Gerbang Dunia Lain

Gerbang Dunia Lain
low budget


__ADS_3

"Apa kalian tidak bisa lebih cepat lagi" suara ketua guru panca memecah keheningan di antara mereka


Perbedaan kekuatan memang begitu terlihat, ketua guru panca yang berjalan seharian penuh tak merasakan tubuhnya berat walau terus berjalan, berbeda dengan iwabe dan Edmund yang mulai melambat langkahnya


Terlihat sebuah gerbang tanpa pintu, membuat mereka sadar bahwa mereka ketinggalan dalam pertempuran ini


"Gara gara kalian yang lambat aku jadi seperti pecundang" ketua guru panca merasa malu karena tak bisa membantu ketua guru Sanusi menghadapi lawan-lawan nya


Iwabe dan Edmund hanya terdiam tanpa membalas sepatah kata pun mendengar ketua guru Panca mulai menggerutu


Setelah beberapa saat salah satu ketua iblis sampai di tempat pertarungan antara ketua guru sanusi vs ketua iblis satan


"Dimana mereka semua" ketua iblis yang baru saja datang itu bertanya dalam hatinya karena di tempat itu hanya tersisa puing puing bangunan gedung dan darah yang tercecer di beberapa sudut bangunan


"Ayo lebih cepat lagi karena mungkin mereka akan mengikuti kita" yuba memberi pesan kepada semua rombongan

__ADS_1


"Sepertinya itu tempat yang tepat" kata Yulia yang masih berlari sambil menunjuk sebuah gedung


Terlihat sebuah gedung yang tak lagi utuh tak begitu besar dan tak begitu tinggi


Guru Sanusi mulai di rebahkan di sebuah meja yang terbuat dari elemen tanah milik Arda


Indri mulai mengalirkan energi dari dalam tubuhnya disalurkan lewat kedua telapak tangannya yang secara otomatis bergerak ke area luka yang ada di tubuh guru Sanusi


Yuba yang melihat cara pengobatan milik Indri sangat terkejut karena ini pengobatan tingkat tinggi dan hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki energi yang berlebih


Yuba yang mendengar lewat alam pikiran nya pun bertanya "apa kau yakin bisa melakukan itu,,,??"


"Kau bisa menyembuhkan satu luka atau lebih hanya dengan mengusap nya saja" jawabnya


"Apa kau yakin" yuba menanyakan kebenaran perkataan sisi kegelapan dalam tubuhnya

__ADS_1


Saat ini kau hanya di gerbang dua dengan pengobatan sekunder dengan estimasi waktu sembuh lima menit, bila kau mau meningkatkan menjadi seperti apa yang aku katakan tadi kau hanya perlu menyerap jiwa dan energi iblis sebanyak mungkin agak kekuatan mu bisa semakin besar


"Kekuatan ku apa kekuatan mu" balas yuba


"Hahahahahahaha......... Ternyata kau sudah menyadarinya" iblis itu tertawa menanggapi perkataan yuba


"aku tau jika aku menyerap energi atau jiwa iblis maka kekuatan mu akan semakin besar dan kuat sedangkan aku hanya sebagai wadah saja untukmu"


"Kau tak perlu bersandiwara di depan ku, bahkan jika kau ikut kompetisi sebagai aktor sinetron mungkin hanya produser yang low budget saja yang akan menerima mu" balas yuba dengan nada mengejek


Sosok itu langsung menutup mukanya dengan baju nya seperti seorang yang gagal mengeksekusi tendangan penalti karena malu


"Baiklah aku akan melakukan itu" sambung yuba sambil mengangkat jari manisnya dan sosok iblis itu melingkar kan jari manis nya juga di tangan yuba yang membentuk simbol sebuah janji


Setelah jauh menelusuri jalan yang membentang tak tau sampai mana ujung jalan ini, tiba tiba sosok iblis muncul dari lingkaran dimensi

__ADS_1


"Sepertinya ini waktunya olahraga" guru panca merasakan aura iblis yang begitu kuat


__ADS_2