Ethan Dan Leona (Mio Amore)

Ethan Dan Leona (Mio Amore)
Eps. 29


__ADS_3

HAPPY READING ALL......


***


Ruangan kedap suara, dominan berwarna putih dengan banyaknya orang-orang berbaju hitam ber senjata di tangannya, menyambut ke datangan Ethan yang baru saja tiba sore itu.


Seperti yang di minta tuan James beberapa Waktu yang lalu Ethan mendatangi kediamannya, ada hal penting yang ingin calon mertuanya itu katakan sudah jelas kode yang seharusnya membuat Ethan jauh lebih berhati-hati.


Pemuda bercelana abu-abu ketat itu tau betul para pria kekar yang tengah berbaris rapi itu adalah ajudan dari Tuan Vincent, papahnya.


"Selamat sore tuan muda!" Sapa mereka serentak menundukkan badan 90° saat Ethan berlalu di hadapan mereka.


"Hem"


"Ada apa?" Tanya Ethan di sela-sela langkah kakinya.


"Saya tidak punya kewajiban dan wewenang untuk menjelaskan apa yang terjadi, anda bisa meminta penjelasan kepada tuan besar" jawab Simon mengimbangi langkah kaki Ethan.


Pikiran-pikiran negatif berputar-putar di dalam pikiran Ethan layaknya slowmo yang bergerak semakin lambat dan semakin membuat kepalanya berdenyut sakit.


"Bagaimana ujian kamu hari ini?" Tanya Tuan James setelah Ethan duduk tepat di hadapannya.

__ADS_1


"Seperti hari-hari yang lalu, terlalu membosankan" jawab Ethan singkat dengan tangannya yang bergerak merogoh rokok di dalam saku celana abu-abunya.


"Putriku tidak menyukai pria yang menghisap nikotin"


"Aku tau" ucap Ethan menghembuskan asap rokoknya ke udara.


"Jadi kapan kamu bersedia di perlihatkan kepada orang-orang luar? Kapan kamu mau papa kenalkan kepada dunia bahwa kamu pewaris satu-satunya keluarga Everett!" Celetuk tuan Vincent yang sedari tadi diam.


"Entahlah, aku belum berniat mengadakan raunian dengan para tikus berdasi di perusahaan papah, para penjilat, para kaparat dan para pria berperut besar" ucap Ethan acuh dengan tangannya yang bergerak mengambil minuman yang di tuangkan Simon.


"Kamu sudah 18 tahun, sampai kapan kamu akan terus menunda dan terus menunda" kesalnya memandang Ethan yang masih acuh dengan keadaan.


"Pah, ini bukan hanya tentang perusahaan dan pewaris! Wanitaku juga akan ikut terjerat jika suatu waktu aku tidak siap menerima serangan. Cukup mama yang pernah jadi korban, jangan sampai Leona ikut merasakan apa yang dulu pernah mama rasakan!" Tutur Ethan yang berhasil membuat tuan Vincent dan tuan James terdiam.


"Apa ayah mau melihat putri ayah terbaring kaku di bangkar rumah sakit?" Tanya Ethan memotong ucapan tuan James.


"Iya, ayah dan papahmu tidak peduli meski Leona harus merasakan apa yang dulu Yulia pernah rasakan. Mau tidak mau kamu tetap akan kami perkenalkan siapa kamu yang sebenarnya, tuan muda Ethan Marjorie Everett" serkas tuan James menekan nama panjang Ethan di akhir kalimatnya.


"Dua minggu lagi tepat di acara ulang tahun kamu yang ke 19" sambungnya.


"Ethan, selama ini papa selalu menuruti apa yang kamu mau dan untuk kali ini kamu yang harus menuruti apa yang papa mau" ucap Tuan Vincent berusaha membujuk Ethan.

__ADS_1


"Aku tetap tidak mau!"


"Maka pertunangan kamu dan putriku pun harus berhenti sampai di sini. Tidak ada pernikahan seperti yang kamu inginkan karena aku akan menikahkan putriku dengan pria lain!"


Demi apa pun dunia Ethan serasa hancur, tidak dan tidak akan pernah ia biarkan Leona di persunting pria lain. Leona Graham hanya akan menyandang marga keluarganya dan hanya dia yang pantas mempersunting gadis cantik nan manis itu.


"Kamu hanya punya dua pilihan, opsi pertama ikuti apa yang papa mu mau dan opsi kedua kamu pergi ke Spanyol menemui Eyang puspa" sambung Tuan James.


“What? Are You serius dady?” tanya Ethan memandang wajah Tuan Vincent dan Tuan James secara bergantian.


“Berapa lama? Berapa lama aku harus pergi? Satu tahun? Empat tahun atau sepuluh tahun? Ayo katakan berapa tahun?”


“Semakin cepat kamu menyelesaikan pendidikan kamu di sana maka semakin cepat juga kamu menikahi putriku!”


"Dengan syarat Leona tidak akan menikah dan menjalin hubungan dengan pria lain selama aku pergi"


"Tergantung, jika kamu belum kembali saat putriku berusia 30 tahun maka aku terpaksa akan menikahkannya dengan pria lain"


“Deal!” Jawab Ethan yakin menyalami kedua tangan pria dewasa itu.


BERSAMBUNG!!!!

__ADS_1


NEXT OR STOP??


__ADS_2