
"Ini adalah gerbang menuju neraka' setelah kita masuk kita akan berbenturan dengan energi gerbang nereka, itu akan membuat mereka tau bahwa pertahanan mereka ada yang memasuki jadi aku harap kalian bisa menjaga diri kalian"
Setelah memberikan arahan ayah yuba memasuki gerbang dimensi di ikuti oleh ibu nya dan selanjutnya guru Sanusi dan lainnya
Di dalam gerbang dimensi ternyata kekuatan nya bukan main main untuk menembus gerbang itu mereka semua harus menggunakan tenaga dalam yang sangat besar
Sehingga tubuh mereka terhempas ke segala arah
Semua berhasil menembus lapisan gerbang neraka tapi mereka terpisah satu sama lain yuba dengan Arda , Yulia dan Indri bersama guru Sanusi dan ketua panca bersama iwabe dan Edmund sedangkan pak Mustofa dan ibu Heni mendarat mulus di depan gerbang neraka
Di dalam istana seorang penjaga melaporkan bahwa ada pengusup yang masuk ke wilayah kita
"Akhirnya mereka datang juga" raja iblis tersenyum di balik tatapan tajam nya
"Sepertinya mereka terpisah " tanya Heni pada suaminya
"Kita akan menyerang saat mereka sudah menunjukkan pergerakan" jawab suaminya
__ADS_1
Di sini wujud pak Mustofa dan ibu heni berubah 360 derajat Karena ini memang dunia Asli mereka, sekarang mereka terlihat lebih muda
Arda bangun lah, benturan energi antara dunia nyata Dan dunia neraka sangat dahsyat bahkan yuba harus mengeluarkan tenaga dalam yang di selimuti aura iblis agar tubuhnya tak terluka
Arda yang hanya manusia biasa merasakan tulangnya hampir mau hancur karena benturan energi itu
"Duduklah aku akan menetralkan sisa sisa energi dalam tubuh mu"
"Baiklah" jawab Arda
Cahaya hitam mulai menyelimuti tubuh Arda dia merasakan sedikit demi sedikit tubuhnya kembali normal
Yuba menggunakan gerbang ke tiga semester awal walaupun membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit tapi mereka masih aman karena posisi mereka masih di luar gerbang neraka
"Kita cari jalan masuknya pasti ada di sekitar sini, yuba dan Arda mulai berjalan menyusuri pinggiran tembok raksasa yang tingginya mungkin lebih dari 30 meter
"Kak Arda apa sebenarnya yang membuat mu datang ke sini" yuba bertanya sambil berjalan untuk mencairkan keadaan
__ADS_1
Arda yang dari tadi terdiam mulai merespon pertanyaan yuba dengan dingin "itu bukan urusanmu" jawabnya
"Kalau kak Arda datang kesini untuk menyelamatkan Afni karena kak Arda menyukai nya mungkin aku akan jadi saingan kakak saat ini" yuba bicara dengan memicingkan matanya kearah Arda
Arda yang mendengar pernyataan yuba langsung menghentikan langkahnya "ternyata kau menyukai Afni" sahut nya
"Ya kurang lebih seperti itu kak"
Sejenak tatapan Arda mengarah pada yuba dengan aura yang sangat aneh, yuba yang merasakannya hanya bersiul lalu melanjutkan perjalanannya
Di tempat lain panca yang merasa tubuhnya kurang sehat karena benturan antara energi dunia nyata Dan dunia neraka sangat dapat di rasakan oleh semua orang
Tapi panca mencoba tetap tenang agar terlihat kuat di depan iwabe dan Edmund
Iwabe dan Edmund melakukan meditasi untuk memulihkan kekuatan nya
Panca yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua sebenarnya menaruh rasa curiga, karena sebelumnya ketua guru mereka Raji bersikukuh tidak mau ikut dalam misi ini tapi pada saat yang di tentukan dia mengirim dua murid nya untuk misi ini, semua itu jadi teka teki dalam pikirannya
__ADS_1