
................
"Afni tunggu..... " Teriak yuba sambil berlari,,,,
"Ada apa kau memanggil ku???"
",kau mau kemana???" Sahut yuba
"Bukan urusanmu...." Teriak afni sambil membuang mukanya dan pergi meninggal kan yuba
"Kalau kau mau pulang ayo bareng aku " ,teriak yuba sambil tersenyum ke arah nya
"Apa kau tak lihat aku sedang bersama temanku,,?? apa kita mau boncengan tiga trus di tilang polisi....." Dasar gak jelassss sahut afni
"Aku kira dia ojek online habis nya dia pakai jaket warna hijau ,,,, "jawab yuba dengan muka tak bedosa
"Kau ini memang menyebalkan, cepat pergi atau kau terima akibat nya" kata afni dengan kasar ,,
"Santai......santai...." Lalu yuba pergi da.....
"Maaf ya dia anak nya emank begitu, aku sudah peringatkan dia bahkan aku sudah menghajar nya dua kali tapi dia masih tetap seperti itu,," ungkap afni kepada arda .
Arda adalah teman afni sejak ia sekolah di bangku smp , mereka memang akrap tapi untuk perasaan simak aja kelanjutan cerita ini xixxixixixi
.............
"Afni , yuba kesini nak" , pinta sanusi
"Ada apa ayah"
"iya paman"
Sahut kedua nya bersamaan seolah mereka jodoh
"Aku suka kalau kalian kompak begini" sahut sanusi sambil tersenyum
"Begini,,,, bapak kan ada perlu ,mungkin beberapa hari ke depan kalian akan bapak tinggal disini, karena bapak harus pergi ke padepokan, ada masalah yang harus bapak selesaikan" kata sanusi sambil duduk di ruang tamu
"Kenapa aku harus tinggal bersama dia ayah???" sahut afni sambil menunjuk ke arah yuba
"Karena dalam hal ini ayah tidak bisa membawa kalian nak, jadi kalian di rumah saja dan ayah yakin yuba akan menjagamu sayang" jawab sanusi pada afni
__ADS_1
"Aku berjanji paman akan menjaga afni dengan nyawa sebagai taruhan nya" yuba tersenyum sambil memicingkan mata ke arah afni
"Hahahaha...... Kau ini bisa saja yuba ,bapak cuma pergi sebentar, kalian jaga rumah baik baik , bapak pergi dulu"
" hati hati ayah " sahut afni
..................
Hari telah beganti dan rutinitas pun berjalan seperti biasanya, yuba yang hanya menghabiskan waktu dengan ber meditasi semakin hari semakin bosan karena tak ada kegiatan lain.
"Emm....kalau begini terus aku lama lama bisa bosan" tiba tiba yuba teringat tentang lana di pikiran nya, sontak yuba langsung memanggilnya
"Selamat malam teman" sapa lana
"Lupakan salam formal mu dan lihat lah bagaimana perubahan tubuhku setelah cukup lama aku berlatih?? Potong yuba yang mengacuhkan salam lana
" itu terlihat lebih baik dari sebelum nya " sahut lana
"Lana mengapa kau membawa teman, sepertinya dia jauh lebih baik darimu" ejek yuba sambil menatap teman lana
"Jadi kau belum tau siapa dia??? Dasar bodoh
"Kau ini ,,, setiap kau memasuki tahapan gerbang mata batin ,maka aku akan bertambah satu demi satu", perjelas lana
" maksudmu aku sudah membuka gerbang ke dua???? Sahut yuba
"Emmmm..... Aku malas bicara dengan orang bodoh guman yuba sambil cemberut
Yuba melompat girang seperti baru saja menang judi bola, pertandingan antara liverpool vs barcelona
" berisik ini sudah malam sebaiknya kau tidur!!!!!!"
"Gadis itu selalu berteriak tanpa ia sadari, teriakan nya itu jauh lebih berisik dari diriku" guman yuba
Tak berselang lama yuba melihat bayangan hitam bergerak cepat menembus tembok dan berlari keluar rumah
"Siapa yang berani mengacau di sini" guman yuba
Yuba mengikuti ke arah mana bayangan itu pergi, ternyata dia menuju ke pinggiran hutan dan sepertinya sedang menunggu sesuatu dan gadis itu mulai memasang kuda kuda nya untuk menyambut musuh yang akan datang
Yuba hanya mengamati dari kejauhan tapi masih terlihat jelas dimana gadis itu berdiri
__ADS_1
tiba-tiba sebuah simbol muncul melingkar di depan gadis itu berdiri, munculah sesosok manusia dengan kuku panjang dan ada tanduk di atasnya
"Apa itu"????? Guman yuba
Lana yang melihat dari dalam tubuh yuba berkata bahwa makhluk yang ada di depan gadis itu adalah sosok iblis
Yuba yang mendengar perkataan Lana dari dalam tubuh nya hanya bisa terdiam karena ini pertama kalinya dia melihat sosok iblis , yang biasanya hanya dia lihat di film-film
Afni yang menyadari bahwa kekuatan makhluk itu diatas kemampuan nya, dia mencoba berkata baik baik agar makhluk itu cepat pergi
"Maaf seperti nya di sini bukanlah tempatmu karena disini tidak ada apa apa" ungkap Afni sambil bersiaga
Iblis itu yang mengetahui bahwa manusia yang ada di depan nya berada di level yang lebih rendah daripada dia, seakan memberi senyuman palsu
"Aku memang tak sengaja muncul di sekitar sini tapi setelah melihat mu aku berubah pikiran ingin menjadikan mu budak ku" sahut iblis itu
Afni yang mendengar jawaban iblis itu berfikir sudah tak ada lagi yang harus di bicarakan dan langsung bergerak menyerang nya
Blurrrr...... Blurrrr......
Suara Guntur dan benturan energi keduanya seakan akan menggetarkan seluruh area sekitar ,tapi karena mereka bertarung di area tanah lapang maka tidak ada satu orang pun yang bangun karena memang letak mereka bertarung di tepian hutan yang jauh dari pemukiman penduduk
Afni yang sudah mengeluarkan separuh kemampuan nya masih bisa berdiri kokoh sedangkan iblis itu seolah tak bergerak sedikitpun dari tempat pertama kali dia berdiri
"Sial kuat sekali dia" guman Afni sambil memulai serangan nya kembali
Iblis itu mengeluarkan bola kristal dari tangan kiri nya dan mengarahkannya ke arah Afni
Afni yang tahu akan hal itu langsung membaca mantra dan muncul lah pelindung lingkaran yang melindungi seluruh tubuhnya
DUMMMMMM...............
Benturan dua energi membuat tanah di sekitar nya terbang dan muncul lah lubang lubang besar di sekitar Afni
Afni yang tak memiliki banyak sisa kekuatan hanya bisa tertunduk sambil menatap ke arah iblis itu dan tak mungkin lagi melanjutkan pertarungan
"Apakah aku akan berakhir disini" guman Afni yang tak mampu lagi melawan ,sambil tetap tertunduk dari tempat dia berpijak
Iblis itu tersenyum lebar melihat lawannya sudah tak berdaya
"Apa kau hanya jadi penonton saja, dan melihat gadis itu mati di depanmu" sahut Lana dari dalam tubuh yuba
__ADS_1