
Afni yang tak sadar akan hal itu membuat nya langsung menutup kembali pintu kamar yuba, dan nafasnya terengah-engah mendengar jawaban dari yuba
"Apa yang kau lakukan dari tadi, cepat pakai pakaian mu....???" Kembali Afni berkata
"Semua pakaian ku tidak ada yang cukup, bagaimana ini...???" Yuba menjawab pertanyaan Afni dengan pertanyaan
"Kenapa kau tak bilang dari kemarin, kalau begini bagaimana, kau selalu merepotkan ku, tunggu disitu dan jangan kemana-mana" Afni berkata dan setelah itu bergegas pergi
Afni mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk sampai ke sebuah pusat perbelanjaan, disana Afni memilih baju yang sesuai dengan postur yuba saat ini
"Maaf mbak ada yang bisa saya bantu...???" Seorang SPG pakaian mencoba membantu Afni karena terlihat seperti kebingungan memilih pakaian
"Intinya orangnya tinggi besar dan berotot kira-kira ada pakaian yang sesuai dengan kriteria seperti itu nggak....???" Afni mencoba mendiskripsikan tentang baju yang dia cari untuk postur tubuh yuba
"Kalau begitu ikut saya" SPG itu mengajak Afni ke ruangan sebelah
"Silahkan dipilih ini pakaian seperti yang anda inginkan" SPG itu kembali menunjukan pakaian yang memang afni cari
__ADS_1
Banyak motif membuat Afni kebingungan, dan akhirnya dia melihat baju couple berwarna hijau, dan membawanya ke arah kasir, tak lupa Afni berterima kasih pada SPG tersebut
Setelah sampai di rumah, Afni melemparkan pakaian milik yuba dari balik pintu karena yuba pastinya sedang telan#jang saat ini
"Cepat pakai aku tunggu di luar" hanya kata itu yang terdengar setelah Afni melemparkan pakaian yang baru dibelinya untuk yuba
Setelah beberapa menit yuba muncul dengan baju batik warna hijau dan celana berwarna hitam, seperti yang Afni harapkan yuba tampak cocok dengan pakaian tersebut
"Kenapa pakaian batik mu mirip dengan pakaian ku...???" Tanya yuba sambil melihat Afni dari atas, sampaing, dan sampai ke bawah
"Apa sikapnya memang seperti itu guru...??" Kini yuba bertanya pada guru Sanusi mengenai Afni
"Tidak, dia cuma sedang berbahagia" balas guru Sanusi sambil tersenyum
"Apa benar ekspresi bahagia seperti itu" gumam yuba sambil memandang Afni yang sedang merapikan pakaiannya
.............
__ADS_1
Kembali ke tempat acara pelantikan ketua guru Raji, semua tamu undangan khusus sudah datang termasuk ke empat ketua guru padepokan
Hanya tinggal menunggu guru Sanusi yang memang mengabari bahwa dia akan sedikit telat karena ada suatu hal
"Cuma telat sepuluh menit" seorang lelaki tua berumur setengah abad melihat jam tangannya setelah melihat guru Sanusi datang
"Kalau begitu acara secepatnya dimulai" seseorang kembali berkata kali ini lelaki dengan pakaian dokter yang berbicara
Melirik salah satu ketua guru, pada seorang yang baru saja berbicara dan kemudian dia berkata "apa kau tak punya pakaian lain selain memakai pakaian itu"
Mendengar pertanyaan seperti itu dokter itupun kembali berkata "aku seorang dokter jadi wajar berpakaian seperti ini, berbeda denganmu, jika kamu memakai pakaian seperti ini rasanya kurang cocok"
Tak ada perkataan lain diantara mereka sebelum akhirnya MC dalam acara itu memberikan rincian acara malam ini
Dalam acara malam ini juga ada pertunjukan beladiri sebagai hiburan dan siapa yang mau menjadi peserta akan mendapatkan hadiah yang setimpal
Di sudut ruangan terlihat Arda seperti sedang mencari seseorang karena dia terlihat mondar mandir dan memasang kedua matanya lebar-lebar
__ADS_1