Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
ngos-ngosan


__ADS_3

Yuba terus berlari dan terus berlari semakin cepat karena dia merasakan aura iblis itu semakin mendekat kearahnya dan semakin menjauh dari tempat guru Sanusi berada


Setelah merasa jarak cukup jauh yuba berdiri di atas tumbukan tanah lapang yang sangat luas


Lingkaran dimensi mulai muncul dan sosok yang di tunggu mulai nampak dipermukaan


"Apa kau tidak capek berlari terus" dia mengejek yuba karena yuba terlihat nafasnya ngos ngosan


"Kalau kau melihat aku berhenti itu tandanya aku sudah capek berlari menghindari masa lalu, maaf maksud ku berlari menghindari mu" dengan nafas satu dua satu dua yuba menjawab


"Ini uang nya tolong belikan aku es teh" sambil menyodorkan uang dua ribuan ke arah iblis itu


"Kau pikir aku budakmu!!!!!!" Iblis itu berniat memukul tubuh yuba yang ada di depannya karena kesal


"Stop....kau ini tak punya etika" biarkan aku bernafas dulu baru mengajak bertarung

__ADS_1


Iblis itu semakin murka karena yuba menggaap semua ini hanyalah lelucon, kali ini iblis itu benar benar kehabisan kesabaran, tangan nya kembali mengepal dan menghantam kan nya ke tempat yuba berdiri


Retakan tanah dan lubang besar terlihat setelah tangan iblis itu diangkat dan Yuba sudah tak terlihat lagi di sana, yuba kini duduk sambil mengatur nafasnya agar bisa berkonsentrasi


Iblis yang semakin kesal melihat tingkah laku yuba mengeluarkan bola energi besar di depan kedua tanduknya


Kini di tempat ketua guru panca aliran energi alam yang diserap oleh tubuh guru panca membentuk sebuah simbol di dalam simbol itu terdapat tulisan kuno, itu adalah perisai pengurung untuk menetralkan suatu benda atau pun makhluk hidup yang memiliki energi


Guru panca mulai melepaskan perisai itu dan tepat mengurung iblis yang ada di depan nya


Ketua guru panca yang merasa ada yang aneh dengan perisai miliknya, mencoba sesegera mungkin melakukan ritual penetralan energi tapi sebelum semua terjadi perisai pengurung itu retak dan pecah menjadi serpihan serpihan kecil


Ledakan besar terjadi setelah iblis itu mengarahkan energi nya pada tempat yuba berada, "kau menyerang seperti orang gila saja, terus menerus dan tak pernah mengenai sasaran" kata yuba sambil menghindari setiap serangan dari sosok iblis


"Kalau begitu rasakan ini" energi di sekitar yuba seperti tertarik ke dalam pusaran energi yang begitu besar yang di ciptakan oleh kedua tanduk iblis itu

__ADS_1


Yuba berlari mengarah pada sosok iblis itu dan berencana memotong salah satu tanduknya karena setiap serangan pasti dimulai dari situ


Satu tebasan mengarah pada iblis yang masih berkonsentrasi menyerap energi di sekitarnya, tapi sesuatu yang tak dipikirkan sebelumnya oleh yuba terjadi


Ternyata energi yang diserap oleh iblis itu melindungi seluruh bagian tubuh pengguna nya, bahkan untuk mendekat ke arah iblis itu berdiri pun kaki yuba seolah tak mampu, tekanan yang di hasilkan antara benturan energi membuat yuba terpental beberapa meter ke belakang karena memaksa mendekat


"Gerbang dua pertahanan elemen tanah mutlak"


Sebuah gundukan tanah menyelimuti seluruh tubuh yuba sebelum terkena serangan energi dari sosok iblis yang berdiri di hadapan nya


Benturannya membuat ketua guru panca dan iblis yang sedang bertarung dengan nya berhenti sejenak untuk merasakan benturan energi dari dua kekuatan yang saling beradu


"Sepertinya kau membawa pasukan juga ya,,,,,????" Iblis itu bertanya sambil membersihkan serpihan serpihan energi yang menempel di tubuh nya


"Apa kau yakin temanmu masih hidup setelah terkena serangan tadi" sambung perkataan nya

__ADS_1


__ADS_2