Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
seribu pintu


__ADS_3

Berjalan dan terus berjalan sampai kapan perjalanan ini akan berakhir tidak ada yang tau, bangunan istana yang tampak sepi setelah mereka masuk ke dalam sebuah istana


"Apa ini sebuah jebakan guru...???" Arda menanyakan tentang situasi yang tampak sepi


"Kita bersiap dengan semua kemungkinan yang akan terjadi" jawab guru Sanusi sambil melihat ke arah sekitar


Yuba yang berjalan di bagian paling belakang tak merasakan aura iblis yang mendekat hingga mereka semua berhenti di sebuah ruangan yang sangat luas


"Tempat apa ini, kenapa ada tempat seluas ini di dalam sebuah istana...???" Indri yang sebelumnya hanya terdiam kini mulai berbicara


Terlihat pintu begitu banyak lebih dari seribu pintu di depan mereka berdiri, sekeliling mereka hanya terlihat pintu, pintu dan pintu bahkan lantai dua tiga empat dan seterusnya itu hanya sebuah pintu


Aura semakin bisa di rasakan, energi besar kecil semua mengarah pada mereka berdiri, membuat siapapun pasti akan merinding


Satu persatu pintu pintu itu terbuka, mata merah terlihat dari dalam kegelapan mulai berjalan keluar menampakan wujudnya


Terlihat iblis berbentuk hewan serigala dengan air liur yang menetes di setiap sela sela taring yang mulai terlihat


Ketua guru panca terlihat membentuk sebuah pedang di lengan kanannya menggunakan elemen energi

__ADS_1


Ketua guru sanusi, Yulia , Arda dan Indri bersiap dengan senjata mereka masing masing


Yuba yang hanya diam tanpa persiapan melihat keadaan yang begitu genting di lirik oleh Yulia dan berkata "kak apa kau tak menyiapkan sesuatu untuk bertarung..??"


"Maaf aku terpesona dengan kehadiran mereka" Sambil menggaruk kepalanya yuba menjawab


Tanpa aba-aba ataupun peluit yang berbunyi para iblis itu langsung menerjang ke arah rombongan guru Sanusi berdiri


Walaupun level yang mereka miliki terbilang rendah tapi jumlah yang begitu banyak akan membuat kewalahan


Butuh waktu beberapa jam untuk mampu bertahan dari semua iblis yang seolah tak pernah ada habisnya


"Elemen tanah guncangan tanah besar"


Tanah di depan Arda terguncang hebat seperti gempa, retakan tanah mulai terlihat dimana mana, Membuat iblis yang ada di depannya jatuh ke dalam jurang yang terbentuk dari retakan tanah yang terjadi


Yuba menatap ke segala arah ke setiap pintu yang ada di depannya, terlihat aura kuat berada di salah satu pintu yang paling atas


Yuba melompat mengarahkan setiap langkahnya menuju ke pintu yang paling atas, menerjang lurus tanpa hambatan

__ADS_1


Satu tebasan pedang yuba mengarah pada pintu yang menjadi incaran yuba, tak berselang lama sebuah tangan besar dari cahaya di selimuti aura kuat menahan pedang yuba dengan satu tangan


"Itu bukan tangan tapi sebuah sayap" satu kata yang di ucapkan Yulia membuat semua orang melihat ke arahnya


Sayap itu menahan dengan kuat pedang yang di selimuti kabut hitam milik yuba, membuat hentakan energi di sekitar menjadi terasa


"Sayap itu seperti sayap yang waktu itu" gumam guru Sanusi sambil mengingat apa yang terjadi pada saat Afni dibawa pergi oleh sosok iblis


"Tidak salah lagi" gumam guru Sanusi sebelum akhirnya dia melesat ke arah yuba


Yuba mundur beberapa langkah melihat serangan yang sia sia


Sosok makhluk bersayap itu mulai menampakan diri setelah yuba menghentikan serangan nya


Sosok gadis dengan rambut putih dan memiliki sayap melayang tanpa sedikitpun menginjak tanah


Guru Sanusi yang yang berada di dekat yuba merasa yakin bahwa dia lah orang yang dulu membawa Afni kesini


Gadis muda itu masih terpejam tanpa membuka matanya dan masih mengambang di udara tapi aura dan energi yang keluar dari dalam dirinya sudah bisa dirasakan oleh semua yang ada di ruangan tersebut

__ADS_1


Kejutan tak berhenti sampai di situ, aura kuat kembali terasa dari balik pintu yang sama


__ADS_2