
HAPPY READING ALL....
"Le, gaun gue sama Gabriel kapan jadinya?" Tanya Agatha
"Satu minggu udah beres kok, lo tenang aja. Gue baru gambar ulang gaunnya soalnya yang kemarin masih ada yang kurang pas"
Mendengar penuturan Leona, Agatha beranjak untuk melihat gambaran gaun pengantinnya yang sudah Leona simpan di dalam laptopnya.
"Bagus banget!!! Ini bahkan lebih dari apa yang gue bayangin. Makasih ya Le lo emang yang terbaik” girangnya memeluk Leona dengan erat.
"Harus bagus dong kan yang nikah bestie gue"
"Ah jadi pengen nangis"
"Tha, gue mau cerita sama lo" lirih Leona duduk ke sofa yang tadi Agatha duduki.
"Lo ada masalah? Cerita aja gue siap jadi sandaran buat lo, atau mungkin ini terkait permintaan gue buat lo ngurus pernikahan gue sama Gabriel?" Tanya Agatha dengan nada yang terdengar tidak enak.
"Bukan, bukan itu masalahnya"
"Terus?"
"Gue udah tunangan"
Bagai di timpa buah durian, Agatha tersentak kaget lalu tertawa terbahak-bahak yang membuat Leona mendengus kesal.
__ADS_1
"Lo mau ngeprank gue?"
"Gue serius, gue udah tunangan. Lo lebih gak bakal percaya kalau lo tau siapa tunangan gue!" Serkas Leona menghentikan tawa Agatha.
"Emang dia siapa? Sampai bisa bikin gue kaget?"
"Ethan Marjorie Everett"
Tidak ada sahutan dari Agatha, gadis berdarah tionghoa itu masih berkecamuk dengan pikirannya.
Otak kecilnya terus bekerja keras mengingat nama yang di lontarkan Leona terasa tidak asing di telinganya.
"Gue kek pernah denger nama nya tapi gue lupa dia siapa" ucap Agatha menatap Leona seakan tengah meminta penjelasan yang lebih rinci.
"Cowok yang gue tabrak di cefe beberapa hari kemarin"
"Lo terlalu berlebihan"
"Apa lo bilang terlalu berlebihan? Leona seharusnya lo sujud syukur bisa tunangan sama keturunan keluarga Everett!"
"Dia bahkan belum lolos SMA, gue berasa jadi tante-tante girang doyan daun muda" kesal Leona membuat Agatha menepuk-nepuk pundaknya dengan tawa yang begitu menggema.
"Hahaha ya ampun lo beruntung banget dapat berondong tajir. Lo tenang aja di luar sana banyak kok yang lebih dari kalian, bahkan ada berita yang gue denger anak SMA nikah sama nenek-nenek bau tanah, mereka gak ada masalah tuh? Atau sebaliknya gadis remaja nikah sama om om"
"Lo mau nenangin gue apa nyindir"
__ADS_1
"Dua-duanya" jawab Agatha enteng di sertai kekehan pelan.
“Gue gak habis pikir apa yang ada di otak Bunda sama Ayah gue, sampai mereka seantusias itu. Dan yang lebih parahnya mereka gak marah Ethan tidur di kamar gue” Ucap Leona mengingat kejadian pagi tadi.
“yang benar om sama tante gak marah?”
Hanya anggukan pelan yang Leona berikan tanda membenarkan pertanyaan Agatha.
“Berarti Om sama Tante benar-benar udah percaya sama Ethan, secara kan lo tau sendiri gimana over posesifnya orang tua lo”
“ya gimana gak percaya orang tuanya aja deket pakek banget sama mereka” ucap Leona tanpa menatap Agatha.
“sekarang gue tanya sama lo, semisalkan ada tiga cowok yang suka sama lo. yang pertama dia selalu ada di saat senang maupun susah dan dia adalah Ethan. Sedangkan yang kedua dia sosok sempurna tapi gak benar-benar suka sama lo sedangkan yang ketiga dia baik dan selalu ada tapi udah jadi pacar orang. Pertanyaannya siapa yang bakal lo pilih?”
“le gak semua cowok itu Brengsek, dan gak semua cowok sama aja” sambung Agatha mengelus punggung Leona.
“nah benar tuh kata temannya tante cantik, gak semua cowok itu sama. Padahal beda orang beda juga, ada yang 20 cm, ada yang 15 cm bahkan ada 10 cm. Dari situ kita udah tau semuanya pasti beda” sahut Ethan yang tiba-tiba masuk keruangan Leona.
“Lo ngapain ada di sini? Bukannya sekolah juga” ucap Leona menghampiri Ethan di ikuti Agatha.
“Ngapain lagi kalau bukan buat ketemu calon istri” jawabnya santai mengulurkan tangan kanannya ke hadapan wajah Leona.
Meski malas Leona tetap menarik tangan Ethan lalu mengecupnya seperti tadi pagi,
“nah kan kalau begini di liatnya adem” celetuk Agatha menaik turunkan alisnya tanda ia tengah menggoda Leona.
__ADS_1
BERSAMBUNG!!!
NEXT OR STOP?