
Sinar terang mulai menerangi semua orang yang sedang bermeditasi, membuat mata mereka terbuka dengan sendirinya
Kali ini yuba sudah terlihat mampu berjalan dengan sendiri, tanpa bantuan dari orang lain, tetapi kedua tangannya masih terasa kaku
"Akhirnya kau pulih juga" Afni tiba-tiba memeluk yuba dari depan
Yuba kaget dengan pelukan Afni yang secara tiba-tiba membuatnya sulit bernafas
"afni....hentikan aku bisa mati jika kau memelukku seperti itu" pinta yuba pada Afni yang memeluk yuba dengan terlalu bersemangat
"Aku pasti pulih, dan aku tak akan mau mati sekarang, karena aku masih ingin merasakan ciuman darimu" sambung perkataan yuba dengan nada mengejek pada Afni yang berdiri di depannya
Afni terlihat salah tingkah, dan memandang semua orang yang ada, karena malu dengan perlakuannya tempo hari
__ADS_1
Tapi tiba-tiba sebuah tendangan mengarah tepat di ************ yuba, membuat yuba harus menahan ngilu yang sangat amat dalam
"Kenapa kau tak bisa sedikit mesra...????" Tanya yuba sambil memegangi diantara kedua pahanya
"Itu hukuman karena membuatku malu" balas Afni dengan ketus sambil memalingkan wajahnya
Semua orang yang ada menjadi tertawa dengan tingkah laku mereka berdua
"Nanti kalau sudah berada di dunia nyata, aku akan mengobati lukamu yuba" Suara itu berasal dari bibir ketua guru panca yang kini sudah mendapatkan banyak ilmu tentang medis dari lab istana neraka
Pangeran WAYNE membuka sebuah lingkaran dimensi yang menuju ke dunia nyata
"Arda kau yang masuk pertama di ikuti Indri, Afni dan yulia" perkataan guru Sanusi dibalas dengan anggukan kepala oleh semua nama yang disebut
__ADS_1
"Afni kamu masuk bersama dengan ketua guru panca, dan kau yuba akan masuk bersama denganku" sambung perkataan guru Sanusi dan kembali anggukan kepala menjadi kode yang mereka gunakan
"Yuba jaga dirimu baik-baik, kalau suatu saat kau perlu sesuatu datanglah ke sini" ayah yuba berkata dengan meneteskan air mata di kedua pipinya
"Kenapa ayah tak ikut kembali" yuba bertanya karena dia tak menyangka ayahnya akan tinggal disini
"Raja iblis adalah kakekmu, dan dia kini telah tiada, jadi ayah yang akan menggantikannya sebagai pemimpin untuk menstabilkan antara surga dan neraka, agar dunia nyata tempat kalian tinggal menjadi tenang dan damai" penjelasan ayahnya itu sudah cukup bisa diterima oleh akal yuba, bagaimana pun juga antara surga dan neraka memiliki tugas masing-masing, jika salah satu dari keduanya tak seimbang maka dunia nyata yang menjadi pembatas diantara keduanya juga akan terkena imbasnya
yuba bergegas memeluk ayah ,ibu dan kakaknya dengan penuh kasih sayang dan berkata "aku akan merindukan kalian semua" perkataan itu menjadi perkataan terakhir sebelum akhirnya yuba masuk ke dalam lingkaran dimensi dan lenyap
Di dunia nyata masihlah sama dengan sebelum mereka meninggalkan nya, masih banyak asap bertebaran di atas langit, debu di jalanan juga tetap sama, masih mampu membuat kulit kering dan berjerawat
Tapi itulah dunia kita, tempat kita menjalani hari-hari dengan penuh suka dan duka, tiba-tiba sebuah lingkaran dimensi muncul di sebuah halaman rumah yang cukup luas
__ADS_1
Arda, Indri dan Yulia yang pertama keluar dari dalam lingkaran dimensi, di susul dengan Afni dan ketua guru panca