Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
Eps. 8


__ADS_3

HAPPY READING ALL....


SMA Cahaya, Jakarta pusat.


Ethan dengan tingkat kepedeannya yang sudah mendarah daging itu berjalan dengan angkuh menuju kelasnya, jam sudah menunjukkan pukul 09 lebih 30 menit itu artinya satu jam lagi istirahat pertama akan segala tiba.


Langkah kaki jenjangnya tetap lurus menaiki tangga menuju kelasnya yang berada di lantai dua, sesekali Ethan bersiul dengan tangan yang ia masukkan ke dalam saku celana abu-abunya.


"Ethan!" Panggilan dengan suara melengking itu berhasil menghentikan langkah kakinya, dengan malas Ethan membalikkan badan.


"Apa?"


"Lo telat? Gue habis dari toilet" tanyanya dengan suara yang jauh lebih halus terkesan di buat-buat.


"Gue gak nanya tuh lo habis dari mana"


"Ethan lo bisa gak sih lebih hangat sama gue" ucapnya berusaha menarik perhatian Ethan.


Dia Nara gadis cantik yang selalu mencari-cari perhatian Ethan, perawakannya yang Ideal dengan bagian-bagian kencang di tempat tertentu membuatnya menjadi salah satu idola sekolah.


"Lo mau minta di angetin di bagian mana?" Ucap Ethan setengah berbisik dengan badan yang sengaja ia condongkan dengan Nara.


"Di bagian mana pun yang lo suka!"


"Haha Sorry ra, gue gak tertarik ukuran lo masih belum masuk kriteria idaman gue"


Setelah mengucapkan kalimat bernada dingin yang terkesan body shiming kepada Nara, Ethan kembali melanjutkan langkah kakinya.


"Ethan gue kurang cantik? Kurang seksi?" Pekik Nara sebelum Ethan benar-benar jauh.


"Lo kurang waras!" Teriak Ethan di iringi kekehan pelan yang membuat Nara semakin kesal.


Tok...tok...tok...


Meski sekolah swasta besar yang tengah ia pijak itu adalah milik keluarganya, Ethan masih memiliki sopan santun untuk mengetuk pintu terlebih dahulu.


Gelar tuan muda Everett hanya sebagian orang yang tau bahkan wajah Ethan tidak pernah terekspos di media maupun majalah.


"Kenapa telat?" Tanya pak Wiji guru sosiologi yang terkenal killer di SMA Cahaya.


"Mau tau aja apa mau tau banget" ucap Ethan dengan setengah meledek yang membuat Daniel, Kai dan Nolan yang tengah duduk di kursinya menepuk jidad pelan.


"Sana duduk! Kamu ini udah kelas 12 Sebentar lagi lulus jadi bandelnya di kurang-kurangin dikit" peringat Pak Wiji sambil memijit keningnya yang sudah berkerut.


Sedangkan di butik, Leona tengah diam memandangi


Cincin yang melingkar manis di jari tangannya. Kertas-kertas putih dengan gambaran desain masih


Berserakan di meja kerjanya tidak ia hiraukan sama sekali, bahkan desain untuk pernikahan Agatha pun belum ia selesaikan dengan sempurna.

__ADS_1


"Ethan Marjorie Everett, oh tuhan aku belum bisa percaya bahwa dia sekarang sudah menyandang status tunanganku, dia bahkan belum lulus SMA" gumam Leona mengetuk-ngetuk meja dengan genggaman tangannya.


Ting


Suara notip dari ponsel Leona berbunyi,


+6213......


đź“© Assalamualaikum calon istri


Bedebah!!! Dari kalimat yang tertara di layar ponselnya Leona jelas sudah tau siapa pengirim pesan tersebut.


“ini bocah dapat No gue dari mana? ”beo Leona tanpa berniat membalas pesan dari Ethan


Ting....


Masih dari nomor yang sama, dengan niat tak niat Leona mengetik balasan untuk Ethan.


Ethan:


đź“© satu titik dua koma


Gak balas masuk neraka!!


Leona:


📥 Apa?


Ethan:


“sumpah ini orang garing banget” gumam Leona dengan jemari lentiknya mengetik balasan untuk Ethan.


Leona:


📥 masa


Ethan:


đź“© Ramalannya bikin aku senang sekaligus salting,


Soalnya aku meramal kita bakal hidup bersama dengan bayi-bayi yang lucu di tengah-tengah kebahagiaan kita.


Melihat tidak ada balasan dari Leona hanya ada centeng dua berwarna biru membuat Ethan menghubungi Leona meski dengan perasaan dongkol dan kesal.


Dreet.... dreeettt


Ethan Caling....


“jam 10. 15? Mungkin udah istirahat” gumam Leona menggeser tombol hijau tanda menerima ajakan VC dari Ethan.

__ADS_1


“Apa!” ketus Leona menatap wajah Ethan yang tengah cengengesan


“Assalamualaikum dulu babe!” ralat Ethan membuat Leona kembali mendengus kesal.


“Assalamualaikum, ada apa?”


“gak apa-apa, cuman lagi kangen aja”


“gak jelas!”


"Babe aku punya tebak-tebakan" ucap Ethan


"Call me Leona!!you understand" Serkas Leona membenarkan dengan nada ketus.


Seolah-olah tidak mendengarkan penekanan dari Leona Ethan kembali membuka suara untuk tebak-tebakan modusnya.


"Endah apa yang setia banget?"


"Gak tau dan gak mau tau"


"Endaaaaahh Will always love you" girangnya meski tidak di sahuti Leona sama sekali, bahkan wajah wanita dewasa itu terkesan datar tanpa ekpresi.


“ANJIRR!!! Kai, Dan Kalian harus liat Si bos lagi VC sama bidadari gilaaa!!!! Gue iri gue bilang!!!” pekik Nolan yang secara tiba-tiba nongol dari samping Ethan.


“minggir lo ganggu aja!”


Bukannya takut mendapat tatapan tajam dari Ethan, Nolan justru merebut Hp nya yang tengah terhubung dengan Leona lalu membawanya menuju Kai dan Daniel yang juga terlihat begitu antusias.


“Hello tante” ucap ketiganya menyapa Leona yang tengah memasang muka congoh sekaligus bingung.


“eh hai!”


“Gila senyumnya manis banget!” lagi-lagi Nolan berteriak heboh, beruntung hanya ada mereka yang berada di kelas jika tidak sudah di pastikan image mereka yang terkenal kalem, cool akan ternistakan.


"Ayo tebak ukurannya berapa? 38? 40? Atau 45?" Sahut Kai mendapat jitakan yang cukup keras dari Ethan.


"Gak usah tebak ukuran bro! Gue yakin janda dekat rumah lo kalah jauh, tante kemarin juga pasti kalah!" Ucap Daniel


"Siniin hp gue, kalian ganggu aja dasar jombloh!"


Sudah cukup!!!


Leona tidak tahan lagi melihat keributan tiga pemuda berotak mesum di balik ponselnya itu.


Tutt...


"Dasar setan edan!!!" Kesal Ethan melihat sambungan telepon mereka di matikan Leona secara sepihak.


BERSAMBUNG!!!

__ADS_1


NEXT OR STOP?


__ADS_2