
"Sebenarnya efek dari kekuatan pemaafan surga adalah netral ya semua energi yang ada di dalam tubuh dan darah, serta jiwa di dalam tubuhnya juga akan lenyap bersama energi yang ada dalam jiwanya"
"Ibu mencoba menyalurkan darah dan jiwa murni malaikat sebagai pengganti jiwa yang sudah lenyap, tapi sepertinya itu belum cukup, karena kakakmu selain memiliki darah dan jiwa malaikat juga memiliki darah dan jiwa iblis"
"Darah dan jiwa iblis dimiliki oleh ayahmu yang saat ini sedang menghentikan Lucifer, dan tidak mungkin aku memintanya kesini, karena perlu beberapa waktu untuk menyalurkan darah dan jiwa tersebut"
Yuba mengerti dan paham akan semua penjelasan yang diberikan oleh ibunya
"Bukankah aku memiliki darah dan jiwa yang sama dengan kakak ku....???" Yuba menanyakan pertanyaan itu pada ibunya
"Seharusnya sama" jawab ibunya dengan singkat
"Kalau begitu cobalah" yuba mengulurkan tangannya pada ibunya yang memandang ke wajah yuba dengan sedikit senyum
Tangan yuba di arahkan pada wajah Eowyn dan tepat urat nadi yuba diarahkan pada mulut Eowyn
"Hisaplah darah adikmu" Eowyn tak tau apa yang dilakukan oleh sosok yang mirip dengannya, tapi yang dia tau adalah dia ingin menyelamatkan dirinya
__ADS_1
Eowyn menggigit urat nadi yuba dan setelah beberapa saat tubuhnya yang pucat seperti mendapatkan kekuatan baru, dan perlahan mulai kembali pulih seperti sedia kala
Yuba merasakan perih di pergelangan tangannya, seperti kesemutan tapi hanya ini cara yang bisa dilakukan yuba untuk kakaknya yang sekarat
Setelah semua rangkaian penyembuhan selesai, yuba merasa tubuhnya terasa lemas, karena darah yang dihisap oleh Eowyn sepertinya cukup banyak
Kini Eowyn sudah kembali pulih dan kekuatan nya perlahan mulai kembali , yuba menatap tajam ke arah kakaknya yang sedang bermeditasi untuk memulihkan kondisinya
"Yuba kemarilah" perkataan ibunya membuat yuba sedikit mendekat ke arah ibunya
"Kenapa harus disini Bu....???" Balas yuba dengan tersenyum
"Jangan berpikir macam-macam, lakukan cepat" bentak ibunya seperti biasanya
"Ternyata sikapnya ini memang bawaan dari lahir" yuba menghela nafas panjang mendengar teriakan ibunya
Akhirnya yuba menuruti perkataan ibunya, untuk melepas bajunya dan duduk bersila menghadap berbalik dari arah ibunya
__ADS_1
Yuba masih bingung apa yang akan dilakukan oleh ibunya, karena bertelanjang dada di saat seperti ini, itu tidaklah baik, apalagi angin yang begitu kencang menerpa tubuhnya bisa membuat perut kembung
Apalagi saat ini yuba juga tak membawa minyak gosok ataupun minyak urut, dan lebih parah lagi toko yang menjual Antangin ataupun tolak angin juga tak ada, itu akan membuat repot jika sampai perut tiba-tiba kembung di tempat ini
Yuba merasakan sebuah telapak tangan menyentuh punggung nya, dan kehangatan mulai terasa di punggung yuba, semakin lama semakin hangat
Tapi tak cukup sampai di situ, kehangatan itu berubah menjadi panas sedikit demi sedikit, dan panas itu berbuah menjadi semakin panas
Sekuat tenaga yuba menahan panas yang keluar dari telapak tangan ibunya, membuat keringat membasahi sekujur tubuhnya
Dan tiba-tiba sebuah energi besar seperti keluar dari dalam tubuhnya, otot-otot pada seluruh tubuh yuba mengejang dan berubah menjadi lebih besar
Yuba berteriak keras merasakan semua kejadian itu, teriakannya bahkan terdengar di tempat guru Sanusi
Itu merupakan ritual pelepasan segel, memang membutuhkan energi besar untuk melepaskan segel yang tertanam, pada tubuh yuba dan itu hanya bisa dilepaskan oleh sosok yang menanam segel itu sendiri
Setelah beberapa saat tubuh yuba seperti bertambah berotot, dari sebelumnya, nafasnya terengah-engah seperti orang habis dikejar setan
__ADS_1