
Yuba sengaja membuat lingkaran dimensi ditempat itu agar semua orang tak terlihat panik, yuba muncul bersama dengan seorang gadis yang memakai tudung penutup kepalanya
"Ini salah satu taman Nasional di kota ini kak, bagaimana....????" Yuba memperlihatkan sebuah taman yang begitu luas dan hijau, penuh bunga-bunga dan kupu-kupu beterbangan
"Indah sekali, kenapa ini tak ada di duniaku" perkataan kakaknya didengar oleh yuba dan membuat yuba tersenyum
Afni yang kesal dengan yuba mencoba mencari udara segar di sekitar rumah, tapi tiba-tiba ponsel miliknya berdering
"Halo Ren, ada apa...????" Sebuah telepon masuk dari teman Afni yaitu Reni
"Kamu sekarang datang ke taman, aku ingin menunjukan sesuatu sama kamu, sekarang" hanya kata itu yang terdengar dari ponsel miliknya sebelum akhirnya suara tut tut Tut tanda telepon telah di akhiri
Afni hanya terdiam menanggapi apa yang dikatakan oleh Reni, tapi sepertinya ada sesuatu yang penting Samapi-sampai dia menelepon ku segala
__ADS_1
Karena merasa BT juga di rumah akhirnya Afni bergegas menuju ke taman, dengan santai Afni berjalan karena dia tak tau apa yang akan diberikan oleh Reni
Sesaat Afni sampai di tempat Reni yang sedang berolah raga, tangan Afni ditarik paksa oleh Reni menuju suatu tempat
Disana Reni menunjukkan seorang lelaki dan perempuan sedang asyik menikmati indahnya taman yang dipenuhi bunga-bunga dan kupu-kupu yang beterbangan
"Kenapa kau membawa aku ke sini, menunjukkan orang yang lagi berpacaran pula...???" Tanya Afni dengan nada sewot
"Coba kamu lihat dengan benar, siapa cowok itu, bukankah itu calon suamimu!!!!" Balas Reni sambil menunjuk ke arah yuba
"Yubaaaaa......" Teriakan keras Afni membuat orang yang ada di sekitar nya menoleh ke arahnya, sebelum akhirnya dia berlari menghampiri yuba
Bangku tempat duduk yuba dan gadis yang ada di sebelahnya ditendang dengan kekuatan penuh gerbang ke satu, membuat yuba dan gadis itu terlempar cukup jauh
__ADS_1
Yuba melindungi gadis yang ada disebelahnya saat mereka terjatuh dengan memeluk gadis tersebut membuat gadis itu terjatuh di pelukan yuba
Afni semakin kesal melihat tingkah dari yuba yang melindungi gadis yang ada di sebelahnya, membuatnya mengeluarkan elemen api yang siap untuk menyerang
Setelah yuba bangkit dan melepas pelukannya dari gadis yang ada di sebelahnya, tiba-tiba Afni sudah berdiri satu meter di depan mereka berdua dengan elemen api yang siap untuk setidaknya membuat yuba merasakan sedikit sakit
Tapi elemen api itu tiba-tiba lenyap dan wajahnya menjadi memerah karena melihat sosok di balik tudung itu adalah kak Eowyn, kakak dari yuba sendiri
"Kak maaf, aku tidak tau jika itu kak Eowyn" Afni memeluk erat Eowyn karena perbuatan yang baru saja dia lakukan
"Tidak apa-apa, aku juga minta maaf atas semua kesalahanku kepadamu" balas Eowyn yang masih ada dalam dekapan Afni
"Apa kalian tak ingin memeluk ku...???" Pertanyaan yuba membuat mereka sedikit demi sedikit melepaskan pelukannya
__ADS_1
"Kemana saja kau, dari tadi aku mencarimu, kau malah asyik disini, ini waktunya kamu minum obat" Afni berkata dengan nada keras pada yuba sambil memberikan sebuah obat berbentuk sirup rasa nanas
Yuba melirik ke kiri dan ke kanan melihat semua orang yang memandang kepadanya