
HAPPY READING ALL
.
.
.
Jika Ethan dan Leona tengah berbahagia, bertukar cerita, melepas rindu, berbanding balik dengan sosok pria gondrong yang tengah memukul dinding sekuat tenaganya. Terbukti dari darah segar mengalir di gepalan tangan berototnya, rambut gondrongnya sengaja tidak di kuncir dengan peluh membasi kemeja hitamnya.
Kilatan kemarahan bercampur kecewa jelas-jelas menghiasi wajah tampan pemuda itu, kaca cukup besar sudah ia pecahkan lalu beralih pada banyaknya mainan di dinding yang mulai ia lempar sembarangan. Di bagian sudut ruangan itu pun terlihat banyak botol minuman berserakan.
"Sialan!!! Brengsek!!!" Frustrasinya dengan nafas menderu.
"Tidak ada yang boleh memiliki kamu selain aku, sweety" lirihnya menatap pajangan foto besar Leona yang tertampang jelas di sana.
Hampir sebagian dari kamar bernuansa hitam putih itu di kelilingi wajah cantik Leona, dengan berbagai pose bahkan ada juga beberapa foto yang terlihat di ambil secara tidak diam-diam. Puncak dari kegilaan pria itu ada lukisan wajah Leona di bagian dinding besar tanpa ornamen lainnya di sana.
Terobsesi mungkin kalimat itu dapat mewakili perasaan pria yang beberapa bulan ini bekerja sama dengan Leona, Dave Sanjaya namanya.
Prok... prok.. prokk...
Suara tepuk tangan dari dekat pintu mengalihkan perhatian pemuda itu, di tatapnya sosok gadis berambut sepinggang berwarna hitam sedikit kekuning-kuningan itu tengah menatapnya dengan senyum mengejek.
__ADS_1
"Wow, luar biasa. Kau menghancurkan semuanya? you're crazy!" Decih nya duduk di pinggiran kasur pria itu.
"Dave, wanita sialan itu tidak pantas kau tangisi!" Ucapnya lagi membuat darah pria gondrong itu semakin mendidih.
"Diam kau wanita iblis!" Bentaknya menghampiri gadis yang tak lain adalah Nara itu penuh emosi.
Jujur saja, ada perasaan takut menyelimuti Nara melihat tatapan tajam Dave yang tengah mendekatinya. Hingga tangan besar itu entah sejak kapan sudah mencengkeram leher jenjangnya cukup keras, ingin Nara berteriak meminta tolong tapi itu akan percuma saja. Di ruangan persegi empat itu hanya ada dirinya dan pria gila, Dave.
"Jangan pernah menyebut wanitaku dengan hinaan tak pantas itu, sekali lagi mulut sialan tidak terdidik ini menghina wanitaku habis kau!!" Bisiknya melepaskan tangannya di leher Nara.
"Uhuk.. uhuk.. kau gila Dave! Gila! dasar gila!!" Umpat Nara memegangi lehernya yang terasa sakit dan sedikit membiru.
"Pergi" usirnya tanpa melihat Nara.
"Leona, kamu hanya akan menjadi milikku. Tidak ada yang boleh memiliki kamu selain aku termasuk bocah sialan seperti Ethan!" Gumamnya sambil mencium foto Leona.
***
09.00 Wib
Leona terkekah pelan melihat Ethan yang masih terbungkus selimut tebal di saat matahari sudah memperlihatkan cahayanya. Dengan langkah pelan Leona duduk di pinggiran kasur Ethan, mengamati wajah tampan yang masih terpejam itu dengan sesekali mengelus surai hitam halus Ethan.
"Selamat pagi!" Bisik Leona mendudukkan sedikit badannya tepat di telinga Ethan.
__ADS_1
Bukannya menjawab pemuda dengan rambut acak-acakan khas bangun tidur itu justru menarik Leona sehingga tepat berada di atasnya, di pandangnya mata hazel meneduhkan milik gadis yang ia sukai itu dalam-dalam lalu membalikkan keadaan di mana Leona yang berada di bawahnya.
"Pagi Baby" jawab Ethan memberikan kecupan ringan di kedua belah pipi Leona.
"Sana berdiri kamu berat tau. Ini juga udah siang banget kita harus ke butik!"
"Iya iya bawel, tapi sun dulu"
"Gak ada sun, sun kamu bau belum mandi belum goso__"
Belum sempat Leona menyelesaikan ucapannya Ethan sudah lebih dulu menempelkan bibirnya di atas bibir Leona. Hanya sekadar kecupan singkat di pagi hari setelahnya Ethan beranjak meninggalkan Leona ke dalam kamar mandi.
"Nanti kita lanjutin kalau udah halal!" Ucap Ethan sebelum masuk kamar mandi.
"Nyebelin! Kemarin-kemarin kenapa"
"Kemarin cuman khilaf" teriak Ethan dengan tawa riang yang terdengar di telinga Leona.
Setelah Ethan kelam di balik pintu kamar mandi Leona mulai merapikan tempat tidur pemuda itu dari melipat selimut, menyusun batal dan di akhiri dengan menyiapkan baju yang akan di pakai Ethan.
BERSAMBUNG...
NEXT OR STOP?
__ADS_1
FOLLOW IG AUTOR "riyaferizap_" UNTUK SEKADAR BERCHAT ATAU CURHAT HAHAHA..