Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
seperti pecundang


__ADS_3

Kini tak cuma kekuatan saja yang berubah, suara yuba pun juga ikut berubah membuat lawan di depannya merasa aneh dengan sosok manusia dengan aura dan kekuatan iblis "apa yang sebenarnya terjadi" guman nya dengan memandang ke arah yuba


"Majulah atau aku yang akan mengambil ajalmu" sosok yuba yang berubah menjadi iblis kini mulai menyerang maju


Sang lawan tak mau kalah dia menggunakan pedang besar untuk menahan serangan milik yuba


Kedua kekuatan beradu untuk beberapa saat dan membuat keduanya terlihat imbang dalam pertarungan jarak dekat


Iblis yang masih penasaran dengan energi yang datang tiba-tiba dalam diri seorang manusia yang merubah wujud dan aura nya menjadi iblis masih belum bisa diterima dengan akal


Walaupun iblis tak memiliki otak untuk memikirkan hal itu tapi tatapan yang berubah sejak perubahan yang di alami yuba begitu terlihat


Ketua guru panca mengambil sesuatu lagi dari balik sakunya, terlihat sebuah kantong kecil keluar dari dalam sakunya


Iblis yang tak memperdulikan apa yang dilakukan oleh guru panca mulai maju menyerang, kali ini setiap pergerakan nya lebih cepat dan terlihat seperti samar dan bahkan hampir tak terlihat

__ADS_1


Ketua guru panca mengawasi daerah sekitar, tapi satu serangan tak terlihat membuat tubuhnya terpental cukup jauh


Setiap serangan iblis itu tak mampu di tahan atau pun di balas oleh ketua guru panca


Darah mulai keluar dari pelipis dan mulut ketua guru panca, membuat beberapa kali ketua guru panca harus mengusap agar darah yang keluar bisa bersih dan tak menggangu konsentrasinya


Iwabe dan Edmund hanya menjadi penonton dalam pertarungan ini, tak sekalipun bergerak dari tempatnya bersembunyi seperti pecundang


Sebuah trisula diambil dari belakang punggung iblis yang mulai menyiapkan serangan dengan kekuatan penuh, ketua guru panca bersiap dengan kuda kuda dan energi yang menyelimuti tubuhnya


"Dalam keadaan seperti ini kau masih bisa menyombongkan diri manusia" senyum tipis terlihat dari raut wajah iblis


Berbeda dengan serangan sebelum nya, Kali ini gerakan nya hampir tak bisa dilihat oleh ketua guru panca


Merasa energi yang begitu tu kuat mengarah ke arahnya ketua guru panca mengambil sesuatu dari kantong kecil yang tadi dia keluarkan

__ADS_1


Sebuah serbuk kristal putih dia sebarkan ke arah semua penjuru mata angin berulang kali


Dan bisa terlihat sebuah bayangan dengan berselimut serbuk putih yang di sebarkan oleh ketua guru panca mengarah tepat di depan nya


Energi yang menyelimuti ketua guru panca kini berubah menjadi perisai sebagai pelindung dari serangan yang dilancarkan oleh sosok iblis


mata iblis itu terbelalak tak menyangka serangan yang lebih besar dari sebelumnya kini malah bisa ditahan dengan mudah


"tak mungkin" kata yang terdengar keluar dari mulut ublis


"element angin pedang angin delapan arah" sebuah pedang dengan delapan ujung menembus kulit tebal iblis yang ada di depan nya


iblis yang merasakan luka memaksanya mundur beberapa langkah ke belakang, dan memandang darah hitam yang keluar dari sela sela luka yang di terimanya


"aku semakin tertarik dengan pertarungan ini, tunjukan kekuatan mu sebelum aku menghabisi nyawamu" iblis yang menguasai tubuh yuba berkata dengan nada sombong

__ADS_1


"akan aku bungkam kesombongan mu manusia" energi yang begitu besar lebih besar dari semua energi yang sebelumnya terkumpul dan membentuk sebuah bola energi dengan seluruh kekuatan yang dimiliki


__ADS_2