
HAPPY READING ALL
.
.
.
Tiga bulan kemudian…
Hari yang di tunggu-tunggu Ethan dan Leona pun tiba. Hari dimana keduanya melepas masa lajang, melepas status gadis dan bujangan menjadi suami dan istri.
Butuh perjuangan yang besar untuk keduanya sampai di tahap ini, mulai dari menghilangkan trauma Leona soal malam mengerikan itu, penolakan Leona yang sempat tidak ingin menikah, belum lagi segala urusan persoalan kehidupan yang mereka lalui silih berganti.
Bali menjadi tempat keduanya melangsungkan pernikahan, hotel besar berbintang lima yang tak lain adalah milik keluarga Everett itu sudah di hias begitu mewah.
detik-detik jarum jam terus bergerak maju yang artinya semakin mendekati Acara yang tengah di tunggu-tunggu. Keluarga besar mereka, tamu undangan baik dari rekan bisnis, teman dekat bahkan teman jauh pun turut bahagia mendengar kabar pernikahan putra putri keluarga ternama itu.
__ADS_1
pernikahan yang di landasi akan Cinta, pernikahan yang akan semakin mempererat ikatan keluarga, pernikahan penuh dengan keikhlas hati kedua mempelai dan kedua belah pihak keluarga.
tidak ada pernikahan bisnis, pernikahan kontrak di atas kertas putih atau segala perjanjian yang di landasi simbosis mutualisme lainnya.
Ethan, pemuda tampan dengan jas putih bersih itu tengah menatap hamparan air laut lewat balkon kamar hotelnya. Tatapan matanya lurus kedepan, senyum tipis terukir dan terlihat begitu jelas menghiasi wajahnya yang semakin terlihat tampan.
"Gak nyangka gue hubungan lo sama tante seksi sampai ketahap ini? Kalian menikah, bahagia, punya anak, dan rezekinya ngalir terus seperti air. Amiin" ucap Daniel menepuk punda Ethan layaknya teman.
"Gue juga gak nyangka, 1 jam kedepan bidadari cantik nan manis yang di titipkan tuhan lewat kedua orang tuanya itu bakal bener-bener jadi milik gue. Bukan cuman fisik cantiknya, tapi semua hal tentang dia" jawab Ethan memutar badan menghadap Daniel.
"Lo bakal jadi sosok suami, imam dan panutan Leona. Usia lo mungkin jauh lebih muda tapi lo udah cukup dewasa untuk jadii kepala rumah tangga. Nanti kalau ada masalah di dalam rumah tangga kalian, selesaiin dengan kepala dingin kalau perlu kita sebagai kaum adam turunin ego buat ngalah. Kita yang ada di sini bakal selalu doain yang terbaik buat lo" sambung Kai panjang lebar.
"Lan, lo gak mau ngasih sepatah dua patah gitu buat Ethan?" Tanya Daniel yang sedari tadi memperhatikan Nolan.
"Huu" helaan nafas berat terdengar dari Hidung dan mulut Nokan.
Bukan tidak ingin memberikan kalimat-kalimat manis untuk Ethan, hanya saja ia merasa linglung dan entahlah sulit rasanya mengungkapkan kata untuk acara bahagia sahabat karibnya itu.
__ADS_1
"Jujur gue bingung mau ngomong apa. Ini acara bahagia dalam hidup lo" ucapnya menatap Ethan dalam-dalam.
"Setelah pernikahan lo kita semua bakal bubar! Lo yang bakal fokus sama rumah tangga lo, kehidupan baru lo. Dan Kai yang bakal lanjutin Studi ke london sekaligus minta restu orang tua Nara, Daniel yang bakal ikut bokapnya pindah dan gue? Than gue bukannya gak bahagia cuman gue ngerasa bakal kehilangan" sambung Nolan meluapkan isi hatinya dengan raut wajah yang sulit di artikan.
Tidak ada jawaban dari Ethan, Kai mau pun Daniel. Ketiganya kompak membisu, membiarkan Nolan menyelesaikan curahan hatinya.
"Gue harap persahabatan kita tetap bakal berlanjut sampai nanti kita punya anak bahkan cucu. Di balik pernikahan lo ini gue mau minta 10 keponakan dari lo! 5 cewek 5 cowok" Kekehnya menepuk punda Ethan.
Demi apapun Ethan ingin sekali menjitak otak Nolan, 10 katanya? Emang dia pikir mencetak anak semudah membuat adonan donat? Dasar gila.
"2 anak cukup ada kb" timpal Kai
"Gila lo. Di pikir Tante seksi pabrik bayi kali ya. pas buat enak tapi proses jadinya susah. 10 anak gak tuh"
"Jangankan 10 keponakan 100 keponakan pun gue sanggup" jawab Ethan membuat tawa di kamar itu menggelegar.
BERSAMBUNG...
__ADS_1
follow ig Ryafrzp_ lalu dm untuk menerima undangan pernikahan Ethan dan Leona haha