
HAPPY READING ALL...
***
"Yang, kamu jadi berangkat ke Belanda besok pagi?" Tanya Ethan tanpa menghentikan elusan tangannya pada perut Leona.
"Iya"
"Buat apa sih jauh-jauh ke Belanda kalau cuman cekrak-cekret doang!"
"Kesempatan gak datang dua kali" jawab Leona singkat.
“tap___”
“Gak ada tapi-tapian, mungkin setelah aku nikah sama kamu aku gak bakal bisa sebebas ini lagi ini. Aku bakal sibuk ngurus kamu, rumah dan mungkin anak”
“kamu masih bisa kok ngelakuin apa yang kamu suka, pernikahan bukan penjara yang gak bisa buat kamu bergerak bebas dan ngelakuin apa yang kamu suka” jawab Ethan membuat seulas senyum di wajah Leona.
“Maybe”
"Masih sakit gak perutnya?" Tanya Ethan berusaha mengalihkan pembicaraan agar tidak semakin melebar.
Bukannya menjawab pertanyaan Ethan yang terus terulang, Leona justru membalikkan bandannya menghadap Ethan. Melingkarkan tangannya tepat di pinggang sang empu lalu meletakkan kepalanya tepat di bagian dada Ethan.
"Mau tidur?" Tanya Ethan ikut melingkarkan tangannya.
"Iya, kamu berisik"
"Sekarang aku mau cerita, kamu dengerin sambil merem gak apa-apa kok"
"Hem"
__ADS_1
"Semisalkan kamu bisa memilih seperti apa bentuk kisah percintaan kamu seperti di dunia imajinasi, film, atau mungkin dunia novel. Kamu ingin memiliki kisah seperti apa?" Tanya Ethan menundukkan pandangannya.
"Kita akan membuat cerita kita sendiri" jawab Leona, singkat, padat dan menohok.
"Kenapa?" Beo Ethan
"Aku bisa saja memilih kisah Odysseus dan Penelope, tapi aku tidak mau berpisah selama 20 tahun lamanya karena perang yang sedang melanda. Saling menanti dan menunggu satu sama lain" jawab Leona panjang lebar sambil kembali mengeratkan pelukannya.
"Bagaimana kalau kisah Romeo dan Juliet?"
"tragedi kisah cinta klasik. Kisah cinta tentang dua orang manusia yang saling mencintai satu sama lain, namun tak bisa bersatu karena kedua keluarga yang saling bermusuhan dan akhirnya rela mengakhiri hidup masing-masing daripada harus hidup terpisahkan oleh takdir? Jika kau mau silakan tapi aku akan mencari pria lain"
Lagi-lagi jawaban panjang lebar tapi menusuk keluar dari mulut Leona yang membuat Ethan terdiam dengan senyum kikuk.
"Apa maksud mu mencari pria lain" kesal Ethan mendengar penuturan Leona.
"Karena aku tidak mau akhir dari kisah cintaku ditutup dengan elegi atau syair yang berbunyi"
"Aku ingin kisah kita sama seperti kisah baginda nabi Muhammad" lirih Ethan membuat Leona mengangkat kepalanya.
"Kenapa kamu selalu berpikir realistis?"
"Karena memang begitu adanya!"
"Menyebalkan" desis Ethan
"Diam lah aku ingin tidur"
"Iya ini mau diam" ucap Ethan ikut memejamkan matanya.
***
__ADS_1
Suara petikan gitar, bau asap rokok, bisingnya bunyi kendaraan beroda dengan secangkir kopi yang masih berasap menemani lamunan Ethan yang sejak beberapa waktu lalu bergulat dengan pikirannya.
Daniel, Kai dan Nolan ketiga pemuda itu hanya mengamati dalam diam. Tidak ada yang memulai pembicaraan hanya keheningan dan petikan gitar yang menemani tongkrongan mereka di warkop pinggir kota yang sering mereka kunjungi saat pulang sekolah untuk menghabiskan waktu bermain gitar dengan anak jalanan.
"Kenapa?" Tanya Kai memecah keheningan.
"Kalau ada masalah cerita sama kita jangan di jadiin beban pikiran" sambung Daniel sedikit keras yang membuat petikan gitar para remaja jalanan itu berhenti.
"Bener tuh bos kata bang Daniel, kalau bos ada masalah cerita aja sama kita" sahut mereka secara bersamaan.
“kalian tenang aja gue Fine” jawab Ethan di sertai senyuman tulus.
“BTW besok lo jadi ikut gak?” tanya Nolan di angguki Ethan dengan yakin.
“Lumayan 50 juta buat beli amer!”
“Bukannya buat bantu Zain?”
“Masalah biaya nyokap Zain semuanya udah beres, jahat-jahat gini gue masih punya hati pakek uang halal kalau masalah orang tua mah” sahut Ethan sambil menyeruput kopinya.
“Aku gak ngerti sama jalan pikiran orang kaya”
“lo masih terlalu lugu buat ngerti jalan pikiran Ethan”
timpal Nolan menepuk pundak Malik
“Gue balik duluan Calon nyonya masih di apartemen, besok kita kumpul lagi di sini. Satu lagi motor gue jangan lupa di servis” ucap Ethan sebelum meninggalkan tongkrongan mereka.
“Ok siap, masalah servis motor serahin aja sama gue”
“Bos salam buat calon nyonya” pekik mereka di acungi jari jempol oleh Ethan.
__ADS_1
BERSAMBUNG
NEXT OR STOP?