Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
klari maraton


__ADS_3

"Apa aku mengganggu acara disini" terdengar suara dari balik kegelapan


"Siapa kau tunjukkan wujud mu" teriak sang iblis dengan nada marah


Sekilas bayangan hitam melesat ke arah iblis itu, terdengar suara raungan karena iblis itu tak menduga dia akan menyerang secepat itu


Tiba tiba sosok lelaki berdiri tepat di depan gadis yang sudah tak memiliki kekuatan untuk melawan


"Sebaiknya kau mundur dulu nona"


mendengar perkataan lelaki itu gadis itu pun langsung mundur beberapa meter ke belakang


"Licik kau" kata iblis dengan kesal


"Tak ada kata licik dalam pertempuran, yang ada hanya pemenang dan pecundang" sahut yuba dalam mode gerbang level 2 tapi dengan pedang yang di selimuti aura iblis dan tanduk kecil di atas kepalanya


Iblis itu kembali mengeluarkan bola dari tangan kiri nya tapi kali ini bola itu jauh lebih besar, mungkin iblis itu ingin cepat cepat mengakhiri pertarungan ini


"Terima ini......."


Yuba yang sudah siap mulai menahan bola itu dengan pedang nya


Kali ini benturan energinya tidak menimbulkan efek apa apa melainkan energi itu seolah terserap oleh pedang yuba dan pedang yuba pun berubah bentuk menjadi lebih besar dan di selimuti awan gelap

__ADS_1


Iblis yang masih tak percaya dengan apa yang dia lihat hanya diam tak bergerak


Yuba yang menyadari hal itu langsung melesat ke arah iblis itu berdiri dan memenggal kepalanya


Sringggg............


Kepala iblis itu pun lepas dari tubuh nya, tak cukup sampai di situ, jiwa yang keluar dari iblis itu diserap oleh pedang yuba


Note : karena hakikat nya iblis itu tak bisa di bunuh karena mereka adalah mahluk yang sudah mati dan berupa roh, jadi hanya satu kemungkinan yaitu kita harus mengurung jiwa atau roh nya ke dalam suatu benda


Ketika semua telah berakhir lelaki itu perlahan menghampiri gadis yang sedari tadi hanya tertunduk lemas , seperti seorang atlet lari maraton yang kehabisan tenaga karena baru saja selesai berlari puluhan kilometer


"Hei apa kau masih bisa berdiri...???" Ledek yuba sambil tersenyum kecut


.................


Setelah beberapa hari, Afni masih belum mau berbicara dengan yuba, sosok yang ia lihat beberapa hari yang lalu itu masih menimbulkan seribu pertanyaan dalam pikiran nya


"Hei....apa seperti ini caramu berterima kasih...???" Tanya yuba


"Kalau memang begitu ya sudah, sebaiknya aku pergi saja" sambung nya sambil melangkah keluar kamar


"Tunggu..... Siapa sebenarnya dirimu..??? "

__ADS_1


"Wujud mu malam itu bukanlah normal nya manusia,,???"


"Jujurlah saja atau aku katakan semua yang ku lihat pada ayah ku" ungkap Afni sambil menatap kearah yuba


"Kau memberikan pertanyaan atau mau mengintrogasi ku....???"


"Untuk seorang yang baru pulih ,seperti nya kau terlalu banyak bicara, pulihkan tenagamu dulu nanti aku jelaskan semua, beristirahat lah" kata yuba sambil menuju pintu keluar


Note : memang dalam malam itu yuba memakai kekuatan gerbang ke 2 mata batin tapi iya tidak sadar kalau wujudnya diselimuti awan gelap dan ada tanduk kecil di kepala nya dan itu bukan mode normal manusia


...........


"Tok...tok...tok...tok... Afni , yuba," teriak Sanusi dari depan pintu rumah karena lupa membawa kunci serep


Yuba yang mendengar suara dari depan rumah bergegas membuka kan pintu


"Paman sudah pulang, silahkan masuk paman" sahut yuba sambil membawakan koper Sanusi dan mengikuti nya dari belakang


"Afni dimana,,???"


"Dari tadi tak kelihatan" sambung pertanyaan Sanusi kembali


"Afni di ada di kamar, dia lagi tak enak badan paman" sahut yuba

__ADS_1


Sanusi langsung bergegas ke kamar Afni untuk memeriksa keadaan nya


__ADS_2