
"Gerbang kedua mata batin aktifkan"
Seorang lelaki dengan memegang pedang di tangan kiri nya
"Kalau boleh tau apa kegunaan gerbang ini kawan" kata yuba perlahan
"Gerbang mata batin dua berguna untuk pertahanan di dalam pertempuran , dan di bagi dalam tiga semester, untuk semester awal adalah pertahanan inti sedangkan semester menengah adalah pertahanan sekunder tapi dalam pertahanan ini aku bisa menghisap jiwa dalam ukuran tertentu tergantung berapa besar kekuatan mu dan di semester akhir adalah pertahanan pelindung untuk semester terakhir bisa di gunakan setelah berhasil membuka gerbang ke empat karena pertahanan pelindung menggunakan skill element"
"Apa kah mata yang mampu melihat aura dan pergerakan energi itu juga bagian dari kalian semua,,???" pertanyaan yuba pada masing-masing penjaga gerbang
"Tidak itu adalah warisan dari leluhur mu, bukan bagian dari kami itu merupakan berkah yang kau miliki " kali ini Lana menjawab dengan tatapan serius
"Itu adalah mata iblis, hanya iblis yang bisa melihat aliran darah dan energi manusia ,karena iblis terkadang juga hidup di aliran darah manusia sehingga membuat manusia berperilaku kejam terhadap sesama nya, semua itu adalah ulah iblis, maka dari itu mata yang bisa melihat aliran darah dan energi itu di sebut mata iblis" pertegas Lana
Setelah semua selesai yuba menarik nafas dengan panjang dan bergegas mencari Afni yang sedari tadi tak kelihatan batang hidungnya
__ADS_1
Jauh dari tempat yuba berada puluhan kendi labu kecil di siapkan untuk seluruh anggota petarung , usut punya usut itu bukanlah tempat air minum biasa, itu adalah tempat untuk mengurung jiwa iblis yang telah berhasil dikalahkan
.................
Hari yang di tentukan akhir nya tiba juga, semua padepokan mengirimkan murid terbaik dari padepokan nya masing-masing, dari padepokan guru Sanusi di wakili Arda ,Afni, yuba, yulia, dan beberapa murid lain nya dan masih banyak lagi deh karena kalau di tulis mungkin akan perlu satu chapter
Arda di pilih sebagai garda depan pasukan penyerangan karena kemampuan nya di atas rata-rata dan pasukan di bagi menjadi tiga bagian, yuba , Afni dan Yulia berada di bagian dua sedang Arda di bagian pertama dan sisanya para guru berada di barisan terakhir atau ke tiga
Sambil menunggu musuh yang datang yuba sedikit melirik ke arah Yulia yang sedang berkonsentrasi menyiapkan kekuatan nya
"Santai saja Yulia kau tak perlu tegang begitu kan ada aku di sini" kata yuba
"Aku yang akan melindungi mu"
"Terima kasih kak yuba" jawabnya kembali
__ADS_1
Afni yang dari tadi memperhatikan tingkah laku yuba merasa geram karena di situasi yang seperti ini yuba masih bisa menggoda perempuan apalagi di depan Afni langsung
"Dasar mesum masih sempat sempatnya menggoda Yulia , emank aku kurang cantik apa" guman Afni dalam hati karena merasa di cuekin
"Kalau kau masih bercanda di saat seperti ini aku sendiri yang akan membunuhmu.....dasar mesum" teriak Afni yang sedang naik darah
"Aku serius ingin menjaga Yulia, apa itu salah..,,??? ,apa kamu juga mau aku jaga,,,????? Kalau mau bilang saja" jawab yuba dengan santai
JLEEEPPPPP......... satu tendangan tepat mendapat di mana masa depan yuba di gantungkan
"A......A......Apa yang kau lakukan, kau selalu menendang nya, apa nanti kau tak membutuhkan nya" kata yuba sambil memegang sesuatu yang sangat penting baginya
"Lebih baik kak yuba menuruti kak afni dan berkonsentrasi melawan musuh nanti" pinta Yulia
"Kalau kau yang meminta aku tidak akan menolak" jawab yuba
__ADS_1
Matahari mulai menutup cahayanya dan sebentar lagi bulan akan menampakkan keindahan nya ini adalah waktu yang tepat bagi para iblis keluar dari tempat persembunyiannya Karena sudah tak ada lagi sinar matahari yang bisa menggoreng kulit cerah nya hehehehe
Waktu yang di datang tiba tiba sebuah simbol membentuk lingkaran besar muncul di permukaan tanah dan sosok iblis mulai keluar satu demi satu dan mulai menyerang ke semua sudut kota