Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
S2. Eps 55


__ADS_3

HAPPY READING ALL


.


.


.


.


Suasanya kediaman keluarga Everett benar-benar sibuk dengan puluhan para maid yang ke sana-kemari menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan pernikahan pewaris keluarga Everett.


Ini hari kedua menjalang pernikahan masih banyak hal yang harus para pekerja itu siapkan termasuk membereskan sisah-sisah pesta keluarga setelah pelepasan masa lajang Ethan dan Leona semalam.


“Tolong bagian kiri di sudut kamar di ganti dengan lemari kaca yang jauh lebih besar” perintah Ethan yang ikut sibuk menyusun ulang desain kamarnya.


“Oh iya satu lagi bagian kamar mandi buat sesederhana mungkin tapi terkesan elegan”


“Baik tuan muda”


“ok selamat bekerja” ucap Ethan lagi sambil berlalu dari kamarnya.


Ethan dan Leona sudah memutuskan tetap akan tinggal di rumah utama keluarga Everett bersama orang tuanya, meski begitu Ethan tetap menyiapkan rumah sederhana seperti yang di harapkan Leona. Mungkin mereka juga akan sering menghabiskan waktu di rumah sederhana itu.


***

__ADS_1


“Pastikan semuanya seperti yang direncanakan” ucap pemuda tampan yang tidak lain adalah Dave itu dengan angkuh.


“baik bos”


“Pergilah jika kalian berhasil aku akan memberikan bonus yang jauh lebih besar lagi” sambungnya mengibaskan tangan tanda menyuruh mereka harus segera pergi.


“Hari ini kamu akan menjadi milikku hanya miliku”


Huuu...


Suara seruan Nara membuat Dave berbalik menghadap gadis dengan baju terbuka itu.


“Dave berhentilah, ikhlaskan mereka bersama. Kamu tidak akan pernah bahagia jika selalu merebut kebahagiaan orang lain, Ethan jauh lebih dulu mencintai Leona dan kamu. Kamu orang baru yang berusaha memisahkan sesuatu yang tidak akan pernah bisa terpisah” ucapnya bijak sambil menghembuskan asap rokok dari mulutnya membentuk huruf Love.


“Berhentilah berpura-pura menjadi wanita baik-baik. ******!”


“Dasar tidak tau malu” Decih Dave dengan senyum simrik.


“Hei bung jangan lupa kau yang mengambil keperawananku!!!! Jadi siapa yang tidak tau malu dan tidak bertanggung jawab!”


“Jangan pernah membahas tanggung jawab jika kamu juga menikmati permainan itu, gadis bodoh!!” Makinya lagi meninggalkan Nara tidak lupa dengan sengaja menyenggol lengan gadis itu cukup keras.


Setelah Dave pergi Nara hanya tersenyum kecil dengan tangan yang bergerak menghapus air matanya yang tiba-tiba mengalir.


“Setidaknya aku sudah berusaha memperbaiki diri, tidak akan ada yang mau dengan gadis kotor seperti diriku. Makanya aku melepaskan Ethan sebelum rasa sakit semakin menyelimuti hatiku” Nanar Nara.

__ADS_1


Kediaman keluarga Graham.


“Hati-hati lusa kamu sudah menikah” peringat Laras


“iya bundaaaaa. Aku cuman mau ke rumah Agatha tidak akan ke mana-mana”


“see you bunda” pamit Leona setelah menyalami tangan Laras.


Dengan santai Leona mengemudikan mobilnya dan sesekali bernyanyi, ah senang rasanya setelah besok dia benar-benar akan menjadi nyonya di keluarga Everett. Dan akan memulai hidupnya bersama pria yang ia sukai dan pria yang menyukai dirinya.


10 menit berlalu Leona sengaja memilih jalan pintas menuju rumah Agatha, mengingat jalanan ibu kota yang akan begitu macet dan akan semakin membuat dirinya terjebak lama di antara kendaraan beroda belum lagi berisiknya suara klakson para pengemudi yang tidak sabaran.


Cittttt


Hampir saja ia menabrak anak kucing jika ia tidak menekan rem di waktu yang tepat.


Tok..tok..


“Iya, ada apa?” tanya Leona membuka jendela mobilnya dengan perasaan yang sulit di tebak.


“Nona bisa kami ikut menumpang sampai ke rumah sakit XXX, istri saya ingin melahirkan” ucapnya dengan nafas terengah-engah.


Tidak ada jawaban dari Leona gadis itu hanya mengangguk tanda mengiyakan. Di lihatnya wanita berperut besar dengan peluh sebesar biji jagung itu memasuki mobilnya dengan nafas tak teratur.


“Nana bisa cepat sedikit” pinta pria dewasa itu sambil menenangkan istrinya

__ADS_1


“baik pak, tenanglah kita akan segera sampai”


BERSAMBUNG!!!!...


__ADS_2