Dragon Warrior

Dragon Warrior
Kasus 20 Tahun Lalu


__ADS_3

Jiwa ratu bidadari yang membelah keluar, mengubah wujud So Po Ta menjadi seorang cendekiawan muda.


"Sekarang kamu bawa ini." ratu bidadari memberikan gulungan hanya berisi stempel dan tulisan sihir.


"Baik." So Po Ta menerima gulungan tersebut dan bersiap berpamitan pada pejabat Lim yang sebelumnya sudah diberitahu bahwa dia akan menyamar dengan wujud lain.


Pejabat Lim sungguh tertegun tidak percaya bahwa So Po Ta bisa membuat wajah tiruan dalam 1 malam, tanpa ada sesuatu bahan pembuat yang diminta.


"Apa ini benar anda,Guru So?" melihat penampilan yang jauh berbeda drastis dengan penampilan sebelumnya.


"Iya ini, saya. Harap penyamaran ini tidak diketahui musuh," mengingatkan akan kewaspadaan.


Pejabat Lim mengangguk dalam kekaguman penyamaran tanpa mengikutkan kerutan kulit menua.


So Po Ta keluar diantar pemilik rumah, layaknya mengantar tamu.


Dalam ilmu tenaga dalam dan kemampuan untuk menaiki awan ajaib, So Po Ta tiba siang itu di istana bertemu raja negeri Semangi.


Seperti pulanya rapat pertemuan yang tidak hanya dihadiri pejabat utama, melainkan juga mengikut sertakan beberapa cendikiawan, So Po Ta mendapat kesempatan baik duduk bergabung langsung.


Dia duduk di pojokkan belakang pada baris belakang juga.


Rapat yang membahas beberapa masalah penting itu tampak tidak penting bagi beberapa orang pejabat koruptor. Jika bisa, mereka ingin melenyapkan orang yang melaporkan masalah terkait.


Beda dengan So Po Ta yang datang dalam penyamaran. Dia tidak hanya ingin beragumen, tapi memberi saran keras pada atasan.


"Masalah ini akan segera ditindak lanjuti " ucap raja Xiao Se Mang nutupi acara rapat sudah 3 jam berlalu.


"Semoga Yang Mulia Raja panjang umur sehat makmur sentosa," seraya orang-orang mengantar raja mereka keluar dari balai ruang rapat.


Belum sempat untuk memberi saran, So Po Ta juga telah untuk memberikan gulungan.


"Kenapa anda ikut, Tuan?" tanya ketus Kasim Do cegah So Po Ta ikuti mereka lagi.


"Maaf. Hamba hanya ingin berikan gulungan surat ini," menyerahkan gulungan pada Kasim Do.


"Hmmm.Kamu tunggu saja." Kasim Do menatap sinis sok berkuasa.


Sementara So Po Ta menunggu di bagian lain sisi istana utama, Kasim Do sebagai kasim pelayan raja enggan menyerahkan gulungan surat dari orang yang tidak pernah bertemu.


"Siapa pula orang itu," gumam sinis Kasim Do menyembunyikan gulungan dalam saku lengan yang lebar dan panjang.


Dia sibuk mengikuti sang raja, untuk mengetahui segala tindak tanduk keinginan raja ke depannya.


Namun bukan raja tidak menaruh curiga padanya. Karena banyak informasi rahasia bocor tanpa ada ikut campur orang di luar berkepentingan.


Agen kembar yang diundang datang juga harus berhati-hati memberi kabar informasi yang mereka temukan dari berbagai sumber.

__ADS_1


"Kamu tolong ambilkan buku yang ada di perpustakaan istana." raja Semangi mengusir halus Kasim Do dari percakapan 3 pasang mata.


"Baik." Kasim Do terpaksa berat hati patuh.


Begitu hanya tinggal 3 orang, agen kembar mulai penyampaian informasi terbaru.


Sebuah surat yang mereka dapatkan juga menjadi bukti adanya fakta telah ditemukan.


"Ini kami dapatkan dari seorang anak mantan pejabat istana yang dilengserkan dengan tuduhan penggelapan dana 20 tahun lalu," agen kembar kurus menyerahkan amplop berisi surat masih bersegel dari pemberi.


"Dengan kata lain, pejabat itu sudah dijebak," tambah agen kembar sedikit gemuk.


"Tidak lama dia keluar jabatan,ada orang suruhan untuk menghilangkan jejak bukti kejahatan orang lain," sambung agen kembar kurus.


"Maksud kalian, anak dari pejabat itu ingin kasus ini diusung kembali?" selesai membaca inti surat.


"Benar sekali Yang Mulia.Salah seorang putri pejabat yang selamat, ingin kami membantunya kembali selidiki kasus lama tersebut." kembar kurus menggebu-gebu siap usut kasus 20 tahun lalu.


"Tapi semua data itu akan sulit kalian cari," raja menatap keduanya penuh semangat membara.


"Tidak masalah bagi kami. Asal Yang Mulia memberi kami kekuasaan menyelidiki kasus ini, kami akan sekuat tenaga menyelidikinya," jawab kembar sedikit gemuk.


"Baiklah.Kalian ambillah plakat ini." raja menyerahkan plakat atau stempel penanda kekuasaan seseorang. "Dengan begini,sama halnya saya yang langsung menyelidiki ulang kasus tersebut," ikut penasaran ingin tau kasus 20 tahun silam, saat baru menduduki tahta belum lama.


"Terima kasih Yang Mulia," sahut mereka terima plakat emas.


"Jika begini, kita bisa selidiki seditel mungkin semua informasi," celetuk halus kembar gemuk.


Kasim Do datang terburu-buru membawa buku yang diminta raja, hanya untuk bisa dapat sedikit informasi selentingan mungkin berguna baginya.


Tok... Tokkkk....


Dia mengetuk pintu dengan nafas putus-putus kelelahan, membawa buku.


"Masuk..." sahut orang di dalam.


"Yang Mulia,ini buku yang dimaksud," meletakkan buku di atas meja.


"Begini Yang Mulia. Rencana kami, kami ingin izin dari Yang Mulia untuk mengadakan ujian bagi sarjana muda menduduki beberapa jabatan dibeberapa sektor yang kosong," ucap kembar kurus,muka serius membahas topik.


"Benar sekali. Dengan begini, pejabat yang sudah mengabdi setengah abad bisa pensiun tenang," tambah kembar sedikit gemuk, ikutan serius memohon.


"Begitu ya?" menatap Kasim Do yang berjalan ke arah belakangnya. "Tapi bukankah para pejabat muda butuh arahan dari pejabat berpengalaman?" pura-pura serius membahas topik lain.


"Maaf Yang Mulia.Hamba sedikit lancang," sela Kasim Do niat untuk menghentikan tindakan tersebut.


"Ya, apa Kasim Do punya saran?" membiarkan umpan masuk dalam percakapan.

__ADS_1


"Akan lebih baik pengangkatan sarjana tahun ini di undur 3 tahun lagi. Selain mematangkan cara berpikir kaum muda, biaya untuk adakan ujian juga lebih hemat," sarannya dengan wajah serius mengalahkan kembar yang natap nantang.


"Mmm.... Begitu ya? Benar juga saran Kasim Do. Beberapa pejabat muda tahun lalu yang diangkat juga kurang paham dengan tujuan mereka," sahut raja berpihak dengan pemikiran kasim.


"Tidak juga Yang Mulia. Mereka hanya beradaptasi dengan cara kerja pejabat sebelumnya." kembar kurus kasih pembelaan bagi pejabat baru.


"Sudahlah. Saya setuju dengan usulan Kasim Do," ujar raja mengibas tangan, biarkan agen kembar keluar.


"Baiklah," sahut lesu muka agen kembar dan keluar.


Wajah Kasim Do berbinar senang, setiap perkataan dia lebih diterima Raja-nya.


Begitu juga agen kembar yang kembali bermuka serius jalankan tugas utama mereka.


Ratu bidadari telah mengetahui kedatangan So Po Ta yang tidak digubris raja. Maka dari itu dia pun turun tangan langsung untuk menyambut kedatangannya.


"Kamu mau pergi kemana, Nak?" tanya ratu.


"Saya ingin menemui Ayah saja, Bu," sahutnya lembut.


"Ibu akan menemanimu."


"Baiklah,jika tidak menganggu kegiatan Ibu," memapah berdiri ratu yang duduk.


2 wanita itu berjalan seiring menuju balai istana utama, dimana raja lebih banyak melakukan banyak tugas hampir seharian penuh.


Sambil berjalan, mereka melihat keindahan istana mewah nan megah tertutup timbunan salju yang tebal setelah dikeruk sebelumnya.


"Ibu kedinginan, ya?" tanya duplikat, memanggil pelayan untuk mengambil jubah tambahan.


"Tidak juga. Kan ada kamu yang menghangatkan hati, Ibu," sahut ratu berhenti,menangkup tangan putrinya yang lebih dingin dibandingkan dengan tangan sendiri.


"Iya. Kita saling menghangatkan," balas duplikat.


Ratu Semangi tertegun,merasakan beda dengan sikap Feng Ni sebelumnya yang akan langsung memeluk hangat tubuhnya.


"Mungkin karena Feng Ni lama tinggal di luar istana," ucap batin ratu mensugesti dengan hal positif.


Apa yang diucapkan batin ratu Semangi, bisa didengar ratu bidadari. Dan untuk cari tau maksud tersebut, ratu bidadari memeriksa memori pikiran yang sedang diputar otak ratu Semangi.


"Emmm, ternyata ini," gumam batin ratu bidadari, jelas lihat penyebab kesedihan terukir di wajah ratu Semangi.


Grebbb....


Duplikat Feng Ni memeluk dengan suasana mirip dalam ingatan memori ratu.


Biar tidak mirip 100 persen, semampunya ratu bidadari membuat pikiran itu berhenti memutar.

__ADS_1


Sedikit manja dan dapat belaian sebagai balasannya, cukup bagi ratu Semangi kembali normal.


**


__ADS_2