Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
posisi tengkurap


__ADS_3

Guru Sanusi yang mendekat di bawah kaki gunung melihat seberapa berartinya yuba dalam hidupnya


Sampai-sampai dia harus berjuang menaiki sebuah gunung dengan tangan kosong, dan tanpa persiapan sedikitpun


Mata Afni terbuka lebar melihat sosok manusia sudah tak bergerak didalam retakan tanah yang dia tuju


Afni bergegas mendekat ke arah sosok manusia itu karena posisinya tengkurap jadi wajah dari manusia itu tak terlihat


Membuat Afni harus menjangkau tubuh manusia itu dan membalikan badannya, saat sosok manusia itu diangkat, air mata Afni semakin deras karena melihat yuba sudah tak bisa bergerak sedikitpun


"Toloooonggggg" suara itu terdengar melengking dari atas gunung, membuat guru Sanusi yang mendengarnya bergegas menuju ke tempat Afni berteriak


Saat guru Sanusi berada di atas gunung bersama dengan Afni dan Yuba , sesegera mungkin guru Sanusi membawa yuba turun dari atas gunung dengan menggendongnya


Sesampainya di kaki gunung, Indri secepat mungkin mengalirkan energi kehidupan dalam tubuh yuba, tapi semua terasa sia-sia karena kondisi tubuh yuba semakin kritis


Pangeran WAYNE, putri TSAFRINA dan Eowyn mendekat ke arah yuba


"Dia memiliki jiwa dan energi dari iblis dan malaikat hanya pemilik jiwa dan darah yang sama yang akan bisa mengembalikan kesadarannya" perkataan putri TSAFRINA memecah kecemasan diantara semuanya


Saat mendengar penjelasan dari putri TSAFRINA, semua mata tertuju pada satu orang yaitu Eowyn


Afni berjalan ke arah Eowyn dan langsung bersujud di bawah kakinya

__ADS_1


"Kak Eowyn, tolonglah dia" hanya itu yang terucap dari bibir Afni berulang kali


Eowyn melihat ke arah kedua orangtuanya, dan orang tuanya mengangguk saat Eowyn memandang ke arah nya


"Tanpa kamu minta, aku akan menolongnya" mendengar perkataan Eowyn membuat Afni berdiri dan memeluk Eowyn dengan sangat erat


Semua orang yang berada di sana tersenyum, mendengar perkataan dari Eowyn dan sangat berharap banyak padanya


Eowyn berjalan ke arah yuba yang berbaring di atas tanah , dari tangannya keluar cahaya berwarna putih dan segera menyelimuti seluruh tubuh yuba


Tiba-tiba sebuah energi datang dari dalam reruntuhan tembok istana neraka, semua orang tercengang dengan kehadiran dari sosok tersebut


Seekor ular besar keluar dari dalam reruntuhan , pangeran WAYNE dan putri TSAFRINA bersiap menyerang ke arah ular raksasa tersebut


"Ma....maaf bila kedatangan ku mengagetkan" ketua guru panca tersenyum dan meminta maaf karena sudah mengagetkan semua rombongan dan semua orang menghela nafas panjang setelah adegan menegangkan itu berakhir


Setelah beberapa saat Eowyn mencoba menyembuhkan yuba, tubuh yuba sudah sedikit demi sedikit mulai membaik


Matanya sudah bisa terbuka walaupun belum sepenuhnya, jari jari tangannya juga mulai bergerak, membuat senyum diwajahnya Afni kini terlihat indah


Sudah hampir satu hari lamanya tubuh yuba berada dalam balutan cahaya putih milik Eowyn, dan terlihat semua sudah kembali seperti sedia kala


Yuba hanya perlu bermeditasi untuk memulihkan tenaganya yang sempat hilang, saat menggunakan energi terlalu banyak saat pertempuran melawan raja iblis yang juga sebagi kakeknya sendiri

__ADS_1


Kini yuba sudah mampu berdiri, walaupun masih harus dipopong oleh guru Sanusi, tapi itu hanya masalah waktu untuk dia bisa berjalan sendiri layaknya sebelumnya


Yuba kembali duduk bersila dan bermeditasi, untuk mengembalikan kekuatannya selama kurang lebih dua hari lamanya


Guru Sanusi dan semua rombongannya mendirikan bangunan sementara di dekat yuba bermeditasi, sambil menunggu yuba menyelesaikan meditasi nya Indri kembali merawat Arda yang memang terluka parah saat menghadapi Lucifer


Ketua guru panca terlihat sedang membaca buku besar, buku yang dia dapatkan dari lab di bawah tanah milik istana neraka


Sebenarnya sekaligus menemani guru Sanusi menyelamatkan Afni, ketua guru panca juga mempunyai niat tersendiri, yaitu mencari resep-resep pengobatan yang dimiliki oleh ras iblis


Buku itu sangat berguna saat dirinya kembali ke dunia nyata, dan akan membuat ramuan dengan berdasarkan sample dari setiap ramuan yang dia bawa


Sedangkan Afni masih tetap duduk memandangi yuba yang sedang bermeditasi, ditemani oleh Yulia yang berada di sampingnya


"Kak Afni, apa kau sangat mencintai kak yuba...???" Perkataan Yulia memudarkan lamunan Afni


"Sepertinya begitu, karena aku selalu rindu saat jauh darinya, tapi saat aku dekat dengannya, aku tak tau harus berbuat apa" balas Afni dengan mengatakan apa yang ada dalam fikirannya


"Jadi apakah seperti itu cinta kak..???" Yulia kembali mengulang pertanyaan nya


"Emmmm.....aku sendiri juga tidak tau, tapi aku merasa nyaman bila dia ada di samping ku" jawab Afni dengan lemas karena ini adalah perasaan pertama yang dirasakan Afni pada lelaki selain ayahnya


Yulia hanya terdiam mendengar penjelasan dari afni, padahal dalam hati Yulia dia sangat menginginkan yuba menjadi kekasihnya, tapi melihat ketulusan hati Afni yang sangat mencintai yuba, membuat Yulia berusaha sekuat mungkin untuk memupus harapan nya untuk dapat mendapatkan hati yuba

__ADS_1


__ADS_2