
"Apa itu belum cukup membuat mu sadar bahwa kami jauh lebih kuat dari mu" kata yuba
"Jangan sombong dulu manusia kalian mahluk yang selalu merusak tatanan alam tak perlu bertingkah di hadapanku" sahut iblis itu
"Seharusnya kata itu lebih pantas untukmu, sebagai iblis yang selalu mengusik kehidupan manusia seharusnya kau menyadari ucapan mu adalah salah" yuba menanggapi nya dengan nada serius
Jauh di tempat yuba berada terlihat tiga manusia berumur setengah abad berada di suatu cafe terlihat diantara mereka Salim terdiam dan enggan seolah berkata
"Apa kita seharian akan seperti ini" salah satu dari mereka mencairkan suasana
"Mungkin lebih baik begitu" sahut yang lainnya
Mereka adalah para ketua guru padepokan yang diundang salah satu dari ketua guru padepokan lainnya
Raji seorang ketua guru padepokan yang memiliki niat akan maksud nya mengundang ketua guru lainnya
"Katakan tujuan mu mengundang kami semua kesini" dia adalah dirman ketua guru dari salah satu padepokan
"Jangan terburu buru kita nikmati waktu santai kita saja dengan meminum teh atau apa saja yang bisa membuat kalian bahagia" Raji mulai menunjukan sikap egois nya
__ADS_1
"Kau bisa bersenang-senang di tengah ke adaan seperti ini" ketua guru dirman menangapi nya dengan serius
"Bila kau bersimpati seharusnya kau ikut dengan sanusi" kata Raji dengan nada tinggi
"Bahkan kau tak mengirimkan wakil dari padepokan mu" sambung nya
"Jaga bicaramu aku melakukan itu karena aku tak ingin membunuh mereka dengan sia sia" ketua guru dirman menanggapi perkataan Raji
"Terus terang saja bahwa murid padepokan mu itu terlalu lemah kan, itu kan maksud mu" ketua guru Raji menyindir ketua guru dirman
"Apa kau mau mencoba kekuatan ku" ketua geru dirman berdiri sambil mengeluarkan aura membunuh
Dia adalah ketua guru sayfudin yang lebih dikenal dengan nama ketua guru say adalah salah satu ketua guru padepokan juga
"Ada apa kau mengundang kami semua" ketua guru say mulai bosan dengan situasi yang terjadi
"Baiklah aku akan mengatakan nya tak perlu berlama-lama"
"Aku ingin membicarakan bila nantinya ketua guru Sanusi tak kembali aku ingin kalian mengakui ku sebagi pemimpin dari setiap padepokan" sambung ucapannya
__ADS_1
"Kau terlalu dini untuk mendeklarasikan kemenangan mu" sahut Ketua guru dirman yang tersenyum melihat pernyataan ketua guru Raji
"Jadi apa kalian tak suka bila aku menjadi penggantinya" ketua guru Raji menanggapi pernyataan dari para ketua guru lainnya
"Aku bukan nya tak setuju tapi mereka baru berangkat beberapa hari yang lalu, jadi itu masih belum bisa memastikan bahwa Meraka tak akan kembali" ketua guru say memberikan masukan pada ketua guru Raji
"Apa kau setuju bila Raji menjadi pemimpin kita say" perkataan Ketua guru dirman membuat Raji naik darah
"Aku tak masalah siapapun yang menjadi pemimpin asal memiliki tujuan yang bisa memajukan negara ini" ketua guru say menanggapi perkataan Ketua guru dirman
Terlihat dari ketiga nya hanya terdiam menatap satu sama lain tanpa ada yang berkata
"sepertinya sampai disini dulu pembicaraan kita" ketua guru dirman berdiri dan meninggalkan ketua guru yang lainnya
"aku juga harus pergi mungkin lain waktu kita bisa memulai kembali pembicaraan ini" ketua guru say pun pamit dan meninggalkan ketua guru Raji sendirian
dalam batinya ketua guru Raji bersumpah akan melenyapkan mereka berdua jika nantinya mereka menolak kerja sama ini
..................
__ADS_1