
HAPPY READING ALL
.
.
.
.
Ruangan hotel berbintang itu sudah terlihat ramai oleh para tamu undangan, di bagian sisi ruangan tidak jauh dari tempat kedua mempelai berdiri terdapat kursi bundar dengan meja besar di tengahnya. Sengaja di atur di bagian sedikit sudut untuk para orang tua dan keluarga bercengkerama hangat dengan view yang dapat melihat tempat berdansa di tengah-tengah ruangan.
Sedangkan di bagian ujung sebelah kiri terdapat barisan meja makanan dan minum untuk santapan para tamu, pesta meriah dan elegan itu benar-benar membuat para tamu yang hadir di manjakan dan merasa nyaman. Ruangan besar itu tidak hanya di penuh para kologe bisnis, keluarga besar atau para pejabat, namun juga di penuhi para muda mudi yang merupakan teman-teman Ethan dan Leona.
"Mau taruhan gak?" Ucap Nolan menatap Para rekannya yang tengah menikmati hidangan.
"Gak jelas banget lo" sentak Kai
"Coba lo tebak berapa banyak angka nol yang Ethan keluarkan buat pesta ini?"
Tidak ada jawaban dari Kai maupun Daniel, keduanya hanya mengangkat alis ke atas dengan tangan di depan dada.
"Kalau jawaban gue bener?"
"Motor sport baru gue berpindah tangan jadi milik lo" jawab Nolan yakin yang membuat senyum simrik Terbit menghiasi wajah tampan Daniel.
__ADS_1
"Sorry gue gak minat"
"Belagu amat lo, ya udah deh gue tambahin mobil kesayangan gue kalau jawaban lo benar"
Yes!!" Gumam Daniel bersorak riang seraya mengulurkan tangannya ke hadapan Nolan.
"Deal?"
"De…"
Belum sempat Nolan menjabat tangan berurat itu, Kai sudah lebih dulu menarik dirinya menghampiri Ethan dan Leona yang terlihat tengah bercengkeram hangat.
***
"Nanti aja berbagi kasihnya nunggu di kamar" ucap Daniel membuat wajah cantik Leona memerah.
"Acaranya kita mulai ya? Keknya tamu juga udah pada datang semua" kata Kai sambil menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Mulai aja"
Kai mengangguk lalu berjalan menuju tengah-tengah ruangan di ikuti Daniel dan Nolan di sisi kiri dan kanannya, ketig pemuda tampan berjas putih dengan dasi kupu-kupu itu bertugas sebapai pemandu acara pesta pernikahan Ethan dan Leona.
Bukan kedua mempelai tidak mampu menyewa jasa pemandu acara hanya saja ketiga pemuda berlabel sahabat itu bersikukuh untuk turut adil dalam acara pernikahan sahabatnya. Kalau kata mereka mah" pernikahan Ethan dan Leona hanya di gelar sekali dalam seumur hidup tidak afdol rasanya jika mereka datang hanya sebagai tamu undangan"
"Hallo semuanya" sapa mereka membuat para mata beralih berpusat pada mereka.
__ADS_1
Rangkai acara sudah di laksanakan dengan khitmat, sudah saatnya acara hiburan untuk para muda mudi.
"Sekali lagi kita ucapkan happy wedding untuk kedua mempelai, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warohma. Amiin"
"Sebelum kita menutup acara pada malam hari ini alangkah baiknya jika kita membuat tanya jawab pada ratu dan raja kita yang tengah duduk manis di sana. Bagaimana semuanya setuju??" Tanya Nolan mengarahkan pengeras suara yang ia pegang kepada para tamu layaknya seorang aktris yang tengah konser.
"Setuju!!!!!"
Sorak riang terdenger riuh nan heboh, Ethan mengukurkan tangannya untuk membimbing Leona menuju tempat ketiga sahabatnya itu berdiri.
**
"Pertanyaaan ini khusus untuk mempelai pria, apa tanggapan kamu saat mendapati istri kamu tidak bisa memasak? Membereskan rumah? Bahkan mencuci pakaiannya sendiri?" Tanya Kai menatap Ethan penuh rasa penasaran begitu pula para tamu yang juga tidak sabar mendengar jawaban Ethan.
"Kalau makan kan bisa beli? Beres rumah kita juga bisa sewa jasa pembantu? Untuk pakaian kotor kita bisa loundry" jawab Ethan mentap seraya menarik tangan Leona untuk ia genggam.
"Gak apa-apa boros yang penting istri cantik ku ini sehat dan dia tidak terbebani, lagian gue kerja cari uang juga buat dia. Jadi selama dia senang dan sehat ya gue gak masalah. Gue memperistri dia bukan buat jadi babu, tapi buat dijadikan teman hidup dan ratu selayaknya dia sama orang tuanya dulu" sambung Ethan membuat senyum penuh rasa haru bagi mereja yang mendengarnya.
"Gua akan selalu berusaha membuat bidadari cantik ini bahagia dan selalu bahagia"
Prok..prokk…
Tepuk tangan terdengar riuh
BERSAMBUNG…..
__ADS_1