
"Mungkin memang kau memilih menjadi orang yang baik tapi kau lupa bahwa setiap kali bertarung tubuhmu menghisap jiwa iblis" mata yuba terbuka mendengar penjelasan nya
"Iblis di takdir kan terlahir dalam sisi kegelapan dan jiwa jiwa yang kau hisap itu secara alami membuat ku bangkit dan hidup dalam jiwamu, tapi ini bukan kebetulan ini semua memang sudah di takdir kan, karena kau memiliki darah iblis di tubuh mu" iblis itu menjelaskan dengan sejelas jelasnya agar yuba mengerti bahwa selama ini apa yang di alami nya bukan lah sebuah kebetulan
"Jadi selama ini pedang yang menyerap jiwa dan energi itu bukanlah kebetulan tapi memang di dalam diriku mengalir darah iblis yang memang membutuhkan itu semua" pikir yuba dalam hati
Suasana terasa semakin hening yuba ataupun sosok yang ada di dalam tubuh yuba juga terdiam , membuat angin yang berhembus semakin terasa dingin menusuk kulit
"Terima lah apa yang sudah menjadi takdir mu dan lanjut kan tujuan mu, waktu tak akan pernah berputar kembali jadi percuma meratapi apa yang sudah terjadi" suara sosok itu memecah keheningan keduanya
"Jadi apa kau bisa membantu ku mempelajari tentang elemen dalam diriku" tanya yuba
"Itu bukan perkara yang sulit aku bisa mengontrol energi dalam tubuh mu walaupun tak semuanya" jawabnya
__ADS_1
Yuba memahami bahwa sisi buruk tak akan pernah bisa menguasai seutuhnya jiwa manusia karena seburuk apa pun manusia pasti sedikit di hatinya ada kebaikan walaupun hanya sebesar biji sawi
Kini dengan bantuan sisi kegelapan yuba mulai bisa menemukan elemen yang cocok dengan nya , bukan hanya cocok saja yuba bahkan memiliki empat dasar elemen yaitu api , air , udara dan tanah tapi masih belum bisa menggabungkan nya menjadi elemen elemen lain karena semua itu perlu proses
"Apa kau bisa bertarung????" Tanya yuba pada sosok di dalamnya
"Selama ini yang menyelimuti tubuhku dengan aura gelap saat kau bertarung itulah aku" jawabnya
"Kekuatan ku tergantung seberapa besar kau menyerap energi dan jiwa iblis semakin banyak kau menyerap nya semakin aku bertambah kuat dan kau perlu tau semakin kau biarkan aku menguasai tubuhmu semakin kuat kekuatan ku" Sambung nya
"Aku tak akan menyerahkan kesadaran ku seutuhnya padamu" kata yuba
"Semua terserah padamu, kau mau menggunakan nya berapapun terserah kau" jawabnya dengan santai
__ADS_1
Di tempat lain guru Sanusi memberitahu Arda dengan apa yang akan dilakukan nya,
Arda yang mendengar berita itu sejenak berfikir karena keputusan yang akan dia ambil adalah menyangkut hidup dan matinya
Yulia pun berfikiran sama tapi apa yang menjadi keputusan kakaknya dia akan mengikuti nya
"Ini memang berat, ini antara hidup dan mati kalian punya hak masing-masing untuk mengambil keputusan aku tak akan menggugat keputusan kalian" guru Sanusi berkata lirih pada mereka berdua
"Kapan kita berangkat guru,,??" Tanya arda
"Secepatnya aku akan persiapkan semua nya dulu" jawabnya
Arda tau kalau ini adalah misi Bunuh diri tapi dia tak akan membiarkan guru Sanusi pergi sendirian ke tempat itu karena Arda sangat mengenal siapa guru nya
__ADS_1
.....................
Ke esokan harinya guru Sanusi memberitahu ke semua ketua guru padepokan tentang rencananya yang akan pergi ke gerbang neraka