikurung dirumah oleh papa nya tak bisa berbuat banyak, mau kabur pun tak bisa. Papa Vannya sudah memeperketat penjagaan agar Vannya tidak bisa menemui Roy dan Ponsel Vannya pun disita oleh papanya. Diam-diam Vannya meminjam Ponsel pembantunya saat mengantar makanan.


"Bik, Vannya pinjem hape boleh??"


"Tapi saya takut bapak tau non"


"Tenang papa gak akan tau. Aku cuma mau nelfon temenku aja".


"Emm baiklah non. Tapi jangan lama-lama ya non, takut ketahuan".


"Iya. Bibik tunggu aja disini".


Vannya menelfon Roy karena dia hafal nomer telfonnya..


Tuuuttttt ttuuutttttt


Roy belum mengangkat telfon.


"Aduuh kemana sih kak roy". Vannya menelfon lagi.


Ttuuuttttt ttuuuuuttttt


Roy melihat ponselnya,.


"Siapa sih nelfon terus!" Roy mengangkat telfonnya.


"Hallo"


"Hallo kak roy, ini Vannya"


"Eh Vannya, ganti nomer??"


"Enggak kak, Hp vannya di sita papa, ini Vannya pake hp bik Juli. Besok hari pertunangan vannya sama kak rendra. Kita kawin lari yuk kak?????!"


"Apa Kawin lari??"


"Iya kawin lari. Vannya gak mau sama kak rendra"


"Vannya, Vannya dengerin kak roy, Kawin lari itu bukan solusi tapi nambahin masalah".


"Kok kak roy tenang aja gitu?? Berarti kak roy gak serius sama Vannya".


"Bukan kak roy gak serius sama Vannya tapi kak roy sudah sampaikan sama kamu, kak roy akan menikahimu dengan restu kedua orang tua kita. Mudah aja buat kakak ngajak kamu kawin lari. Tapi itu gak baik ujungnya, kita gak boleh gegabah dalam mengambil keputusan".


"Udah lah, kak roy memang gak serius sama Vannya. Buktinya Kak roy gak ada usaha buat ngegagalin acara ini. Ya sudah Biarin Vannya nikah sama kak rendra!. Mungkin itu yang bakal membuat kak roy bahagia".


Tuut tuuut tuuut


Vannya mematikan telfonnya...


.


"Aku gak akan pernah membiarkan kamu menikah dengan Rendra!" gumam dalam Hati roy.


Roy pergi ke rumah shila untuk menemuinya.

__ADS_1


.


.


Dilain Situasi......


Kirana tengah bersiap untuk mengikuti COASS nya, di temani suaminya ia berangkat menuju rumah sakit yang menjadi tempatnya bertugas.


"Mas, tadi ayah nelfon kia. Katanya besok acara pertunangan Vannya sama rendra"


"Jadi besok kita kesana??"


"Tadi sih udah kia sampein mungkin kita bakal telat karena kan kia harus izin bentar dengan pihak rumah sakitnya".


"Besok mas jemput kamu siang aja. Mau di bawain baju ganti??"


"Jemput aja mas langsung. Gak usah ganti baju lah, ribet"


"Ya usah kalau gitu. Nah udah sampai, ayo turun".


"Mas mau ikut turun??"


"Iya, mas mau mastiin gak ada dokter genit yang bakal godain kamu".


"Ya Allah mas,,, mana ada yang mau sama kia selain mas, lagian kia kan seorang ibu-ibu beranak 3. Mana ada lelaki lain tergoda. Beda sama mas yang masih gagah gitu, malah nanti banyak ciwi-ciwi genit liatin mas".


"Udah jangan bawel, cepetan turun".


Kenzo menggandeng tangan kirana dan mengajaknya masuk kedalam rumah sakit tempat ia bertugas. Seolah tak ingin kirana berjalan jauh dari kenzo, tangannya terus di genggang erat mempertegas kalau mereka adalah sepasang kekasih. Keduanya menuju ruang pertemuan bersama dokter-dokter yang ikut kegiatan COASS itu. Sepanjang perjalanan Kenzo menjadi pusat perhatian karena ketampanannya membuat hati wanita-wanita meleleh. Kirana begitu kesal melihat suaminya di lirik-lirik wanita lain, ingin rasanya ia memarahi mereka.


"Husss ngomong apa sih kamu yang. Mas kan cuma mastiin kamu gak di ganggu sama dokter genit"


"Udah yahhh sayang, sekarang mas balik kekantor!" Kirana mendorong-dorong kenzo agar pulang, sementara kenzo menyapu pandangannya di sekitar ruangan memperhatikan dokter pria yang kira-kira memiliki indikasi menggoda istrinya yang cantik itu


"Iyaa mas pergi. Kamu hati-hati yaa, nanti kabari mas jam berapa pulangnya"


"Iya sayangggggg"


"Da sayangg,,,, Assalamualaikum istriku" Kenzo benar-benar menggoda istrinya di tengah banyaknya orang melihat mereka.


"Wa'alaikumsalam" Kirana melambaikan tangan ke kenzo.


"Uuhhhhh so sweet bangetttt sihh bu kirana sama suaminya" Salah satu dokter menyapa kirana.


"Hehehe" Kirana tersenyum seperti rasa tak enak.


Kirana pun masuk kedalam ruangan dan duduk disana mendengarakan arahan dokter senior Sementara kenzo kembali ke kantor.


.


.


Situasi Roy....


Roy Sampai di rumah Shila....

__ADS_1


TINGGG TUUUNGGGG


Seorang pembantu rumah tangga membuka pintunya.


"Ada apa ya pak??"


"Ibu Shila ada??"


"Ohh ibu shila pergi keluar kota pak"


"Sejak kapan??"


"Tadi pagi berangkatnya pak".


"Ohh baiklah kalau gitu . Saya permisi dulu yaa".


Roy pergi dari rumah shila tanpa mendapatkan hasilnya.


"Kalau besok aku bongkar kebusukan Rendra gak mungkin berhasil kalau gak ada buktinya. Sialll,,, kenapa shila mendadak keluar kota sih!!".


Roy begitu kesal.


.


.


Didalam kamar Vannya....


Vannya mondar mandir mencari akal untuk menggagalkan pertunangannya besok.


"Pokoknya aku gak mau tunangan sama kak rendra. Aku harus cari cara untuk menggagalkannya"


Tak lama Datanglah seorang WO yang akan menghias Vannya besok, ia memasukkan barang-barangnya di kamar Vannya. Tak ada hal yang mencurigakan dari mereka yang datang, semua tampak berjalan biasa saja.


.


.


.


.


**Jangan lupa like, coment dan vote nya yahhh....


Biar uni makin semangat nulisnya🤗


Tengcuuu semua😍


Baca juga


*Bodyguard Cantik


*Menikah Muda


*Mengejar Istri yang kabur

__ADS_1


__ADS_2