Dokter Kirana

Dokter Kirana
Berhenti Berharap


__ADS_3

Saat mereka sudah masuk di koridor kampus....


"Kirana?"


Kirana dan kenzo menoleh ke samping kanan dan melihat ada Albert yang memanggilnya. Kenzo menahan amarahnya saat melihat Albert memanggil istrinya. Albert pun berjalan mendekati mereka.


"Hai kak Al, kenalkan ini suamiku, Kenzo".


"Albert"


"Pantas saja dia menonakku, ternyata suaminya begitu tampan dan kaya" gumam Albert dalam hati.


Albert melihat Kenzo dan mengulurkan tangannya,


Kenzo pun membalas nya dengan menggenggam tangan Albert begitu kuat, ia pun merasakan sakit.


"Kenzo"


"Ternyata ini dokter yang mendekati istriku" gumam kenzo dalam hati.


Seolah menunjukkan bahwa ia adalah suaminya, kenzo memeluk pinggang kirana yang tak lagi ramping karena sedang mengandung.


"Baiklah kirana saya permisi dulu" Albert meninggalkan Kirana dan Kenzo dengan hati yang hancur. Kini dia bener-bener sudah sadar bahwa kirana tak lagi sendiri melainkan sudah menjadi istri orang lain.


"Udah puas?"


"Puas apanya?"


"Marahnya? ini kan yang mas pinginin? udah ketemu sama Albert dan bisakah mas pergi ke kantor sekarang? kia gak mau mas terlambat ke kantor".


"Bumil ini cerewet sekali yahh, apa gak seneng dianterin suaminya ke kampus?"


"Seneng banget malah, cuma mas nih cemburuan banget deh. Sekarang udah lega kannn? yakinlah dia gak akan mengganggu kia lagi".


"Baiklah kalau begitu. Mas ke kantor dulu yahh. Nanti pulangnya mas jemput".


"Iyahh kia nurut aja".


Kenzo mengecup kening kirana dan berpamitan untuk berangkat ke kantornya. Kini hatinya jauh lebih tenang ketimbang saat ia pulang dari Jepang. Kirana pun segera masuk ke dalam kelasnya dan ternyata hari ini ia bertemu Mata kuliah dengan Albert yang menjadi dosennya.


Kirana hanya diam mendengarkan penjelasan materi yang di sampaikan oleh albert. Sedangkan Albert masih sering melirik ke arah Kirana.


"Aku tak akan mengharapkanmu lagi" guman Albert dalam hatinya.


Setelah selesai perkuliahan Kirana menuju perpustakaan bersama Keyla temannya.


Drrtttttt drrrttttt

__ADS_1


(Ponsel kirana bergetar)


_❤Suamiku❤_


(Sayang, mas udah di depan)


Kirana membalas pesan kenzo


_Honey😘_


(Oke mas. tunggu sebentar yahh, kia jalan kesana)


Setelah membalas pesan suaminya, kirana pamit kepada keyra untuk pulang duluan. Kirana segera keluar kamlus dan menemui suaminya.


Kenzo membuka kan pintu mobil untuk istrinya.


"Ayo masuk sayang"


"Duhhh romantisnyaaaa mas". Kirana terkekeh kecil.


Kenzo Masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya.


"Mas, jadi kapan mau eksekusi rencana mas kemaren?"


"Besok sayang, karena besok akan ada pertemuan jajaran investor di kantor".


"Memangnya Vanya ikut?"


"Kia boleh ikut mas??"


"Boleh tapi kamu nyusul jam 11an aja dari rumah. Nanti mas minta kamu dianter supir aja ya. Biar mereka gak curiga".


"Baiklah".


.


Sampailah mereka di rumah.....


"Rumah kok sepi?" Tanya kenzo kepada salah satu penjaga rumah.


"Tuan besar dan nyonya besar pergi bersama cucu-cucunya tuan".


"Ohh gitu".


Kenzo dan Kirana masuk kedalam rumah.


"Sayang buatin es yang seger-seger yahh. Hauss banget".

__ADS_1


"Iya mas, nanti kia anter ke kamar".


Kirana membuatkan es lemon tea untuk suaminya.


" Mas ken dimana yaa?"


Kirana meletakkan es di atas meja.


Terdengar guyuran air shower dari dalam kamar mandi.


Kirana melepas hijabnya dan segera menyiapkan baju ganti untuk suaminya. Kenzo keluar dari kamar mandi,


"Ayo kita sholat dulu"


"Iya mas, ini baju gantinya".


Kirana masuk kekamar mandi dan berwudhu, Setelah itu mereka sholat berjamaah.


.


"Mas mau makan apa?"


"Makan kamu boleh?"


"Hmmmmm... mentang-mentang dirumah lagi sepi yahh. Mulai deh mesumnya".


"Mas kan belum dapet jatah dari kemarin"


"Tapi mas kan udah mandi, Kita makan aja yukk".


"Kan tinggal mandi lagi ajaa sayang. Lagian selama kondisi kamu kayak gini dan juga main terus sama anak-anak, waktu kamu buat mas jadi berkurang. Kamu udah sibuk sama mereka, sedangkan mas kesepian".


"Aduhhh jangan ngomong gitu dong mas, Kan sekarang kita udah punya anak, dan sebentar lagi juga bakalan ada bayi lagi, jadi waktunya bagi-bagi mas sayang".


"Hmmm tukaannn,,,,, mencari waktu berdua kayak gini itu susah banget sayang. Ayoo lahhh". Kenzo terus saja merengek kepada istrinya.


Kirana yang melihat suaminya begitu jadi tidak tega,


"Yaa sudahh kalau memang mas beneran kepengen. Tapi jangan kasar yaa mainnya. Senep perutkuh"


"Siap Istrikuuuu".


Setelah mendapat persetujuan dari istrinya, kenzo pun memanfaatkan waktu berduanya itu dengan sebaik- baiknya. Tak dilewatkan sedetikpun untuk tidak membuat Kirana terbuay dan menikmati akan sentuhannya. Kirana melihat suaminya yang begitu bahagia saat hasratnya terpenuhi.


"Karena aku sayang kamu mas" batin kirana.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2