Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
S2. Eps 41


__ADS_3

HAPPY READING ALL....


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN FOLLOW AKUN IG AUTHOR riyaferizap_


.


.


.


Jakarta, Indonesia


Suara klakson kendaraan beroda terdengar sahut menyahut meramaikan suasana ibu kota. Gadis cantik berambut pirang yang sengaja di buat bergelombang itu tengah fokus pada benda persegi empat yang ia pangku dengan sesekali memijat pelipisnya.


"Kemungkinan kita sampai setelah isyak, di depan ada kecelakaan beruntun" ucap sang sopir dengan pandangan yang masih fokus pada jalanan.


"Gak apa-apa kok pak, lima meter dari sini ada restoran kita mampir sebentar di sana" suara halus mendayu sama seperti dua tahun yang lalu masih terdengar sama.


Leona gadis cantik, bermata hazel berusia 28 tahun itu tersenyum kecil. Menyibak rambut panjangnya ke belakang telinga.


Dua tahun sudah berlalu penantiannya untuk Ethan tersisa dua tahun lagi lalu mereka akan kembali bersama, tidak ada vc, telepon sampai larut malam, atau sekadar bertukar kabar, semuanya terasa hampa dan ada sebagian yang terasa hilang.


"Non kalau ada masalah jangan di pendam sendirian, coba cari teman cerita biar hati non lega" celetuk pak Abi sosok sopir yang sudah menemani Leona dari sekolah dasar.


"Lagi kangen den Ethan ya non" sambungnya membuat Leona terkekeh pelan.


Kangen sudah pasti iya, lautan rindu tengah meluap-luap di sanubari Leona. Ia rindu dekapan, pelukan dan ya sentuhan-sentuhan dari tangan Ethan.


Merelakan sosok yang sudah mengisi hati kita pergi bukanlah perkara muda untuk kebaikan hati.


"Kita batalin semuanya!" Pekik Leona sebelum Ethan keluar dari pintu kamarnya

__ADS_1


"Aku paham" lirih Ethan kembali mendekati Leona lalu mendekap gadis kesayangannya itu penuh cinta.


"Please, tetap di sini"


"Gak bisa yang, aku tetap harus pergi. cantiknya Aku, sayangnya aku gak boleh nangis soalnya di sini" ucap Ethan mengarahkan telapak tangan Leona ke bagian dadanya.


"Di sini ikut terasa sakit, kamu adalah satu-satunya dari banyaknya para gadis yang berhasil membuat detakan jantung ini semakin berdebar-debar, Mio amore" sambungnya bergerak mengelus rambut Leona.


Sekebat bayangan yang sering kali menghantui pikiran Leona, oh ayolah perpisahan macam apa itu tidak ada yang menarik!


...**...


Spanyol, secara resmi dikenal dengan sebutan Kerajaan Spanyol adalah sebuah negara di Eropa barat daya yang bersama Portugal, terdapat di Semenanjung Iberia. Batas darat Spanyol dengan Eropa adalah Pegunungan Pirenia dengan Prancis dan Andorra, Ibu kota negara ini adalah Madrid. Sedangkan untuk mata uangnya menggunakan Euro.


Perbedaan waktu, Daerah Khusus Ibukota Jakarta lebih cepat 5 jam dari Madrid, Spanyol.


"Jadi?" Tanya Kai menautkan kedua alisnya tanda pemuda 178 Cm itu terlihat bingung.


Dengan gerakan cekatan pemuda yang tidak lain adalah Ethan itu memasukkan kembali foto Leona ke dalam dompetnya, secangkir Barraquito menemani tongkrongan Ethan, kai dan Daniel, sedangkan Nolan pemuda mesum itu memutuskan berkuliah ke Hong Kong tanah kelahirannya.


Barraquito merupakan minuman kopi yang memiliki keunikan karena campurannya menggunakan minuman beralkohol. Barraquito menggunakan minuman keras, espresso, susu kental manis, busa susu, dan bubuk kayu manis yang dituang berlapis pada gelas kaca panjang. Biasanya busa susu juga diganti dengan whipped cream dan ditambahkan potongan jeruk sebagai garnish.


"Kepala gue berasa mau pecah, gue masih gak nyangka kita bisa lulus dalam dua tahun? Dua tahun bro!" Girang Daniel menepuk pundak Ethan sedikit keras.


“saatnya berpesta!” ucap mereka secara bersamaan di sertai tawa yang terdengar tiada beban.


“coba Nolan juga ada di sini”


“Gue gak yakin itu kamvret masih perjaka ting-ting kalau dia ada di sini” sahut Kai menghembuskan asap rokok dari mulut dan hidungnya.


Oh ayolah ini kota madrid, minum-minum, **** sebelum menikah sudah biasa terjadi.

__ADS_1


“Gadis Eropa memang berdamage tapi gadis pribumi jauh lebih Ayu”


“Btw gue udah lama banget gak denger kabar si Nara?” Tanya Daniel yang tanpa sadar membuat hembusan nafas kasar keluar dari mulut kai


“Dia masih sering chat gue buat nanyain Ethan, ya kalian tau lah endingnya gimana”


...***...


"Aku pulang!" Teriak Leona seperti biasanya.


Kaki jenjang dengan sepatu berhak tinggi itu berhenti melangkah saat mendengar panggilan dari sosok ibu keduanya, Yulia mama Ethan.


"Baru pulang"


"Mama" panggil Leona menyalami wanita yang mendekati setengah abad itu lalu memeluknya sekilas.


"Gimana butik kamu?" Tanya Yulia sambil menarik tangan Leona menuju gazebo tempat di mana suaminya, dan kedua orang tua Leona berada.


"Alhamdulillah lancar, omsetnya juga naik tiap bulannya"


"Hai girls" sapa Tuan Vincent di sambut senyum kecil dari Leona.


“Good night pah” ucap Leona duduk di samping bundanya.


"Kamu tau kisah kayu dan paku?" Tanya tuan Vincent menatap mata teduh Leona.


"Paku melukai kayu dan palu melukai paku"


"Le kami semua mengerti perasaan kamu, dari gambaran Vincent kamu seharusnya tau kami menyatukan kalian meski terkadang cara kami salah dengan menyakiti kalian"


NEXT OR STOP?

__ADS_1


__ADS_2