
Di tempat guru Sanusi, keadaannya semakin membaik tubuhnya sudah dapat digerakkan secara normal dan terlihat Indri yang sedang mengusap keringat di keningnya membuat Arda memandangi nya dengan tatapan serius
"Apa yang kau lihat" Indri menanyakan pada Arda karena dari tadi Arda tak mengalihkan pandangan nya dari wajah indri
"Tidak ada apa apa, aku hanya memandang cicak yang ada di belakangmu" Arda mencari alasan karena dia ketangkap basah memandangi wajah indri
Guru Sanusi yang sudah bermeditasi beberapa jam kini sudah mulai membuka matanya, dan berjalan mengarah pada Arda, Yulia dan Indri yang memang memilih menjauh dari tempat guru Sanusi yang sedang bermeditasi agar tak mengganggu konsentrasi nya
"Guru bagaimana keadaan anda,,,???" Arda menanyakan keadaan gurunya karena sudah beberapa hari tak sadarkan diri
"Seperti yang kalian lihat aku sekarang sudah bisa berdiri dan bertarung kembali" jawab guru Sanusi
"Untuk Indri terima kasih sudah mau membantu ku" sambung nya
"Apa ada yang tau dimana yuba" guru Sanusi bertanya pada arda, Yulia dan Indri
"Yuba memutuskan untuk memancing iblis yang mengarah pada kita, waktu proses pemulihan guru Sanusi agar iblis itu tak datang ke sini" Arda menjawab sambil menundukkan wajahnya karena merasa tak berguna
__ADS_1
"Kalau begitu kita cari dia" guru Sanusi mulai bergegas keluar dari tempat persembunyiannya
Diluar gedung persembunyiannya tak ada satupun pergerakan yang tampak terlihat semua hampir rata dengan tanah
.................
Di tempat yuba berada, sosok berjubah merah sedang memandangi yuba dengan tatapan tajam di ikuti sosok berjubah putih
Mereka adalah pangeran WAYNE dan putri TSAFRINA
"Suamiku apakah kita akan membawanya" putri TSAFRINA menanyakan pada pangeran WAYNE
"Kita fokus pada misi kita di tempat ini, itu jauh lebih baik" Sambung nya
Aura manusia mulai mendekat, itu bisa dirasakan oleh pangeran WAYNE ataupun Putri TSAFRINA
.............
__ADS_1
Di lain tempat ketua guru panca berjalan sendirian tanpa iwabe ataupun Edmund yang tak tau entah kemana
Itu membuat langkah ketua guru panca semakin cepat karena tak harus menunggu kedua orang yang tadinya membebaninya
Di tempat yuba yang tak sadarkan diri sosok manusia mulai terlihat, mereka adalah guru sanusi, Arda , Yulia dan Indri semuanya berjalan bersebelahan
Guru Sanusi yang melihat seorang manusia tergeletak berlari dan melihat kondisi manusia tersebut
Dia adalah yuba yang sedang pingsan karena terlalu banyak menyerap jiwa iblis, membuat tubuhnya tak kuat menahan energi yang terlalu besar sehingga membuatnya tidak sadarkan diri
"Biar aku periksa guru" suara Indri terdengar jelas oleh guru Sanusi yang membuatnya beranjak pindah dari sebelah tubuh yuba
Setelah di cek energi yang ada dalam tubuh yuba memang sangat berbeda dari sebelumnya, aura dan energi yang sangat kuat bisa dirasakan oleh Indri yang mencoba men cek up kondisi tubuh yuba
Kedua telapak tangan Indri mulai diselimuti energi alam yang membuat orang terkagum, karena kali ini di telapak tangan nya keluar sebuah sinar berwarna kuning yang begitu terang
Guru Sanusi yang sedikit banyak paham akan teknik pengobatan merasa terkesan karena gadis dengan usia muda mampu menguasai pengobatan medis yang sangat luar biasa
__ADS_1
Note; dalam mode bertarung mungkin Indri masih kalah dengan yang lainnya, tapi urusan pengobatan dia lah yang lebih bisa di andalkan