
Setelah mereka menapaki jalan yang membentang di depannya, mereka melihat di kejauhan sebuah istana megah dan terlihat menara tinggi menjulang
"Apa itu" tangan yuba mengarah ke sebuah menara yang tampak tinggi menjulang
"Sepertinya itu tempat dimana Afni ditahan"
Guru Sanusi yang mendengar perkataan yuba meyakini bahwa tempat putrinya ditahan sudah ada di depan matanya, walau pun jarak mereka dan tempat itu sangat jauh tapi semangat guru Sanusi semakin tinggi
"Sepertinya ada yang datang" Arda memperingatkan semua untuk waspada
Dari atas langit turunlah seorang sosok dengan badan tinggi besar dengan kedua benda di punggung nya yang menyerupai tongkat pemukul bola kasti
"Ternyata aku kedatangan tamu" apa yang menjadi tujuan kalian itu hanya akan membawa kalian menuju kematian
"Jangan banyak bicara iblis jelek" yuba sudah siap dengan pedang di lengan kirinya
"Jangan terburu buru kita kan bisa minum teh atau ngopi dulu sebelum kita mengangkat pedang kita" iblis menjawab perkataan yuba dengan nada mengejek dan di ikuti tawa di akhir perkataannya
"Sepertinya itu menarik tapi aku tak mau bila yang menamai iblis jelek seperti mu" balas yuba
"Beraninya kau menghina ku" lemparan energi hitam menghantam tubuh yuba
__ADS_1
"Cepat juga refleks mu anak muda" guman iblis itu karena ia melihat yuba hanya mundur beberapa meter dari tempat ia menahan serangan iblis itu
"Apa cuma itu kemampuan mu pak tua" yuba menyerang dengan kekuatan penuh gerbang ke dua
Iblis itu hanya menahan serangan yuba dengan satu jari untuk menghentikan tebasan pedang yuba
Arda mulai bergerak membatu yuba bertarung dengan iblis itu
"Elemen tanah serangan tanah"
Tanah di sekitar Arda terbang dan satu persatu mengarah pada sosok iblis yang masih mengambang di atas tanah
Walau iblis itu bertubuh besar tapi pergerakan nya sangat gesit karena ia mampu menghindari setiap serangan batu yang mengarah padanya
Arda berlari menebas iblis itu, tapi iblis itu berhasil menghindar dari serangan Arda
"Sepertinya cukup barmain main nya"
Iblis itu mengambil sesuatu di punggung nya ternyata sebuah gada besar, di ujungnya terdapat duri duri kecil yang siap untuk menghancurkan apa saja
Satu ayunan saja sudah bisa membuat Arda terpental jauh padahal Arda telah menahan nya dengan elemen tanah sebagai perisai
__ADS_1
"Elemen air kuncian air"
Sebuah tali mulai keluar dari permukaan tanah dan mulai menyerang iblis itu
Walau setiap tali yang datang mampu di hancurkan tapi Yulia sangat ahli dalam mengendalikan setiap tali air nya
Iya memutar mutar tangan nya seperti seorang penari dan tali air itu mengikuti setiap gerakan nya
"Kena kau" sebuah tali mengikat di tubuh iblis itu "kak yuba sekarang" teriak Yulia
Yuba yang sadar iblis yang sudah terkunci berlari mencoba menebas iblis itu
"Elemen udara"
"Gerbang satu penghakiman neraka"
Iblis itu tak siap dengan serangan yuba apalagi tubuhnya terikat membuat gerakan nya jadi melambat dan tak siap mengelak
Terdapat luka parah di bagian dada iblis itu, dan iblis itu merasakan ada sesuatu yang beda, sebagian kekuatan nya lenyap terkena tebasan pedang itu
"Ada apa ini" guman nya melihat tubuhnya yang tak mampu meregenerasi
__ADS_1
Yuba yang berdiri tegak dihadapan nya tampak terlihat tersenyum dengan kondisi yang dia lihat
"Apa itu belum cukup membuat mu sadar bahwa kami jauh lebih kuat dari mu" kata yuba