
Yuba yang melihat hal itu tak bisa membayangkan jika dia yang ada dalam kurungan itu
Melihat temannya sudah hancur iblis yang satunya langsung menyerang tapi kali ini yuba turun tangan membantu Arda
"Gerbang satu penghakiman neraka"
Pedang hitam mengkilap di lengan kiri yuba bukan cuma jadi pajangan saja, dia berlari ke arah iblis yang sudah siap melawan
"BLUMMMMM"
Benturan energi bisa di rasakan di sekitar mereka tanah dan asap mengepul menandakan energi keduanya sama-sama kuat
Asap yang membumbung tinggi terlihat oleh guru Sanusi "sepertinya ada yang sudah melakukan pertarungan" kita harus segera ke sana kata guru Sanusi
"Sejak kapan iblis berubah jadi power ranger" guman yuba melihat iblis yang sudah merubah wujudnya menjadi sosok yang lebih sangarrrr
Dua pedang mengarah ke arah yuba bersamaan
__ADS_1
"Gerbang ke dua pertahanan sekunder"
Mode pertahanan kali ini yuba melengkapi nya dengan tenaga dalam karena dia tak terbiasa menahan pedang dengan pedang karena pedangnya terbiasa menghisap energi ataupun jiwa
Kembali mereka beradu kekuatan untuk yang ke sekian kalinya
"Dasar b#doh kau bisa menggunakan elemen untuk menghadapi nya tak perlu memakai tenaga dalam simpan itu untuk memaksimalkan tenagamu" suara itu berasal dari dalam tubuh yuba
"Kenapa kau tak bilang dari tadi" bentak yuba pada dirinya sendiri
Iblis tak memperdulikan perkataan yuba yang sedari tadi berbicara sendiri, dia lebih memilih untuk terus bertarung
"Kumpulkan energi dalam tubuh mu bentuk lah suatu elemen yang kau inginkan lalu lepaskan ke arah yang akan kamu tuju dan agar lebih keren pakailah gaya sesuka mu" sahutan di dalam dirinya
Yuba kecewa dengan kata kata terakhir dari iblis itu
"Elemen air pu.........."
__ADS_1
Belum genap yuba mengucap kan kata kata tiba tiba gelombang energi datang dari arah belakang
Terlihat batu besar terbang mengarah pada makhluk iblis itu dan menghantam tubuhnya sampai mundur beberapa langkah
Tak cukup sampai di situ air mulai muncul dari dalam tanah dan mengunci pergerakan iblis itu dan tiba tiba dari atas langit muncul besi hitam berbentuk persegi seperti sebuah penjara dan mengurung tubuh iblis itu yang tak sanggup lagi mengelak dari serangan yang datang bersamaan
Yuba sadar itu adalah Arda yang mulai melakukan pergerakan "tapi elemen air itu bukan milik Arda" dalam batin nya dia bertanya
Ternyata tanpa di sadari guru Sanusi , Yulia dan Indri ada di belakang yuba berdiri
Arda merapal mantra dan penjara itu mulai menghimpit iblis itu dan tubuh nya hancur seketika, yang tadinya tinggi besar kini menjadi serpihan serpihan kecil
"Kak yuba apa kau baik-baik saja"
Yulia berteriak dari arah belakang, yuba menoleh dan tersenyum dengan terpaksa karena kecewa, baru saja dia mau mengeluarkan elemen air milik nya tapi semua sia sia karena ulah kakak beradik itu
yuba menoleh ke arah Yulia dan tersenyum padanya itu menandakan bahwa yuba baik baik saja
__ADS_1
"guru seperti nya ini adalah pintu masuk yang kita cari" yuba berkata sambil sesekali melirik ke Indri yang sedari tadi hanya diam saja
jauh dari belakang yuba dan yang lainnya, sepasang pasutri mengamati setiap pergerakan guru Sanusi dan lainnya, mereka seolah hanya menunggu guru Sanusi memasuki gerbang itu