Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
sebelah mata


__ADS_3

"**Sebenarnya ayah siapa,,,???"


"Mengapa paman guru Sanusi berharap ayah bisa membantu nya,,,??"


"Tolong jelaskan ayah" yuba mengakhiri pertanyaan nya


"Terlalu panjang bila harus ayah jelaskan sekarang, nanti setelah semuanya selesai ayah akan mengatakan semua padamu" jawabnya


"Tapi apa ayah tau tentang darah iblis yang ada dalam diriku ini,,,???" Yuba yang belum puas dengan jawaban ayahnya mencoba bertanya kembali


"Satu hal yang harus kamu tahu darah iblis itu adalah warisan takdir dirimu juga takdirku"


Mendengar jawaban ayahnya yuba mencoba memahami ternyata ayahnya juga memiliki darah iblis sama seperti dirinya


"Baiklah ayah aku akan menagih janji ayah setelah semua selesai, ayah harus memberi tahu semuanya"


"Ayah berjanji padamu anak ku"


Tiba tiba ibu nya mengajak yuba pergi ke sebuah kamar yang ada di belakang rumah , kamar itu terlihat rapi tapi dari dulu tak ada yang menempati hanya dibersihkan setiap saat

__ADS_1


Yuba bertanya pada ibunya mengapa dia mengajaknya ke sini


Ibunya pun diam dan terus mencari sesuatu di balik almari


Yuba semakin tak percaya bahwa banyak rahasia yang tersimpan di rumah nya sendiri


Setelah lama mencari tiba tiba almari itu berbalik dan membentuk sebuah tempat penyimpanan benda


Setelah di buka berbagai macam senjata ada di dalam nya, namun hanya satu senjata yang membuat ia takjub


Senjata yang mampu mengeluarkan cahaya terang seperti pedang mainan anak kecil yang sering di jumpai di kios kios mainan


Berkonsentrasi lah pedang ini bisa menyatu dengan tubuh mu dan akan keluar bila kau membutuhkan nya


Yuba hanya mengangguk karena terlalu banyak mistri yang dia lihat hari ini


mulai guru Sanusi yang tampak akrab dengan keluarga nya tentang ayahnya yang seakan menyembunyikan sesuatu darinya dan ibu nya yang tiba-tiba memiliki sebuah pedang dari leluhurnya


karena selama ini yuba tak pernah bertemu dengan saudaranya baik itu dari keluarga ayahnya atau pun dari keluarga ibunya

__ADS_1


tiba tiba ibu nya berkata bahwa pedang itu adalah warisan dari leluhur nya, semua nya membuat yuba pusing dan tak bisa bisa berfikir lagi tentang apa yang sebenarnya terjadi di keluarganya


Sekarang istirahat lah besok kita akan pergi bersama sama


Setelah matahari terbit dan ayam jantan sudah mulai berkokok yuba sudah siap dengan tubuh dan jiwa nya


Tak berselang lama sebuah mini bus berhenti di depan rumah yuba


Satu per satu mereka turun dari dalam kendaraan mereka adalah Arda wakil ketua padepokan dibawah pimpinan guru Sanusi dan juga Yulia adik dari Arda


Ketua guru Panca dan seorang gadis bernama Indri seorang ahli medis dan juga murid langsung dari ketua guru panca


Iwabe dan Edmund masing-masing adalah murid dari perguruan yang di bawahi oleh Raji


Dan yang terakhir ketua guru Sanusi dan beberapa peralatan tempur yang siap untuk dia bawa


Yuba sendiri yang notabenya adalah murid baru di bawah pimpinan guru Sanusi dianggap sebelah mata oleh para murid senior tapi yuba tak mau kalah dalam hal pertarungan


Setelah semua berkumpul ayah yuba berpesan agar jangan sampai terpisah karena itu sangat berbahaya

__ADS_1


Tak menunggu lama ayah yuba mulai merapal mantra tiba tiba munculah lingkaran dimensi**


__ADS_2