Dragon Warrior

Dragon Warrior
Bab 84. Formasi bintang


__ADS_3

"Laksanakan tugasmu!" titah ratu bidadari siap keluar dari raga Feng Ni.


2 wanita beda alam dan kedudukan bersiap untuk bantu sang naga berantas iblis.


Area pertarungan dibentengi dengan mantra spiritual, guna tidak berdampak pada kehidupan manusia akibat bentrokan energi.


Trisula masih belum aktif digunakan oleh Feng Ni, masih perlu beberapa pelengkap untuk aktifkan senjata sakti tersebut.


Raja iblis menoleh ke belakang, lihat pemegang baru Trisula.


"Serahkan Trisula itu!!" hardik raja iblis, menghempas Kim Long jauh.


Trisula tombak berujung atas 3 cabang runcing, dibagian bawah juga runcing dengan pegangan berlilit ring keemasan, tentu jadi bahan rebutan antara 2 kubu.


Kekuatan Trisula yang juga maha dahsyat, juga berpengaruh pada pemakainya.


"Mengapa manusia seperti dia terpilih," umpat marah raja iblis.


Sejarah cerita keinginan raja iblis ingin merebut senjata sakti tersebut, dilandaskan Trisula yang pernah berkuasa dan menjayakan kaum iblis berjuta kalpa silam. Hingga akhirnya ditarik kembali oleh raja langit penjaga 3 alam semesta, dan disembunyikan dalam alam semesta yang luas dan tak dapat ditembus oleh dewa, iblis maupun manusia sakti lainnya.


"Bagaimana pun juga Trisula harus kembali ku rebut!!" raja iblis menggeram serakah.


Zretttt....


Kilatan yang menyerang raja iblis dengan Trisula, merupakan 0.5 persen dari kekuatan tersembunyi senjata sakti tersebut.


"Kerahkan kemampuanmu!!" ujar Kim Long, membimbing dari arah lain.


Pertarungan kian sengit. Darah segar keluar dari ujung bibir Feng Ni yang tertebas pedang tengkorak.


Ratu bidadari juga terhempas membentur batu besar tepat di belakangnya.


Sedangkan Kim Long masih bertarung dengan raja iblis yang menyerang dengan kekuatan tenaga dalam.


Wuzzz...


Syuttt .....


Pukulan energi raja iblis bisa dielakkan Kim Long yang juga menyerang dengan semburan bola api.


Hoshhhh.....


Setiap raja iblis menyerang dengan kekuatan energi, maka Kim Long membalas atau sekedar menghindar.


Pertarungan ini sulit untuk dipastikan siapa yang bakal jadi pemenang. Semoga saja kejahatan dapat dikalahkan, jika tidak alam semesta aka berada dalam naungan kekuasaan iblis.


Dorr....


Ledakan benturan energi telah menghancurkan banyak pohon dan batu besar.


Untung-untung sebelum pertarungan dimulai, ratu bidadari sudah memblokir area pertarungan mereka dengan batasan cukup luas dan jauh dari kehidupan.


"Ratu,kita harus bagaimana?" Feng Ni punya tekad kuat, tapi tenaga sudah terkuras habis.


"Akan saya pikirkan cara terbaik."

__ADS_1


Ratu bidadari berpikir untuk menggabungkan kekuatan dirinya dengan Feng Ni. Selain menambah jumlah kekuatan yang tersisa, mungkin pula tombak trisula bisa aktif seperti konon ceritanya.


"Izinkan saya pakai tubuhmu," ucap ratu bidadari tidak punya pilihan lain selain mencoba segala kemungkinan terkecil.


"Silahkan." Feng Ni duduk bersila,siap menyatu dengan ratu bidadari dalam 1 raga dan jiwa.


Wuzzz.....


Putaran debu memutar selimuti tubuh Feng Ni yang sedang lakukan pengabungan.


Tempat yang sama, Kim Long terus cegah raja iblis untuk mengganggu pengabungan 2 wanita.


Bammmm.....


Ekornya melilit narik raja iblis, lalu membanting keras jatuh ke tanah.


"Sini kalau berani.Jangan hanya berani sama wanita lemah!" ujar lantang Kim Long narik 1 kaki raja iblis, yang ngesot coba raih pedang tengkorak jauh darinya.


"Diam kau cacing busuk!!" kembali memaki,dan garuk tanah berpasir.


Huffff....


Betapa liciknya raja iblis, garukan tanah berpasir itu ditiupkan ke mata Kim Long yang mendekatkan jarak pandang antara mereka.


Sontak ekor yang mengekang raja iblis terlepas.


"Iblis jelek!Sini kauu!!" pekik Kim Long susah ngucek mata kelilipan debu pasir dengan jari berkuku tajam.


Mana mungkin iblis itu mau dengar, selagi ada kesempatan baik maka kesempatan itu digunakannya.


Cahaya pantulan dari tombak semakin memikat iblis yang mengeluarkan cakar-cakar tajam, gigi taring, dan juga tanduk bagian kepala dan atas bibir.


"Senjata itu milikku!" seringai licik raja iblis,tangan ngulur meraih tombak tertancap.


Kurang 5 cm lagi, ya tinggal 5 cm lagi tombak sudah berada dalam genggaman. Namun ternyata fatamorgana yang menciptakan banyak cerminan objek yang sama.


Pusaran debu yang selimuti Feng Ni mengeluarkan api yang juga menambah benteng pertahanan selama penyatuan tersebut.


Yang anehnya, Trisula ikut berputar pada tempat ia tertancap.


Sriinggg....


Cahaya yang keluar dari 3 ujung Trisula,juga mengeluarkan percikan api yang turut membakar Feng Ni .


"Hei iblis jelek! Kemari kau untuk bertanding!" Kim Long sudah merasa bebas dari debu yang masuk mata.


Entah kultivasi siapa yang menuntun siapa naik ke level atas, Kim Long hanya bisa terus cegah.


"Cacing busuk itu jika tidak ku matikan, hanya akan terus ganggu usahaku saja," umpat raja iblis berbalik.


"Ayo kita bertarung." Kim Long berputar menunjukkan keberanian dan keagungan.


"Baik. Hari ini adalah kematian kau!" berlari cepat dengan pedang tengkorak menghunus ke depan.


Goarr.....

__ADS_1


Auman menyapu wajah raja iblis, yang dipenuhi air liur naga bau dan lengket.


Hiatttt.....


Wuzzz.....


Serangan dan tebasan terus menyerang. Raja iblis pun mulai berkamuflase, membelah diriny menjadi 6 bagian duplikat. Sementara yang asli coba raih trisula.


Kim Long mengibaskan sayap disertai semburan api dari mulutnya.


Kobaran api yang besar melawan 5 bagian kamuflase yang setidaknya punya kekuatan sama dengan aslinya.


"Aku terkecoh!" rutuk Kim Long baru sadari dirinya ditipu iblis.


Untuk halangi niat jahat iblis, Kim Long memanggil 3 siluman yang bersemayam dalam tubuh Feng Ni yang juga ditempah untuk naik level.


"Cepat kalian bentuk pertahanan!" titah tegas Kim Long masih harus berurusan dengan 5 duplikat.


Tarantula cepat membuat jaring menyelubungi tubuh Feng Ni. Ular membuat tipu daya penglihatan raja iblis, dan kalajengking meletakkan jarum beracun miliknya dengan radius 1 meter dari tempat Feng Ni duduk bersila.


Selang tidak lama, bala bantuan dari utusan langit turun ke bumi untuk turut basmi raja iblis.


"Kalian beraninya keroyokan," umpat raja iblis terkepung segala arah.


"Letakkan senjatamu dan ikut kami untuk terima hukuman!" ujar tegas dewa perang, memegang pedang dan surat titah raja langit.


"Cuihh...!!!" cibirnya meludahi. "Kalian yang seharusnya bergabung denganku!!" lantang menyahut.


Pasukan dewa masih bisa tenang dengan hinaan awal, yang berarti masih ada 2 kali kesempatan bagi raja iblis.


"Cepat kau tobat. Atau hukuman dari mereka tidak serta merta menyiksa saja," seru Kim Long bersuara gema, sambil lawan 5 duplikat.


"Diam kau cacing busuk!" maki raja iblis, tingkat emosi naik.


Semerbak harum tempat itu mengisi benteng pertempuran.


Tiba-tiba pula Kim Long yang berperang sengit dengan 5 duplikat terhisap oleh energi yang amat kuat.


Lapisan pelindung tubuh Feng Ni ditembus Kim Long yang begitu saja terhisap masuk.


3 kekuatan bergabung dalam 1 tubuh. Sementara 5 duplikat diurus para dewa yang turun ke bumi.


Tranggg.... Tringg .....


Syuzzzz.....


Laga senjata begitu nyaring bergema. Hanya untuk lawan 5 duplikat dan 1 iblis asli, sudah mengalahkan puluhan dewa level 3.


"Bentuk formasi bintang!" titah dewa perang pada dewa dan pasukan tersisa.


Semua berkumpul membentuk formasi bintang yang dimaksud. Dewa perang dan 4 dewa tingkat tinggi lainnya berkumpul pada 1 titik di tengah, sedang dewa level 3 dan prajurit sebagai pion pertahanan sebelum inti kekuatan menyerang.


Senjata berupa pedang dan tombak pun siap menusuk raja iblis begitu mendekati formasi bintang.


**

__ADS_1


__ADS_2