Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
S2. Eps 58


__ADS_3

HAPPY READING ALL


.


.


.


.


“Mereka ada di Bandung, di bagian pelosok kebun karet di ujung kota” Lirih Nara dengan tangan bergetar menghapus air matanya.


Meski sedikit tidak rela untuk memberitahu keberadaan Leona, Nara tetap menyakinkan hatinya bahwa Ethan memang bukan tercipta untuk dirinya.


“Thanks” jawab Ethan cepat sambil beranjak hendak meninggalkan Nara.


“Tunggu...”


Nara membuka tas selempang kecilnya yang ia taruh di bagian sudut kursi dan dengan tergesa-gesa gadis berambut sebahu itu menggeledah tasnya seperti tengah mencari sesuatu untuk ia berikan kepada Ethan.

__ADS_1


“Tempat Dave cukup berbahaya. Benda ini akan berdenyut satu meter dari tempat yang tidak pernah lo duga nantinya. lo harus tau di bagian jalan setapak nanti bakal banyak anak buah Dave yang berlagak menjadi petani gue harap lo gak bakal ngambil keputusan secara tergesa-gesa” tutur Nara memberikan benda bak anting-anting ke tangan Ethan.


“kenapa lo kasih ke gue?”


“Itu alat komunikasi gue sama Dave. lo taruh aja di bagian tubuh yang menurut lo aman , dan gue yakin Dave pasti lupa kalau salah satu alatnya ada di gue. Gue gak mau lo ngerasain apa yang gue rasain. Fighting!!! Pergilah jam 9 malam kalian belum menemukan Leona maka Dave akan menikahi Leona secara paksa” jawab Nara panjang lebar lalu memalingkan wajah dari Ethan lantas meninggalkan pemuda tampan itu dengan tangis yang lagi-lagi ia tahan sekuat mungkin.


“Gue tau lo orang baik” gumam Ethan menatap punggung Nara yang semakin menjauh.


Ada rasa bersalah menyelimuti hati Ethan melihat kepergian gadis yang tidak di sukainya itu, ia kira akan sulit membujuk Nara tapi semuanya salah justru Nara lah yang memberita tahu keberadaan Leona setelah Nara meluapkan seluruh isi hatinya.


Tanpa mereka sadari sosok pemuda tak kalah tampan dengan gigi gingsul sedari tadi melihat interaksi Nara dan Ethan.


“Ini yang bikin gue makin suka sama lo Nara.” lirihnya.


Jam dinding tua menunjukkan pukul 16. 32 WIB Terhitung sudah 2 jam Leona bergerak ke sana kemari dengan pikiran berkecamuk mencari jalan keluar.


“Dasar bedebah!” makinya menghempaskan diri di atas sofa kecil dengan nafas menderu.


Tok..tok.. tok...

__ADS_1


“Selamat sore Nona” sapa wanita paruh baya yang tak lain adalah wanita yang memberikan makanan untuk dirinya beberapa waktu yang lalu.


“saya siapkan air hangat untuk nona membersihkan diri, setelahnya saya akan membantu nona berdandan” ucapnya lagi meski tak di gubris Leona sama sekali.


"Aku hanya ingin keluar dari ruangan terlutuk ini!!"


Mendengar umpatan Leona wanita paruh baya itu terkekeh pelan dengan sesekali menggelengkan kepalanya.


"Nona anda termasuk gadis beruntung yang di pelihara tuan Dave dengan manusiawi, seh__"


belum sempat Wanita itu menyelesaikan ucapannya Leona sudah lebih dulu menyahut " Aku bukan binatang peliharaan!"


"Kau wanita bukan? kau seharusnya tau apa yang tengah aku rasakan!! aku ingin pulang bukan di kurung di tempat ini ya meskipun tuan kalian tidak menyakiti ku sama sekali. tapi siapa tau yang akan terjadi nanti?"


"Nona saya tau betul apa yang nona rasakan, nona tengah gelisah, takut dan khawatir. tapi semua itu tidak akan mengubah fakta bahwa nona akan segera menjadi milik tuan kami" jawabnya di sertai senyum kecil yang bukannya membuat Leona ikut tersenyum justru membuatnya semakin takut.


"Sebaiknya nona segeralah mandi. saya akan menunggu di sini" ucapnya seraya memberikan handuk putih yang terbilang besar untuk Leona kenakan.


"Aku harap Ethan akan tau di mana aku saat ini dan menjemputku dengan semua cinta" Batin Leona penuh harap.

__ADS_1


BERSAMBUNG


Follow ig aku : riyaferizap_


__ADS_2