Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
drama


__ADS_3

Gadis yang dari awal hanya seperti bermain main saja menghadapi yuba kini mulai serius


Sebuah perisai dia ciptakan dari kedua sayapnya tapi semua itu sia sia, trisula itu menembus pertahanan nya


Membuatnya harus menghindar dari setiap trisula yang mencoba mengarah padanya


"Siapa sebenarnya dia" gumam gadis itu dengan tatapan penuh makna


"Pemaafan surga adalah jurus penetral kekuatan, itu hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki darah malaikat, jadi sebenarnya dia" dalam batinnya gadis itu masih menerka nerka lawan yang dia hadapi


Setiap gerakan tangan yuba di ikuti oleh semua trisula yang siap jatuh menghantam setiap lawannya


Dengan mode iblis yuba melesat bagaikan tak terlihat oleh mata biasa , berdiri tepat di depan gadis yang masih belum mengerti tentang siap yang menjadi lawannya kali ini


Perubahan dari manusia menjadi sosok iblis, dan memiliki darah seorang malaikat, bagaikan tak mungkin adanya, manusia yang seperti itu


Membuat gadis itu sedikit takut untuk menyerang ke secara langsung pada lelaki yang sebelumnya bukan siapa-siapa


"Jangan melamun" satu ayunan pedang yuba masih mampu ditahan dengan kedua sayapnya


"Pemaafan surga" semua trisula mengarah tepat pada gadis yang ada di depan yuba

__ADS_1


"Cahaya surga" teriakan gadis itu membentuk sebuah cahaya terang mengelimuti tubuhnya ketika yuba menyerangnya dengan jurus pemaafan surga


Gadis yang masih menahan pedang yuba, ditambah dengan cahaya terang yang kini melindungi setiap tubuhnya dari jurus pemaafan surga, seperti membuat pertahanan berlapis


Tapi kali ini serangan yuba dalam mode iblis mampu membuat nya tertekan, beberapa trisula mampu menancap di kedua sayap pelindung milik gadis tersebut


Membuat sayap itu melemah hingga membuat pertahanan nya terbuka, dan terlihat pula sebuah trisula mampu menempus tubuhnya


Seketika kekuatan gadis itu melemah, setelah salah satu trisula dari kekuatan pemaafan surga menancap ditubuhnya, dan kini kekuatan nya hilang dan tak mampu lagi terbang dengan kedua sayapnya dan terjatuh ke bawah


Di tempat lain walaupun Lucifer tau tentang putri Eowyn yang kehilangan kekuatan, tapi tak sedikitpun dia mencoba membantu nya pandangannya hanya tertuju pada sosok yang ada di hadapannya saja


Sosok berjubah merah itu melayang sambil memopong guru Sanusi yang masih dalam kondisi setengah sadar


Sekejap mata saja sosok berjubah merah itu hilang dari hadapan pandangan Lucifer, dan sudah berdiri di depan Indri dan Yulia yang sedang mengobati Arda


Kebahagiaan guru Sanusi tak bisa ditutupi saat melihat seorang gadis dengan tatapan penuh air mata yang mendekat dan memeluk tubuhnya


Guru Sanusi mencoba melepaskan diri dari gendongan sosok berjubah merah tersebut, dan berusaha membalas pelukan dari gadis yang terus menangis di pelukannya


"Kenapa ayah melakukan ini semua, itu bisa membuat ayah terbunuh!!!!" Suara yang keluar dari mulut Afni yang masih terdengar lirih karena rasa harunya

__ADS_1


"Itu sudah menjadi keputusan ayah, meskipun ayah harus mati disini, setidaknya ayah sudah berusaha" jawaban guru Sanusi membuat tangis Afni semakin deras membanjiri kedua pipinya


Sekejap mata kembali sosok berjubah merah itu menghilang dari pandangan semua orang yang ada di depannya


Dan kini sudah berdiri kembali di hadapan Lucifer dengan aura yang semakin kuat


"Aku bosan melihat drama seperti itu, apa tak ada ending yang lebih menarik...???" Lucifer berkata pada sosok yang ada didepan


Lucifer menanggapi apa yang dilakukan oleh sosok di depannya itu hanya sebuah drama, seperti apa yang sering dia lihatin layar televisi


"Lupakan itu, apa yang kakak lakukan disini...????" Sosok tersebut berkata sambil menatap tajam pada Lucifer dari dalam tudung yang menutupi wajahnya


"Apa perlu lagi aku jelaskan pangeran WAYNE....????" Balas Lucifer dengan senyum licik di bibirnya


"Jangan kau katakan kalau kau di balik semua kejadian yang aku alami!!!" Perjelas maksud pangeran WAYNE pada Lucifer


"Kalau seperti itu menurut mu, itu memang benar sekali" balas nya


"Saat kau melihat aku di dalam penjara istana surga, saat kau melihat aku sebelum kau memasuki gerbang dimensi di istana surga dan saat aku mengambil Putri mu hahahahahha, itu semua bukanlah kebetulan pangeran" Lucifer melanjutkan perkataannya sebelum akhirnya tertawa puas menertawakan pangeran WAYNE


"Jika kau ada di tempat ini, itu berarti" belum sampai pangeran WAYNE berkata, Lucifer sudah meneruskan perkataan pangeran WAYNE

__ADS_1


__ADS_2