
HAPPY READING ALL
.
.
.
.
.
Detik jarum jam terus berjalan maju yang membuat kegugupan calon pengantin itu semakin terasa. Di dalam ruangan hotel megah yang di hias mewah itu para tamu undangan tengah bercengkerama hangat sambil menunggu acara ijab kabul di mulai.
Sedangkan di kamar pengantin Leona tengah meremas jemari tangannya erat, perasaan gugup, senang dan sedih menjadi satu. Gugup menunggu detik-detik dirinya menjadi seorang istri, senang di pinang sosok pria tampan yang ia sukai dan sedih akan meninggalkan keluarga Graham sekaligus mengganti marga menjadi Ny. Everett.
"Kamu cantik" ucap Bunda Leona dengan sesekali mengelus wajah cantik putri semata wayangnya itu.
kebaya putih dengan hiasan kepala sederhana namun Elegan di padukan dengan aksesoris yang tidak berlebihan membuat aura positif memancar dari diri Leona.
"Bunda" lirih Leona.
"Ethan akan selalu menyinari hari-hari kamu dengan kebahagiaan. Kamu akan menjadi seorang istri, seorang menantu dan seorang anak di keluarga Evrett. Bunda harap kamu dapat menempatkan diri, hormati suami, mertua dan keluarga baru kamu yang ada di sana. Dengerkan apa kata suamimu nanti, jangan melonak apa yang ia minta, dia mungkin jauh lebih muda dari usia kamu tapi, dia adalah sosok kepala keluarga dan akan menjadi sosok ayah dari anak anak kalian nantinya" tutur sang bunda di akhiri dengan mengecup kening Leona cukup lama.
__ADS_1
"Nanti sering-sering main ke sini. Pintu rumah ini akan selalu terbuka untuk kalian" sambungnya.
"Bun" panggil Leona lalu memeluk wanita yang sudah melahirkannya itu dengan sangat Erat.
"Le sayang bunda" isaknya masih membenamkan diri di dalam pelukan sang ibu.
"Sutt jangan nangis. Nanti maku upnya luntur"
"Hari ini Ayah dan Bunda melepas semua tanggung jawab terhadap diri kamu, semua hal yang berkaitan dengan kamu akan beralih tangan kepada Ethan. Tapi, sampai kapan pun kamu tetap putri di keluarga ini, sampai kapan pun kamu adalah berlian yang selalu bersinar untuk kami"
"Le mau menikah dengan Ethan, tapi Le tidak mau meninggalkan Bunda dan Ayah" cicitnya membuat Laras terkekeh pelan.
"Sudah-sudah tidak ada yang akan berubah setelah pernikahan kalian"
"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Ethan Morjorie Everett bin vincente Everett dengan anak saya yang bernama Leona Graham dengan maskawinnya berupa uang 1M, saham 40% dan seperangkat alat sholat di bayar Tunai.”
"Saya terima nikahnya Leona Graham binti James Pranata Graham dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" jawab Ethan lantang degan sekali tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi? Sah?"
"SAH"
Semua para saksi mengucapkan alhamdulillah di susul dengan doa-doa.
__ADS_1
Air mata Ethan tiba-tiba lolos begitu saja saat mendengar kata sah dari para saksi ijab qabulnya. Ada rasa senang, nan lega menyelimuti hatinya.
dia tidak lebay hanya saja rasa senangnya kali ini benar-benar tidak terbendung lagi.
Tak..tak..tak
Suara langkah kaki Leona dengan di apit bunda serta mertuanya mendekati Ethan yang sudah berlinang air mata penuh rasa syukur telah menjadikan gadis cantik nan seksi itu sebagai istrinya, teman hidupnya untuk menua bersama.
"Istrimu sangat cantik bukan" bisik tuan Vincente yang di balas anggukan tanpa ragu dari Ethan.
"Dia bidadari yang akan menemani aku, aku akan menjadikan dia ratu dan akan selalu membuatnya tersenyum dan selalu di selimuti rasa kebahagiaan" jawab Ethan lirih namun masih bisa di dengar orang-orang di sekitarnya.
"terima kasih telah mencintai putriku" timpal James.
Mata tajam bak Elang itu hari ini menatap gadis yang baru saja ia nikahi dengan penuh rasa syukur dan berkaca-kaca.
"Seharusnya aku yang berterima kasih kepada Ayah dan Bunda yang sudah menjaga dan mencintai bidadari ini sebelum aku mencintainya" jawab Ethan seraya mengulurkan tangannya yang hendak di gapai Leona.
"Dengan hitam di atas putih dan disaksikan orang tua, para krabat dan saudara dan di hadapan tuhan yang maha esa. kita telah sah menjadi suami istri. Assalamualikum istriku" bisik Ethan setelah Leona mencium telapak tangannya di balas kecupan cukup lama di kening Leona oleh Ethan.
"waalaikumsalam suamiku" jawab Leona dengan rona merah menghiasi wajah ayunya.
BERSAMBUNG!
__ADS_1