
Tak tau bencana apalagi yang akan terjadi tapi sosok yang belum terlihat wujudnya ini sangat bisa dirasakan bahwa kekuatan nya tak bisa di anggap remeh
Langkah kaki makin terdengar jelas menandakan tempat dia melangkah sudah dekat dengan pintu yang akan mengantarkannya keluar
Sesosok lelaki dengan wajah yang tampan, dibalut dengan kain putih bersih tanpa ada kotoran yang menempel sedikitpun dalam jubahnya
"Maaf tuan putri aku sedikit terlambat" sapanya pada gadis cantik yang masih belum juga membuka mata
"Tidak apa-apa Lucifer" jawabnya
Satu sosok saja sudah membuat rombongan guru Sanusi kuwalahan waktu menghadapi nya di dunia nyata, sekarang dua sosok dengan kekuatan yang hampir sama membuat presentase kemenangan dari kelompok guru Sanusi semakin tak bisa di prediksi
"Yuba, Yulia dan anda ketua guru panca, kalian menghadapi lelaki yang baru datang itu"
"Aku , Indri dan Arda akan menghadapi gadis bersayap itu"
Guru Sanusi mulai membagi rombongan nya
__ADS_1
"Tak perlu dibagi menjadi dua, majulah kalian semua, hadapi aku!!!!!!" Perkataan Lucifer membuat mata dari setiap orang menatap padanya
Semua yang ada dalam ruangan yang luas dan besar itu mulai terlihat mengambil ancang-ancang untuk melawan
Yuba melesat ke depan, benturan energi kembali terjadi sesaat pedang hitam pekat milik yuba berbenturan dengan pedang putih milik Lucifer
Kali ini yuba dengan sekuat tenaga menyerang ke arah Lucifer dengan gerbang satu penghakiman neraka semester akhir
Tapi itu belum cukup berpengaruh, bahkan Lucifer hanya terlihat bermain main dengan yuba
Sebuah energi tercipta di lengan kirinya berbentuk sebuah gasing besar berwarna biru dengan kilatan petir yang menyambar di atasnya
Seketika energi itu dilemparkan ke arah Lucifer dan membuat Lucifer terkurung di dalam pusaran gasing tersebut
Seperti harapan semua orang Lucifer akan mati dalam pusaran gasing petir tersebut tapi kenyataannya memang lebih menyakitkan daripada harapan
Energi yang lebih besar melebihi energi dari gasing tersebut seketika membuat pusaran gasing yang diselimuti petir itu lenyap seketika
__ADS_1
Ketua guru panca sangat terkejut dengan apa yang terjadi bahkan semua orang yang menyaksikan ikut tercengang
Sosok Lucifer berdiri tanpa luka goresan sedikitpun dengan tatapan tajam yang mengarah pada ketua guru panca
Yuba melihat ke arah Lucifer yang masih berdiri dengan tatapan mengarah pada ketua guru panca ,dan melihat sejenak ke arah gadis yang juga belum membuka matanya dari awal dia terlihat
Kedua sosok bersebut sangat luar biasa kekuatan nya, bahan mata iblis milik yuba masih tak mampu mengukur seberapa kuat mereka berdua
"Berhati-hatilah mereka bukan musuh yang bisa dilumpuhkan dengan satu dua serangan" sosok kegelapan mulai keluar dari sisi gelap dari dalam alam bawah sadar yuba
Membentuk sebuah wujud layaknya manusia tanpa rupa hanya sosok berdiri hitam tanpa memiliki wajah
"Apa kau mengenalnya..???" Yuba bertanya setelah sisi kegelapan dalam dirinya menanggapi apa yang dia lihat
"Aku hidup ribuan tahun di dalam kegelapan, di dalam diri tuanku sebelumnya, tapi aku baru pertama kali mendengar dan merasakan aura itu yang mengaku bernama Lucifer, tapi yang aku bisa pastikan dia bukan dari bangsa iblis" perjelas sosok tersebut
"Bukan dari bangsa iblis...???" Yuba menanyakan apa yang dimaksud oleh sosok kegelapan dalam dirinya
__ADS_1