
HAPPY READING ALL...
.
.
.
Dari doa, lalu kata sambutan serta ucapan selamat dari para tamu undangan sudah dilaksanakan tinggal acara party dan serah terima hadiah.
"Le ini dari Ayah dan bunda" ucap James memberikan kunci mobil keluaran terbaru untuk Leona.
"Ayah, bunda aku tidak butuh ini semua, aku hanya butuh doa dan restu kalian di setiap langkah yang aku pilih" jawab Leona menggenggam tangan James dan Laras secara bersamaan.
"Doa dan restu kami sudah pasti selalu mengiri langkah kamu" tutur Laras di angguki James dengan pasti.
Dan dengan langkah pelan pula Tuan Vincent mendekati Leona sambil menggandeng tangan Istrinya.
"Nak hari ini mungkin Ethan belum bisa pulang masih butuh waktu dua tahun lagi untuk kamu bersabar dan terus bersabar, kami harap kamu masih mau menunggu" ucap tuan Vincent dengan suara yang tertahan.
"Pah. Jangan tutupi apa pun dari Leona" serkas Laras membuat seluruh mata menatapnya penuh tanda tanya.
"Maksud Mama?"
"Bukan apa-apa"
"Pah, ada apa? Jangan sembunyikan apa pun dari Leona" mohon Leona menatap manik mata hitam tuan Vincent.
Hening ...
Suana pesta yang tadi begitu meriah tiba-tiba di landa keheningan, tidak ada suara musik maupun tari-tarian semuanya mendadak sepi dalam sesaat.
__ADS_1
"Ini bukalah kami harap kamu bisa mengerti" ucap Yulia memberikan map coklat yang tidak terlalu tebal ke tangan kanan Leona.
“Le ayah harap kamu baik-baik saja setelah tau semunya” sambung James.
Entahlah ada perasaan tidak baik menghantui Leona seakan ada suatu hal yang akan menyakiti hatinya, dengan tangan bergetar Leona mulai membuka map yang ada di tangannya.
"Bun" panggil Leona lirih
"Bukalah" bisik Laras mengelus lengan putri cantiknya itu pelan.
Bagai di sambar petir di siang bolong, butiran air mata lolos begitu saja di sudut mata Leona. Sungguh ini benar adanya atau sekadar prank di hari ulang tahunnya?
Bagaimana perasaan kamu ketika melihat lembaran foto pria yang kamu suka tengah di dalam satu selimut dengan gadis lain?
"In..ini bohongkan kan? Ini prank kan!!" Gugup Leona dengan suara terbata-bata.
"Bun, Ethan bun" frustrasi Leona berhambur kedekapan Laras.
"Spanyol merenggut Ethan dariku!!! Dia dia dia sudah menjadi pria wanita lain"
"Nak, maafkan Ethan"
Tidak ada jawaban dari Leona hanya isakan tangis terdengar pilu mewakili perasaannya, sungguh demi Neptunus bagian dadanya seperti di hujami ribuan belati lalu di injak-injak sampai tidak berbentuk.
God!!! Ini ujian atau ah sudahlah tidak ada yang mesti di salahkan disini.
"Le dengarkan bunda" ucap Laras menangkup wajah Leona yang terlihat menyedihkan.
No! And No
Leona tidak ingin mendengarkan apa pun untuk saat ini, lututnya terasa lemas, kakinya seakan tidak mampu menampung berat badannya. Leona terduduk di lantai dengan air mata yang terus mengalir membanjiri wajah ayunya.
__ADS_1
"Im broken heart!" Gumamnya dengan kepala menunduk
Pengkhianatan macam apa ini, Tega-teganya mereka memberikan foto tak beradap itu tepat di hari ulang tahunnya.
"happy Birthday mio amore" bisik sosok pemuda berkaca mata hitam yang ikut berlutut tepat di samping Leona.
"Happy birthday Happy birthday" ulangnya membuat Leona perlahan menoleh.
Plakkk
"Bajingan!! Kau brengsek!!!" Maki Leona setelah mendaratkan tangannya cukup keras di wajah tampan Ethan.
"Jangan dekat-dekat kau pria cabul!!!"
"Hey hey aku bercanda" ucap Ethan memeluk Leona yang masih meronta-ronta.
"Bercanda hahaha kau gila Ethan!"
"There's Nothing gonna change my love for you" ucap Ethan mengelus punggung Leona yang bergetar di dada bidangnya.
"Dia Daniel" sambung Ethan membuat Leona kembali memungut gambar yang tadi sempat ia jatuhkan.
Ya tahun!!!!!!
Jika di perhatikan sosok yang tengah memeluk Ethan itu memang iya Daniel, Daniel yang di poles menjadi sosok gadis.
"Serious?"
"Ya, be my girl i will be your man. Will you marry me nona Leona graham?" Ucap Ethan mengeluarkan cincin permata indah di balik saku jasnya.
BERSAMBUNG
__ADS_1
YES OR NO?