
HAPPY READING ALL
.
.
.
Leona mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya lampu remang-remang yang masuk ke dalam kornea matanya.
“Shitt” Desisnya memegangi bagian belakang kepala dan bahunya yang terasa sedikit nyilu.
Leona kembali mengingat ingat kejadian yang menimpa dirinya beberapa waktu yang lalu sebelum ia tergelak saat ia akan memasuki mobilnya.
“Selamat malam nona” Celetuk sosok wanita paruh baya yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar tempat Leona berbaring dengan nampan berisi makanan tidak lupa ia menyalakan lampu ruangan persegi 4 yang cukup sederhana itu.
“Anda siapa? Dan saya ada di mana?” tanya Leona menyandarkan dirinya dengan sesekali kembali memijit kepalanya.
Diam...
wanita paruh baya itu tidak menggubris pertanyaan Leona, Ia seakan sengaja menulikan telinganya dan tetap fokus pada nampan berisi makanan yang sajikan di atas nakas untuk Leona.
“Selamat makan nona, saya permisi” ucapnya datar meninggalkan Leona keluar.
Leona perlahan bergerak turun dari kasur, rasa takut bercampur khawatir sedikit menyelimuti dirinya. Aneh rasanya tiba-tiba sudah berada di tempat asing dan ya sedikit mengerikan.
Kaki jenjangnya mencoba bergerak menuju jendela di bagian samping kanan kasur tapi sangat di sayangkan hanya pohon-pohon besar yang menghiasi tampilan pandangan mata cantiknya.
Ceklet...
__ADS_1
“Hi”
Mendengar suara yang terasa familiar Leona menoleh.
“Dave?”
“Yes im”
“Bagaimana keadaanmu? Sudah baikkan?” tanya Dave mendekati Leona yang menatapnya aneh.
“Kita ada di mana?”
“Di tempat yang sulit untuk di gapai Ethan!"
mendengar penuturan Dave yang terkesan berat dengan senyum mengerikan menghiasi wajah tampan itu membuat Leona linglung yang semakin membuat kepalanya sakit.
"selamat makan girls, malam ini ada kejutan luar biasa untukmu"
"Dave!!!! Apa maksud semua ini!!!" pekik Leona menghentikan langkah kaki Dave yang hendak menuju keluar.
"Tidak ada, aku hanya ingin bersenang-senang. Dan tentunya menyakiti bajingan kecil itu lewat dirimu"
"Berengsek!" maki Leona seraya berjalan mundur saat Deve mendekati dirinya.
"Jangan mendekat!"
"tadinya aku tidak ingin mendekati tapi mulut dengan bibir seksi ini sudah berani mengumpat ya! Tiga bulan aku memata-matai kamu tidak pernah aku dengar kamu mengumpat heem"
"Dasar gila!"
__ADS_1
"Ya aku gila! gila karena pesonamu hahaha. sudahlah aku ingin pergi makan lah yang banyak dan siapkan dirimu untuk kesenangan kita malam ini. see you baby" ucapnya dengan sengaja menoel dagu Leona sekilas.
***
*CLUB MALAM KOTA XXX
suara musik belum terdengar begitupun para manusia penikmat dunia
dengan cara yang salah juga belum banyak berkeliaran di sana. hanya ada beberapa orang yang terlihat bercengkerama dengan botol bir di tengah-tengah obrolan mereka. Wajar saja ini masih terbilang sore untuk berkumpul di sebuah club malam.
Ethan mengedarkan pandangannya hingga mata tajam bak elang itu berhenti pada sosok gadis berambut panjang yang tengah menghisap sebatang rokok dengan sebotol bir di hadapannya.
Nara, ya itu pasti Nara" gumam Ethan perlahan mendekat.
Semoga saja gadis liar nan gila ini mau membantu dirinya untuk kali ini sungguh jika bukan karena menyakut Leona gadis yang berhasil menguasai seluruh isi hatinya Ethan tidak akan sudi mendekati gadis ini, ya meskipun cantik dan seksi tapi di mata Ethan tidak ada yang bisa mengalahkan pesona gadisnya LEONA GRAHAM.
"ehem ... ehem" dengan sengaja Ethan berdehem keras yang berhasil mendapat perhatian Nara.
"Ethan.." Lirih Nara menatap Ethan penuh binar di mata coklatnya.
"Gue harap lo bisa bantu gue kali ini, di mana Dave nyembunyiin Leona" ucap Ethan to the point.
"ah soal itu" lirih Nara menggantung ucapannya dengan kepala yang menunduk dalam di sertai air mata yang tiba-tiba mengalir di wajahnya.
"Please help me" Ucap Ethan
"Nara tolong kasih tau gue di mana mereka sekarang, cuman lo yang bisa bantu gue!"
"Kalo gue kasih tau mereka di mana apa bisa lo nyembuhi luka di hati gue? hati gue tadinya emang udah sakit tapi sekarang makin sakit. Hati gue lagi sakit-sakitnya dan lo bukannya respect sama gue tapi malah lo sakitin lebih dalam. Lo gak tau seberapa hancurnya hati gue Ethan!!" teriak Nara menjadi-jadi dengan nafas terputus-putus.
__ADS_1
BERSAMBUNG!!