Dragon Warrior

Dragon Warrior
bab 24


__ADS_3

Kim Long yang berevolusi mencoba menyatu dengan perubahan wujud baru. Sebab, jika digunakan langsung tidak akan bekerja tepat sasaran.


Dalam proses penyatuan, So Po Ta terus menghalau pasukan manusia vampir ciptaan raja iblis.


Butuh beberapa waktu hingga Kim Long unjuk kebolehan barunya melawan raja iblis.


Swinggg.....


Telinga manusia vampire berdenging dan bergema cukup lama dalam telinga mereka.


Suara yang berasal dari kibasan sayap Kim Long dan suara berfrekuensi ultrasonik itu membolak balikkan kondisi manusia vampir jadi-jadian itu.


Arrggg......


Pekik mereka kesakitan. Darah mengalir keluar lagi dari gendang telinga, hidung, mulut dan mata manusia vampir.


Saat para manusia vampir yang termasuk Fun Cin sedang merintih kesakitan, So Po Ta dan Kim Long berkolaborasi mengeluarkan raja iblis dalam diri Feng Ni.


Energi yang telah terkumpul pada tongkat berbatu merah darah, disatukan dengan bola api yang keluar dari mulut Kim Long.


"Dasar cacing keparatt!!" raja iblis memaki naga dan manusia yang sengaja merusak semua rencana.


"Ya, ya, ya," ujar Kim Long biarkan raja iblis memaki dan menghina sesuka hati, asal mau keluar dengan rela apalagi tidak.


Energi perpaduan So Po Ta dan Kim Long ternyata berhasil menyeret paksa keluar raja iblis yang mulai merasa panas bara api yang beda dengan gunung api.


"Sialan kalian!" raja iblis kembali memaki, tidak tahan terus dibakar.


"Ayo cepat keluar! Atau kamu akan jadi debu di dalam sana!" ujar So Po Ta menambah penuh energi tenaga dalam.


Kyaaaa.....


Raja iblis keluar dari tubuh Feng Ni berupa asap sisa pembakaran. Bukan hanya melawan naga dan kakek tua keriput,raja iblis juga diserang dari dalam oleh Feng Ni yang ingin kembali menjadi pemilik tubuh.


Terlihat dalam posisi dikepung dan terjepit, raja iblis melarikan diri seorang diri tinggalkan anak buahnya.

__ADS_1


Bufff.....


Sebelum jauh pergi si raja iblis, Kim Long memberi tanda mata berupa semburan api tepat kena punggung si raja iblis.


"Hmmm!! Dari dahulu yang namanya kejahatan tidak akan menang. Walau berjuta ribu kali menyesatkan, tetap tidak kekal abadi," ucap So Po Ta menangkap tubuh murid kesayangan yang mulai mendarat.


Dan semua manusia vampir dinetralisir dengan sekali auman Kim Long,membalikkan semua kesemula untuk jalani hidup sebagai manusia, bukan sebagai manusia vampir akan pengaruh raja iblis.


***


Manusia yang terbudak dari pengaruh raja iblis mulai kembali kesadaran akan asal mereka. Meski pendengaran dan beberapa panca indera belum dapat berfungsi dengan baik seperti sediakala.


Penglihatan dan pendengaran Fun Cin masih belum beroperasi seperti semula. Semua hanya terdengar dengungan dan samar-samar kabur melihat sekitar.


"Hamba menghatur hormat pada Kim Long," sembah sujud So Po Ta pada wujud baru naga emas yang kurang berjodoh dengannya.


"Bangunlah. Mulai sekarang latih keras keempat muridmu. Tugas baru sedang menanti mereka!" ucap Kim Long berputar mengelilingi ruang istana yang tak berbentuk istana lagi.


"Empat?" tanya bingung So Po Ta,mata ikuti wujud Kim Long berputar.


"Baik. Hamba mengerti maksud anda," So Po Ta sudah tau murid kesayangan telah jadi pilihan takdir sang naga.


Tubuh pingsan Feng Ni dibawa pergi Kim Long dari retakkan bangunan istana untuk mulai jalani latihan super keras.


Karena melihat tujuan Feng Ni sebelum pergi tinggalkan kerajaan Semangi, Kim Long membantu untuk mengabulkannya.


Penyakit misterius yang diderita sang permaisuri hilang hanya dengan tiupan nafas naga.


Selir kesayangan raja juga tidak luput dapat ganjaran karena telah berani berselingkuh dengan seorang jendral yang bersekutu menggulingkan tahta raja saat ini. Dia dibuat penuh busuk menyengat seluruh tubuh, nanah yang keluar tidak akan ada obat penyembuh, kecuali memperbaiki akhlak.


Sedangkan jendral yang berselingkuh, dapat hukuman penyakit kelamin (Sipilis) yang belum seorang tabib yang menemukan penyebab asal penyakit, serta metode obat penyembuhan ,kecuali dengan satu cara yaitu KEBIRI keseluruhan sebelum membusuk dan meninggal.


Beberapa hari setelah semua manusia yang terpengaruh raja iblis kembali dapat semua panca indera mereka,Raja Xiao Se Mang mengadakan investigasi rahasia yang dijalankan oleh biro hukum rahasia.


"Kalian selidiki siapa yang jadi dalang pemberontak beberapa waktu lalu," titahnya pada 2 orang tim investigasi kembar beda wajah.

__ADS_1


"Baik Yang Mulia." serentak si kembar jawab, sambil mengambil plakat stempel kerajaan dan gulungan berisi pesan rahasia.


Tepat sedang membicarakan hal tersebut, kasim tua yang sudah ngikutin raja semenjak menduduki tahta, tampak dirinya berdiri tenang di samping kursi raja seolah tidak ingin ikut campur dalam setiap pembahasan berlangsung dengan siapa pun.


"Kalian segera temukan," titah raja Xiao Se Mang ngizinkan 2 invesgator kembar keluar dari ruang bacanya.


Setelah kedua kembar keluar, kasim tua menyuguhkan secawan teh aprikot.


"Silahkan diminum Yang Mulia " ucap kasim sembari menyuguhkan teh.


Sikap kasim tua yang selalu melayani itu memang lumrah, namun dia tidak tau jika rajanya sendiri mulai menaruh curiga. Karena setiap bahas hal penting dengan beberapa orang undangan khusus dan selalu ada dia,maka inti yang dibahas menjadi boomerang aktif menyerang diri raja sendiri.


"Yang mulia, selir istana barat malam ini ingin menemani anda," kasim tua selalu mengingatkan beberapa jadwal giliran para selir untuk melayani.


"Tidak. Malam ini saya akan ke tempat permaisuri," jawab raja mulai merubah setiap jadwal sesuka suasana hati.


"Baik. Akan hamba sampaikan." kasim tua pun berjalan mundur 5 langkah dan keluar untuk menyampaikan.


"Jangan pikir saya tidak lihat gerak gerikmu, kasim Do," gumam raja Se Mang menukar cawan air.


***


Di tempat lain setelah kondisi fisik Feng Ni jauh membaik, naga emas berukuran minimalis itu mulai melatih Feng Ni dengan kedisiplinan keras.


Waktu istirahat Feng Ni juga diatur sang naga. Jatah makan yang didapat juga amat menyedihkan.


Feng Ni lebih banyak latihan meditasi dan fisik .Saat waktu istirahat tiba, dia harus mengaruk pasir dekat pinggiran laut untuk membuat kolam sedalam 3 meter.


Alat yang digunakan hanya pelepah daun kelapa dan juga sekaligus mempraktek tenaga dalam barunya.


Hasil kerukan pasir yang bercampur tanah belum terlalu membentuk kolam, hanya berupa kerukan tanah permainan anak-anak.


"Kalau pakai cangkul pasti sudah setengah jadi kolam. Ini pakai pelepah kelapa, bisa-bisa baru berbulan-bulan selesai terbentuk," keluh Feng Ni, sudah coba dengan pukulan tenaga dalam masih kurang membantu.


Tapi Feng Ni mau tidak mau harus menurutt apa yang di katakan olah Naga Emas. Dia terus mengeruk pasir dengan menggunakan pelepah kelapa. Sesekali dia menyeka keringat di dahinya. Anggap saja seperti saat bermain bersama teman-teman. Feng Ni membatin.

__ADS_1


__ADS_2