
Setelah cahaya itu diusapkan pada seluruh tubuh yuba kini yuba seperti berada dalam sebuah istana megah dengan warna serba putih
Yuba tak tau tempat apa yang di datangi nya, tapi yang yuba lihat sebuah kursi besar kosong tanpa pemiliknya
Ruangan itu seperti aula singgasana sebuah kerajaan, tapi anehnya tempat itu tampak sepi seperti sedang ditinggal mudik penghuninya
Yuba berjalan menyusuri setiap sudut ruangan tersebut, tapi tak dia temui satupun orang, bahkan yuba mencari petunjuk di setiap sudut ruangan siapa tau ada papan yang menunjukan denah tempat tersebut
Langkah yuba tiba-tiba terasa sangat berat entah apa yang terjadi saat ini tak seperti waktu pertama dia datang ke tempat ini
"Siapa kah engkau anak muda...???" Tiba tiba suara lelaki tua muncul di belakang punggung yuba
Yuba sekuat tenaga membalikan badannya dan mencoba mencari tau sebenarnya dia saat ini berada di tempat apa
"Ma..ma..maaf pak, sebenarnya ini tem....Pat apa ya...????" Setelah bersusah payah yuba bicara dia lalu mengambil nafas panjang
__ADS_1
"Di sini singgasana para malaikat" lelaki tua itu hanya menjawab singkat tanpa memberikan penjelasan bagaimana cara yuba keluar dari tempat itu
"Apa yang kamu lakukan disini...????" Lelaki tua itu menyambung perkataan nya, tapi kali ini dia mencoba menanyakan alasan yuba berada di sini
"Aku hanya di suruh oleh seseorang, tak tau suara siapa itu tapi itu berasal dari dalam tubuhku" yuba menjelaskan asal kejadian sehingga dia bisa sampai ke tempat ini
"Kedatanganmu kemari sudah di tunggu ratusan tahun anak muda , bahkan kini aku sudah setua ini kau baru datang sekarang, bagaimana bisa aku mengambil titipan untukmu sedangkan kondisi sudah setua ini, apa kau mau lihat aku mati terjatuh dari atas tiang itu" lelaki tua itu menjelaskan semua yang terjadi, dan menunjuk sebuah peti kecil berwarna putih
"Biar aku sendiri yang mengambil, kakek beristirahat saja di sini" yuba mulai berjalan menuju ke arah tempat peti itu berada
Lalaki tua itu hanya tersenyum dengan tingkah yuba yang tetap memaksa berjalan walau terasa seperti orang yang menahan beban berat
"Keluarkan semua energi dalam tubuhmu jangan sisakan sedikitpun karena itu lah jalan satu-satunya" teriak kakek tersebut
"Bangkitlah dan bantu aku" yuba mengeluarkan semua kekuatan nya, dan saat ini sosok iblis dalam tubuh yuba pun bangkit karena segel penghalang tubuh yuba sudah lenyap
__ADS_1
Yuba semakin kencang berteriak tubuh nya yang sebelumnya dalam mode malaikat kini berubah berwarna sedikit hitam dan satu tanduk muncul di atasnya
Yuba tak melihat lelaki tua itu setelah kekuatan dan wujudnya berubah
Yuba kembali berjalan tapi kali ini perjalanan hanya membutuhkan waktu lima detik untuk bisa mengambil peti kecil berwarna putih dari tempat nya
Saat kotak itu dibuka oleh yuba dua cahaya putih masuk ke dalam mata yuba, "mata ku apa yang terjadi" teriak yuba sambil memegangi kedua matanya
Di pandangan Lucifer sosok yuba yang sebelumnya bermeditasi kini terbalut sinar kuning yang sangat terang
Lucifer dan raja iblis tak tau apa yang sedang terjadi, bahkan ayahnya sendiri tak tahu tentang apa yang terjadi pada anaknya
Hanya ibunya yang mengerti tentang keadaan ini karena kini ibunya tersenyum lebar melihat cahaya kuning yang berkilau terang di langit
Setelah cahaya kuning itu hilang sosok baru muncul, sosok dengan kepala dan tubuh berwarna putih sedangkan kedua lengan nya berwarna hitam dan tanduk berwarna hitam pula serta sayap di punggung berwarna hitam
__ADS_1