Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
S2. Eps 45


__ADS_3

HAPPY READING ALL...


.


.


.


"Ya, be my girl i will be your man. Will you marry me nona Leona graham?" Ucap Ethan mengeluarkan cincin permata indah di balik saku jasnya.


Bersamaan dengan itu puluhan penari wanita dan pria mulai bermunculan dengan kartu ucapan serta bunga Tulip di setiap kepalan tangan mereka.


"Aku gagal menjadi pria ketika wanitaku menangis" bisik Ethan memperhatikan wajah Leona yang masih menunduk.


Musik klasik nuansa kerajaan mulai terdengar dengan para tamu undangan yang turut memegang lampu kecil berwarna kuning dan putih, sedangkan lampu besar hotel berbintang lima itu sengaja di matikan sehingga membuat suasana terlihat semakin romantis dan tentunya menyenangkan.


Pencahayaan remang-remang dengan bagian terang berbentuk lingkaran tepat di bagian Ethan dan Leona terduduk.


"Terima!!terima!!" Pekik para tamu undangan bersorak ria.

__ADS_1


"Will you marry me?" Ulang Ethan masih berlutut di hadapan Leona.


"Say you love me like you mean it!" Ucap Leona di balas anggukan pasti oleh Ethan.


Dengan pelan Ethan membantu Leona berdiri, mengusap air mata yang masih berlinang di pipi gadisnya itu, lalu beralih merapikan rambut pirang Leona yang terlihat sedikit berantakan.


"Ayo" ajak Ethan menuntun Leona mendekati orang tua mereka.


Di genggamnya dengan erat tangan putih, mulus nan halus Leona seolah-olah mereka adalah satu ya satu jiwa dengan dua raga yang tidak bisa di pisahkan.


"Selamat malam semuanya" sapa Ethan masih dengan menggenggam tangan Leona.


"Malam ini, saya Ethan Marjorie Everett. Putra tunggal dari Vincent Everett dan Mrs. Yulia Yzile Everett di hadapan kalian semua meminta Nona Leona Graham putri dari Mr. James pranata Graham dan Mrs. Laras Graham. Untuk di jadikan istri dan satu-satunya wanita yang akan bersanding dan menemani saya dari hari ini sampai kami di pisahkan ajal kematian!" Tutur Ethan lantang penuh dengan keyakinan.


"Tapi Ayah harap kamu yang akan menemani putriku seumur hidup" sambung James menepuk pundak Ethan.


"Bila nanti kamu sudah tidak mencintai putri kami, jangan beritahu dia tapi beritahulah kepada kami. Kami akan membawanya pulang" ucap Laras menyeka air matanya.


“tolong cintai putri kami, jangan sakiti fisik apalagi perasaannya. Kami sudah merelakan kamu untuk menikahi putri kami segara” timpal James.

__ADS_1


Sudah yakin mendapat restu yang sedari dulu sudah ia kantongi dari Orang tua Leona, Ethan beralih mendekati kedua orang tuanya masih dengan menggenggam tangan Leona.


"Mah, pah. Aku sudah menyelesaikan pendidikanku di Spanyol seperti yang kalian minta, dan seperti perjanjian kita dua tahun yang lalu izinkan aku mempersunting Leona secepatnya" ucap Ethan berlutut di hadapan kedua orang tuanya.


"Tentu, kami juga sudah tidak sabar meresmikan Leona sebagai menantu keluarga Everett" jawab tuan Vincent di angguki Yulia.


"Dari dua tahun yang lalu aku menyukai kamu, aku berusaha selalu menyelipkan namamu di setiap doaku. Aku menyukaimu dan mencintaimu seada-adanya. Sekali lagi Will you marry me?" Tutur Ethan kembali memperlihatkan cincin yang sudah ia siapkan untuk Leona.


"Iya, aku mau" jawab Leona yang berhasil membuat senyum penuh kemenangan terbit di wajah tampan Ethan.


Dengan pelan Ethan memasukkan cincin permata itu ke tangan kanan Leona, lalu di kecupnya cukup lama.


"Dia menangis kah?" Gumam Leona merasakan basah di tangan kanannya.


"Terimaksih Mio amore" lirih Ethan menghapus air mata di sudut matanya.


"Aku memilihmu bukan karena harta, bukan karena rupa, tapi karena rasa nyaman yang tak pernah aku dapatkan dari siapa pun selain kamu"


Mendengar penuturan Leona, Ethan menarik gadis yang ia cintai itu ke dalam pelukannya di iringi tepuk tangan meriah dari para tamu yang ada di sana.

__ADS_1


BERSAMBUNG!!!!


NEXT OR STOP?


__ADS_2