
Sedangkan di tempat guru Sanusi mereka mencoba menghacurkan tembok setinggi 30 meter itu, tapi tetap saja tidak bisa karena tembok pembatas itu di lapisi elemen dan mantra yang sangat kuat
"Sepertinya kita harus mencari jalan masuk yang lain" karena tak mungkin guru Sanusi mengeluarkan kekuatan penuh hanya untuk menghancurkan tembok itu
"Kak Arda sepertinya kau membenciku ya,,???" Tanya yuba
"Kalau memang kau tak menyukai ku tak masalah tapi tujuan kita di sini yang harus kita utamakan" sambungnya
Arda mengerti apa yang di maksud kan yuba bahwa masalah nya dengan yuba bisa di selesaikan nanti setelah Afni terselamatkan
"Sepertinya tak jauh lagi dari sini ada sosok iblis" batin yuba
Arda juga merasakan hal yang sama karena gerbang ke empat mata batin memberikan efek yang luar biasa selain kekuatan penuh juga merasakan hawa iblis pun jauh lebih kuat
Arda berlari mendahului yuba "sepertinya dia siap untuk bertarung" batin yuba sambil terus berjalan mengikuti Arda
__ADS_1
Iblis yang merasakan hawa manusia dan melihat dari kejauhan dua sosok manusia berjalan ke arahnya pun bersiap-siap menyambut kedatangan mereka
"Sepertinya apa yang kau harapkan akan terpenuhi teman" sahut teman salah satu iblis yang sedari tadi ingin merasakan hiburan karena terlalu jenuh untuk menunggu apalagi menunggu kepastian hehehehe
"Ini namanya rejeki hehehehe" sahutnya
Tak berselang lama dua sosok manusia berdiri di hadapan iblis penjaga gerbang
Yuba hanya terdiam menatap dua sosok iblis di depannya dan berkata "apakah kami boleh lewat kawan" pertanyaan yuba diucapkan seperti orang minta tolong
Iblis itupun tertawa melihat apa yang di katakan oleh yuba
"Silahkan masuk asal tinggal kan dulu nyawa kalian" tanggapan iblis itupun langsung di respon oleh Arda yang sudah mulai akan menyerang
"Elemen tanah guncangan tanah"
__ADS_1
Seketika tanah di depan nya bergetar seperti gempa dan perlahan lahan tanah nya terbelah
Iblis yang menyadari retakan tanah itu mulai menghindari retakan tanah yang mulai mengarah padanya
"Hati hati kak Arda sepertinya dia bisa membaca serangan mu" sahut yuba
Iblis itu mulai mengeluarkan pedang besar untuk menyerang arda, satu tebasan mungkin bisa membunuh Arda dengan mudah, tapi Arda bukanlah orang sembarangan dia membuat perisai dengan di lapisi energi untuk menahan tebasan pedang iblis itu
Walau perisai itu berhasil di tembus oleh tebasan iblis itu tapi belum bisa melukai tubuhnya
Elemen tanah guncangan tanah besar"
Kali ini guncangan nya bukan hanya di satu titik melainkan tanah sekitar Arda pun ikut bergerak membuat yuba harus melompat ke belakang menghindari retakan tanah
Iblis yang sangat jelas terlihat kebingungan karena tak ada lagi tempat pijakan di sekitarnya dan dia memilih melompat ke atas tapi tak cukup sampai di situ Arda merapal mantra dan keluarlah besi berbentuk persegi hitam seperti sebuah penjara dari atas langit dan mulai mengurung iblis itu
__ADS_1
Iblis yang sadar dirinya ada dalam perangkap Arda menebas dinding bersegi hitam yang mengurung nya, tapi seketika pedang yang di gunakan nya hancur setelah berbenturan dengan dinding itu
Arda kembali merapal mantra dan dinding persegi mulai menyempit dan menghimpit tubuh iblis itu sampai hancur